BLITAR - Kabar menggembirakan datang dari skuad Persebaya Surabaya. Tiga penyerang andalan mereka, yakni Bruno Paraiba, Malik Risaldi, dan Mihailo Perovic, akhirnya kembali mengikuti sesi latihan bersama tim di Lapangan ABC Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Kembalinya Bruno Paraiba, Malik Risaldi, dan Mihailo Perovic langsung memunculkan optimisme baru di kalangan Bonek dan Bonita. Trio penyerang tersebut sebelumnya absen dalam beberapa pertandingan sehingga membuat lini depan Persebaya sempat kehilangan daya gedor.
Kini, dengan hadirnya kembali trio striker Persebaya dalam latihan, peluang Bajol Ijo untuk tampil lebih tajam di lini serang kembali terbuka. Hal ini menjadi kabar penting bagi tim yang sedang berusaha bangkit dalam persaingan BRI Super League 2025–2026.
Bruno Paraiba Jadi Sorotan Sejak Debut
Dari ketiga nama tersebut, Bruno Paraiba menjadi pemain yang paling banyak menarik perhatian suporter.
Striker anyar Persebaya itu sebelumnya mencuri perhatian saat menjalani debutnya pada pekan ke-18 kompetisi. Dalam pertandingan melawan PSIM Yogyakarta pada 25 Januari 2026, Bruno masuk sebagai pemain pengganti.
Meski hanya bermain singkat, ia langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol pada menit ke-19. Gol tersebut turut membantu Persebaya meraih kemenangan meyakinkan 3-0.
Penampilan tersebut membuat publik Surabaya menaruh harapan besar pada striker bertinggi badan 1,89 meter itu.
Namun setelah pertandingan tersebut, Bruno Paraiba justru harus absen dalam empat laga berturut-turut. Ia tidak masuk dalam skuad Persebaya saat menghadapi Malut United, Dewa United, Bali United, hingga Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Absennya Bruno sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan suporter.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, sebelumnya sempat memberikan penjelasan terkait kondisi skuadnya.
“Kami memiliki beberapa pemain yang sakit. Mungkin ini membuat kami tidak 100 persen,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Dalam catatan Transfermarkt, Bruno Paraiba juga pernah mengalami cedera ligamen pergelangan kaki saat membela klub Jepang, Ventforet Kofu, pada musim 2021–2022. Cedera tersebut membuatnya absen sekitar 40 hari dan melewatkan delapan pertandingan.
Karena itu, kembalinya Bruno ke sesi latihan menjadi sinyal positif bagi kebangkitan lini depan Persebaya.
Malik dan Perovic Tambah Kekuatan Lini Depan
Selain Bruno Paraiba, dua penyerang lainnya yaitu Malik Risaldi dan Mihailo Perovic juga sudah kembali mengikuti latihan tim.
Kehadiran ketiganya sekaligus memberikan banyak opsi bagi pelatih Bernardo Tavares dalam menyusun strategi serangan.
Malik Risaldi dikenal sebagai pemain yang memiliki mobilitas tinggi dan kemampuan eksplosif dalam menyerang. Sementara Mihailo Perovic memiliki pengalaman serta kemampuan finishing yang cukup baik.
Dengan kombinasi tiga pemain tersebut, lini depan Persebaya diharapkan bisa kembali menemukan ketajamannya dalam pertandingan mendatang.
Para suporter pun berharap trio ini bisa segera kembali tampil bersama di lapangan dan memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
Evaluasi Besar Setelah Kekalahan dari Persijap
Di sisi lain, Persebaya juga sedang melakukan evaluasi menyeluruh setelah mengalami kekalahan pahit dari Persijap Jepara.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini pada 21 Februari 2026, Persebaya harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 3-1.
Hasil tersebut menjadi pelajaran penting bagi tim asuhan Bernardo Tavares.
Setibanya di Surabaya, Tavares langsung menggelar evaluasi besar-besaran bersama para pemain dan staf pelatih.
Ia menilai ada sejumlah kesalahan yang harus segera diperbaiki sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
“Hari ini pertama kami melihat kondisi pemain yang bisa pulih dan mengevaluasi pertandingan kemarin karena kami membuat banyak kesalahan,” ujar Tavares.
Menurutnya, Persijap berhasil memanfaatkan celah yang diberikan oleh Persebaya selama pertandingan.
Masalah Bola Mati Jadi Perhatian
Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama dalam evaluasi tersebut adalah situasi bola mati.
Tavares menilai Persebaya masih memiliki kelemahan dalam mengantisipasi tendangan bebas maupun lemparan ke dalam yang berbahaya.
“Kami kebobolan dari transisi bertahan, situasi lemparan ke dalam, dan tendangan bebas,” jelasnya.
Masalah ini sebelumnya juga sempat terlihat dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC.
Karena itu, tim pelatih kini fokus memperbaiki koordinasi lini pertahanan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.
Persebaya Siap Hadapi PSM Makassar
Setelah melakukan evaluasi, Persebaya kini bersiap menghadapi laga penting melawan PSM Makassar.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 25 Februari 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Namun jadwal padat menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Bajol Ijo.
Perjalanan darat dari Jepara menuju Surabaya dinilai cukup menguras tenaga para pemain. Sementara itu, PSM Makassar memiliki waktu istirahat yang lebih panjang.
“Saya sangat mengenal para pemain lawan dan mereka punya waktu istirahat lebih banyak daripada kami,” kata Tavares.
Meski begitu, pelatih asal Portugal tersebut memastikan timnya tetap siap bertarung.
Dengan kembalinya Bruno Paraiba, Malik Risaldi, dan Mihailo Perovic, Persebaya berharap lini depan mereka kembali tajam dan mampu membawa tim meraih kemenangan penting di Stadion Gelora Bung Tomo.
Editor : Anggi Septian A.P.