Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Analisis Persib vs Persebaya: Taktik Overload Persib Eksploitasi Sisi Kanan Bajul Ijo, Laga Panas Berakhir 2-2 dan Diwarnai Kontroversi Wasit

Axsha Zazhika • Sabtu, 7 Maret 2026 | 12:30 WIB

 

Analisis Persib vs Persebaya: Taktik Overload Persib Eksploitasi Sisi Kanan Bajul Ijo, Laga Panas Berakhir 2-2 dan Diwarnai Kontroversi Wasit
Analisis Persib vs Persebaya: Taktik Overload Persib Eksploitasi Sisi Kanan Bajul Ijo, Laga Panas Berakhir 2-2 dan Diwarnai Kontroversi Wasit

BLITAR - Laga panas Persib vs Persebaya dalam lanjutan Super League menghadirkan duel taktik menarik sekaligus drama kontroversi kepemimpinan wasit. Pertandingan yang mempertemukan dua rival besar ini berakhir imbang dengan skor 2-2 setelah kedua tim saling membalas gol sepanjang laga.

Dalam pertandingan Persib vs Persebaya tersebut, Persib Bandung sebenarnya mampu memanfaatkan celah kelemahan lini pertahanan lawan, terutama di sektor bek kanan Persebaya. Dari sisi tersebut, Maung Bandung beberapa kali menciptakan peluang berbahaya hingga menghasilkan dua gol.

Namun di sisi lain, pertandingan Persib vs Persebaya juga diwarnai perdebatan terkait keputusan wasit yang dianggap kontroversial, terutama dalam momen pemberian penalti bagi Persebaya.

Persib Eksploitasi Sisi Kanan Pertahanan Persebaya

Secara taktik, kedua tim sama-sama menggunakan formasi dasar 4-2-3-1. Dalam skema tersebut, Persebaya menempatkan Bruno Moreira sebagai false nine, sementara Rian Ardiansyah beroperasi di sisi kiri serangan.

Di kubu Persib, formasi yang sama digunakan untuk membangun permainan menyerang. Namun yang menarik, Persib mampu menemukan titik lemah di sisi kanan pertahanan Persebaya yang ditempati Catur Pamungkas.

Sepanjang pertandingan, Persib berulang kali melakukan skema overload atau keunggulan jumlah pemain di area tersebut. Kombinasi antara Sadil Ramdani, Eliano Reijnders, dan beberapa pemain lain membuat lini pertahanan Persebaya kesulitan mengantisipasi serangan dari sisi tersebut.

Skema dua lawan satu sering terjadi di area tersebut sehingga bek kanan Persebaya kerap berada dalam situasi tertekan.

Pada beberapa kesempatan, pemain Persib bahkan mampu melewati Catur Pamungkas melalui permainan individu maupun kombinasi umpan cepat.

Dua Gol Persib Berawal dari Area yang Sama

Dominasi Persib di sektor kanan pertahanan Persebaya akhirnya membuahkan hasil.

Gol pertama Persib tercipta setelah skema overload kembali berhasil mengecoh pertahanan lawan. Pergerakan pemain Persib di sisi tersebut membuat lini belakang Persebaya kehilangan koordinasi.

Situasi tersebut kemudian dimanfaatkan dengan baik hingga bola berhasil dikonversi menjadi gol melalui penyelesaian akhir yang efektif.

Gol kedua Persib juga berasal dari area yang sama. Serangan yang dibangun dari sisi kanan pertahanan Persebaya kembali menciptakan peluang berbahaya yang akhirnya mampu diselesaikan oleh penyerang Persib.

Meski begitu, Persib sebenarnya memiliki peluang mencetak lebih banyak gol dari area tersebut. Beberapa peluang emas gagal dimaksimalkan karena penyelesaian akhir yang kurang klinis.

Jika lebih efektif dalam finishing, Persib berpotensi mencetak setidaknya satu gol tambahan dari skema serangan tersebut.

Serangan Persebaya Kurang Efektif

Di sisi lain, Persebaya sebenarnya mencoba mengandalkan permainan vertikal cepat menuju lini depan.

Namun strategi tersebut tidak terlalu efektif karena lini pertahanan Persib yang diperkuat dua bek tengah tangguh mampu mengantisipasi sebagian besar serangan.

Kehadiran dua bek tengah Persib membuat bola-bola direct ke jantung pertahanan mudah dipatahkan.

Selain itu, serangan Persebaya dari sisi sayap juga kurang memberikan ancaman berarti. Penempatan Bruno Moreira sebagai false nine membuat intensitas serangan dari sisi kiri sedikit berkurang.

Akibatnya, beberapa upaya penetrasi Persebaya tidak mampu menciptakan peluang berbahaya secara konsisten.

Meski demikian, Persebaya tetap mampu mencetak gol melalui situasi berbeda yang memanfaatkan celah di lini tengah Persib.

Kontroversi Penalti dan Kepemimpinan Wasit

Selain taktik permainan, laga Persib vs Persebaya juga memunculkan perdebatan terkait keputusan wasit.

Salah satu momen paling kontroversial adalah ketika Persebaya mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi kontak antara Bruno Moreira dan bek Persib di kotak penalti.

Keputusan tersebut menuai perdebatan karena sebagian pihak menilai kontak yang terjadi masih dalam batas wajar dan seharusnya tidak dianggap sebagai pelanggaran.

Perdebatan ini kembali memunculkan kritik terhadap penggunaan wasit lokal dalam pertandingan besar yang sarat tekanan.

Beberapa pengamat menilai bahwa pertandingan dengan tensi tinggi seperti Persib melawan Persebaya seharusnya dipimpin oleh wasit asing guna meminimalkan potensi kontroversi.

Selain penalti tersebut, pertandingan juga diwarnai beberapa insiden lain seperti duel udara keras yang membuat pemain mengalami benturan kepala hingga harus ditarik keluar.

Laga Sarat Drama

Pada akhirnya, pertandingan Persib vs Persebaya berakhir dengan skor imbang 2-2. Hasil tersebut mencerminkan duel sengit antara dua tim yang sama-sama tampil agresif sepanjang pertandingan.

Meski Persib tampil lebih dominan dalam eksploitasi kelemahan pertahanan lawan, Persebaya tetap mampu memanfaatkan peluang yang ada untuk menjaga hasil imbang.

Laga ini sekali lagi membuktikan bahwa rivalitas Persib dan Persebaya selalu menghadirkan pertandingan penuh drama, baik dari sisi taktik permainan maupun kontroversi di lapangan.

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#kontroversi wasit #persib vs persebaya #Taktik Persebaya Surabaya #Analisis Taktik Persib #Super League Indonesia