Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Feda Ega Pratama Bikin Dunia MotoGP Geger! Debut Top 5 di Moto3, Kini Siap Mengguncang MotoGP Brasil 2026

Izahra Nurrafidah • Senin, 9 Maret 2026 | 15:15 WIB

Feda Ega Pratama Bikin Dunia MotoGP Geger! Debut Top 5 di Moto3, Kini Siap Mengguncang MotoGP Brasil 2026
Feda Ega Pratama Bikin Dunia MotoGP Geger! Debut Top 5 di Moto3, Kini Siap Mengguncang MotoGP Brasil 2026
BLITAR – Nama Feda Ega Pratama mendadak menjadi perbincangan hangat di dunia balap motor internasional. Pembalap muda Indonesia berusia 17 tahun itu sukses mencuri perhatian setelah tampil impresif pada debutnya di Moto3 musim 2026.

Pada seri pembuka di Sirkuit Buriram, Thailand, Feda Ega Pratama langsung mencatatkan hasil luar biasa dengan finis di posisi lima besar. Hasil tersebut membuatnya bukan lagi dianggap sebagai rookie biasa, tetapi mulai dipandang sebagai ancaman serius bagi pembalap-pembalap berpengalaman dari Eropa dan Amerika Latin.

Kini, sorotan dunia tertuju pada penampilan Feda di seri berikutnya, yakni MotoGP Brasil 2026, yang akan digelar di sirkuit baru yang belum pernah dijajal para pembalap generasi saat ini.

Debut Sensasional di Moto3 Thailand

Penampilan Feda Ega Pratama di Thailand benar-benar memukau. Sejak sesi latihan bebas, pembalap Honda Team Asia itu sudah menunjukkan kepercayaan diri tinggi dan mampu mengimbangi ritme para pembalap papan atas.

Saat balapan berlangsung, Feda tampil konsisten dan berhasil mengalahkan banyak debutan lainnya. Ia bahkan unggul jauh dari rival Asia Tenggara, pembalap Malaysia Hakim Danish yang hanya mampu finis di posisi ke-18.

Lebih impresif lagi, Feda menjadi pembalap Honda terbaik di kelas Moto3 pada balapan tersebut. Ia juga menjadi satu-satunya rider Asia yang mampu menembus sepuluh besar.

Mantan pembalap Grand Prix asal Spanyol, Joan Olive, bahkan memuji kemampuan teknik Feda. Menurutnya, pembalap muda Indonesia itu memiliki kontrol throttle dan manajemen ban yang sangat matang, sesuatu yang biasanya sulit dimiliki oleh pembalap seusianya.

Strategi Berani Honda Team Asia

Keberhasilan Feda Ega Pratama di Thailand juga tidak lepas dari strategi tim Honda Team Asia yang dipimpin oleh Hiroshi Aoyama.

Setelah evaluasi menyeluruh pasca balapan Thailand, tim mekanik melakukan berbagai penyesuaian pada motor Honda NSF250RW milik Feda. Beberapa komponen penting seperti suspensi, distribusi bobot, hingga peta tenaga mesin disetel ulang untuk menyesuaikan karakter sirkuit berikutnya.

Motor Moto3 tersebut memiliki bobot sekitar 84 kilogram dengan tenaga berkisar antara 47 hingga 54 horsepower. Dengan pengaturan yang tepat, motor ini mampu memberikan keseimbangan antara kecepatan dan stabilitas di tikungan.

Strategi ban juga menjadi salah satu faktor penting keberhasilan Feda. Saat sebagian besar pembalap memilih ban kompon lunak karena suhu aspal yang dingin, Feda justru menggunakan ban kompon keras.

Keputusan itu sempat dianggap berisiko. Namun ketika suhu lintasan meningkat, ban tersebut justru memberikan performa lebih stabil. Hal ini membuat Feda mampu menyalip beberapa pembalap pada lap-lap akhir.

Tantangan Besar di MotoGP Brasil 2026

Setelah sukses di Thailand, Feda Ega Pratama kini menghadapi tantangan baru di MotoGP Brasil 2026.

Balapan tersebut akan digelar di Goiana International Racetrack, sirkuit baru yang menggantikan Rio de Janeiro sebagai tuan rumah. Kembalinya MotoGP ke Brasil setelah absen selama lebih dari dua dekade membuat seri ini menjadi salah satu yang paling dinanti musim ini.

Namun sirkuit tersebut masih menjadi misteri bagi seluruh pembalap. Tidak ada data balapan sebelumnya, sehingga setiap tim harus memulai dari nol.

Situasi ini justru dinilai menguntungkan bagi Feda. Pembalap asal Indonesia itu dikenal memiliki kemampuan adaptasi cepat terhadap lintasan baru.

Kemampuan ini sudah terlihat sejak debutnya di Thailand, di mana ia mampu langsung kompetitif meski menghadapi banyak pembalap yang lebih berpengalaman.

Mulai Dilirik Dorna dan Sponsor Global

Performa impresif Feda Ega Pratama juga mulai menarik perhatian berbagai pihak, termasuk promotor MotoGP, Dorna Sports.

Bahkan muncul rumor bahwa pihak Dorna tengah melobi Honda agar memberikan kesempatan wild card kepada Feda di kelas MotoGP lebih cepat dari rencana. Langkah ini bertujuan menguji kemampuannya di motor yang lebih besar sekaligus mempercepat proses pembelajaran.

Di luar lintasan, popularitas Feda juga terus meningkat. Sejumlah perusahaan global mulai meliriknya sebagai ikon baru motorsport Asia. Mulai dari merek minuman energi hingga perusahaan teknologi dikabarkan tertarik menjadi sponsor pembalap muda tersebut.

Media internasional bahkan mulai memberi julukan khusus untuknya. Salah satu media Jerman menyebut Feda sebagai “Rocket Moto3”, menggambarkan kecepatan dan potensi besar yang dimilikinya.

Baca Juga: Hasil BRI Super League Pekan ke-25: Borneo FC Hajar Persebaya 5-1, Persib Bandung Masih Kokoh di Puncak Klasemen

Calon Bintang Baru MotoGP

Dengan kombinasi bakat, keberanian, serta kecerdasan strategi, Feda Ega Pratama kini diprediksi menjadi salah satu calon bintang besar di dunia Grand Prix.

Rival-rival dari Eropa mulai memasukkan namanya dalam daftar pembalap yang harus diwaspadai setiap balapan.

Seri Brasil 2026 diprediksi akan menjadi panggung pembuktian berikutnya bagi pembalap muda Indonesia tersebut. Jika mampu kembali tampil impresif di sirkuit baru itu, bukan tidak mungkin Feda akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di Moto3 musim ini.

Bagi para penggemarnya, satu hal yang pasti: fenomena “Feda Mania” baru saja dimulai, dan dunia balap motor kini tengah menyaksikan lahirnya bintang baru dari Indonesia.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Honda Team Asia #moto3 2026 #Feda Ega Pratama #pembalap Indonesia MotoGP #MotoGP Brasil 2026