JAKARTA – Manajemen Persija Jakarta mulai bergerak cepat menyusun kekuatan besar guna menyongsong musim Super League 2025/2026. Di tengah tensi persaingan liga yang belum usai, klub berjuluk Macan Kemayoran ini dikabarkan sudah menentukan nasib legiun impor mereka. Fokus utama evaluasi manajemen saat ini tertuju pada daftar Pemain Asing Persija Jakarta 2026 yang dinilai layak untuk dipertahankan atau didepak dari skuad.
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, mengungkapkan bahwa pihak klub telah memiliki gambaran yang sangat jelas mengenai komposisi pemain musim depan. Pria yang akrab disapa BP tersebut menegaskan bahwa pembahasan internal mengenai masa depan pemain asing sudah mencapai tahap final. Keputusan ini diambil setelah jajaran manajemen melakukan pemantauan ketat terhadap performa individu sepanjang musim berjalan.
"Nama-nama pemain asing yang akan dipertahankan sudah ada dalam kantong kita. Siapa yang akan diperpanjang dan siapa yang tidak, opsinya seperti apa, semuanya sudah kita diskusikan secara mendalam," ujar Bambang Pamungkas dalam acara 'Ngopi Bareng Persija' di kantor Persija, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas tim agar tidak kehilangan momentum dalam perburuan gelar juara di musim mendatang.
Evaluasi Ketat Pasca Perubahan Putaran Kedua
Sinyal perombakan skuad sebenarnya sudah tercium sejak putaran kedua musim ini. Persija melakukan langkah berani dengan melepas beberapa pilar asing guna memberikan penyegaran. Gustavo Franca dilepas ke Arema FC, sementara Alan Cardoso merapat ke Bhayangkara FC. Tak hanya itu, Rio Matsumura pun dipinjamkan ke klub yang sama. Sebagai gantinya, manajemen mendatangkan bek Paulo Ricardo dan striker Alaedin Ajarei untuk mengisi slot Pemain Asing Persija Jakarta 2026 yang lebih kompetitif.
Kedatangan tenaga baru tersebut melengkapi jajaran pemain asing yang sudah ada, seperti Carlos Eduardo, Tales Lira, Jean Mota, Van Basti Sousa, Fabio Calonego, Maxwell Souza, Alano Lima, Bruno Tubarao, dan Gustavo Almeida. Namun, dari sekian banyak nama, manajemen hanya akan memilih mereka yang menunjukkan konsistensi tingkat tinggi dan kontribusi nyata bagi prestasi tim.
BP menekankan bahwa loyalitas dan performa di lapangan menjadi tolok ukur utama. "Kita akan coba matangkan keputusan ini setelah Lebaran. Publik mungkin sudah bisa meraba-raba siapa yang pantas dipertahankan berdasarkan statistik mereka musim ini," tambah legenda hidup tim nasional Indonesia tersebut.
Maxwell Souza Jadi Kandidat Kuat Bertahan
Jika merujuk pada performa di lapangan, nama Maxwell Souza menjadi kandidat terkuat yang posisinya dipastikan aman dalam daftar Pemain Asing Persija Jakarta 2026. Penyerang berusia 31 tahun ini tampil luar biasa dengan catatan 23 penampilan musim ini. Maxwell tercatat hanya absen satu kali, yakni saat Persija membungkam Persijap Jepara pada Januari lalu.
Keganasan Maxwell di lini depan terbukti dengan koleksi 13 gol, menjadikannya top skor internal Macan Kemayoran. Catatan golnya hanya terpaut tipis dari bomber papan atas liga seperti Dalberto dan David Da Silva. Selain Maxwell, nama Alano Lima dengan koleksi 6 gol serta Gustavo Almeida dengan 5 gol juga menjadi bahan pertimbangan serius bagi manajemen untuk tetap berseragam oranye musim depan.
Menanti Pengumuman Resmi Manajemen
Meski bocoran mengenai nasib pemain sudah mulai terkuak, manajemen Persija Jakarta masih memilih untuk menutup rapat nama-nama pastinya hingga momentum yang tepat. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondusivitas tim yang masih berjuang di sisa laga musim ini. Penggemar setia, The Jakmania, kini tinggal menunggu pengumuman resmi setelah hari raya Idul Fitri mendatang.
"Intinya, teman-teman media dan suporter pasti sudah tahu siapa yang kira-kira pantas diperpanjang kontraknya. Kami ingin skuad musim depan jauh lebih solid dan siap bersaing di jalur juara sejak pekan pertama," pungkas Bambang Pamungkas. Dengan target tinggi yang dicanangkan, pergerakan Persija di bursa transfer pemain asing diprediksi akan menjadi salah satu yang paling menyita perhatian publik sepak bola nasional.
Editor : Anggi Septian A.P.