Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib Bandung vs Persik Kediri Berakhir 3-0: Maung Bandung Kian Kokoh di Puncak, Borneo FC Kini Dalam Incaran!

Natasha Eka Safrina • Jumat, 13 Maret 2026 | 13:55 WIB

Persib Bandung vs Persik Kediri berakhir 3-0! Maung Bandung makin kokoh di puncak klasemen Liga 1 usai bantai Macan Putih di GBLA lewat brace Andrew Jung.
Persib Bandung vs Persik Kediri berakhir 3-0! Maung Bandung makin kokoh di puncak klasemen Liga 1 usai bantai Macan Putih di GBLA lewat brace Andrew Jung.

BANDUNG – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kembali menjadi saksi keangkeran markas Maung Bandung. Laga bertajuk Persib Bandung vs Persik Kediri dalam lanjutan Liga 1 semalam berakhir dengan skor telak 3-0 untuk kemenangan tuan rumah. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor impresif Persib yang mencatatkan 13 kemenangan kandang beruntun di GBLA, sebuah torehan yang kian mengukuhkan posisi mereka di singgasana klasemen.

Dominasi anak asuh Bojan Hodak dalam laga Persib Bandung vs Persik Kediri sudah terlihat sejak peluit pertama dibunyikan. Meski Persik Kediri yang dijuluki Macan Putih memberikan perlawanan sengit dengan skema high pressing, Persib tampil lebih klinis dan matang secara taktik. Tambahan tiga poin ini membuat Persib kini selisih 4 poin dari Borneo FC di posisi kedua dan menjauh 6 poin dari rival abadi mereka, Persija Jakarta.

Kemenangan dalam duel Persib Bandung vs Persik Kediri ini menjadi modal berharga sebelum laga krusial melawan Borneo FC pada 15 Maret mendatang. "Jika Persib mampu menang di Samarinda nanti, kemungkinan besar gelar juara sudah di depan mata. Kuncinya adalah konsistensi dan tidak menganggap remeh lawan," ujar pengamat sepak bola dalam analisa terbarunya di kanal Triple B.

Baca Juga: Bursa Transfer Memanas! Deretan Bintang Dunia dan Timnas Indonesia yang Tolak Pinangan Persebaya Surabaya, Ada Nama Sandy Walsh!

Dominasi Lini Tengah dan Sihir Tom Haye

Persib Bandung tampil dengan kekuatan penuh, termasuk kembalinya sang jenderal lapangan tengah, Tom Haye. Kehadiran Haye memberikan warna tersendiri bagi permainan Maung Bandung. Umpan-umpan akurat dan visi bermainnya membuat aliran bola dari lini tengah ke depan menjadi sangat cair. Persik Kediri yang mencoba meladeni dengan permainan tikitaka ala Spanyol justru sering kehilangan bola di area krusial.

Gol pembuka keunggulan Persib lahir dari titik putih setelah Berginho dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Firly. Wasit Rio Permana Putra yang bertugas dengan tegas langsung menunjuk titik putih tanpa ragu. Tom Haye yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Finishing dingin Haye tidak hanya mengubah skor menjadi 1-0, tetapi juga meruntuhkan mental bertanding anak asuh Marcelo Rospide di menit-menit awal.

Strategi Bojan Hodak yang menempatkan Berginho sebagai attacking midfielder saat Tom Haye dikawal ketat terbukti sangat jitu. Berginho tampil sebagai kreator serangan yang tak kenal lelah, membuat lini tengah Persik Kediri kesulitan melakukan counter pressing. Absennya beberapa pemain inti Persik membuat kedalaman skuad mereka kalah kelas dibandingkan materi pemain mewah milik Persib.

Baca Juga: CEO Persebaya Azrul Ananda Buka Suara Soal Visi Besar Klub, Nasib Kontrak Ernando Ari di Ujung Tanduk Jadi Incaran Persija Jakarta?

Andrew Jung Tajam, Pertahanan Persib Tak Terbendung

Andrew Jung kembali membuktikan kelasnya sebagai striker haus gol. Setelah gol pertama lewat penalti Tom Haye, Jung menggandakan keunggulan melalui titik putih setelah Fran Putros dilanggar keras oleh Luna di area terlarang. Meski kiper Persik sempat menepis bola, kerasnya tendangan Jung membuat bola tetap meluncur deras ke dalam gawang.

Tidak berhenti di sana, Andrew Jung mencetak gol keduanya sekaligus gol ketiga Persib melalui skema open play yang indah. Berawal dari kerja sama apik di lini tengah, Fran Putros yang naik membantu serangan memberikan crossing akurat yang disambut dengan tandukan tajam oleh Jung. Skor 3-0 menutup perlawanan Persik Kediri yang sebenarnya tampil cukup berani dengan permainan menyerang di GBLA.

Sektor pertahanan Persib juga layak mendapat apresiasi tinggi. Duet bek tengah Mat Ricardi dan Barba tampil sangat tangguh, membuat penyerang Persik seperti Ezra Walian dan Ernesto Gomez frustrasi. Teja Paku Alam yang mengawal gawang Persib pun tidak banyak melakukan penyelamatan karena rapatnya koordinasi lini belakang yang kini menjadi rekor pertahanan terbaik di liga.

Menatap Laga Penentuan Kontra Borneo FC

Dengan hasil ini, Persib Bandung membuktikan bahwa chemistry antar pemain sudah sangat menyatu memasuki putaran kedua. Permainan tikitaka yang efektif dan transisi yang cepat menjadi senjata mematikan bagi siapapun lawan yang datang ke Bandung. Namun, ujian sesungguhnya baru akan tiba pada tanggal 15 Maret mendatang.

Laga tandang ke markas Borneo FC di Samarinda diprediksi akan menjadi decision maker untuk perburuan gelar juara musim ini. Borneo FC memiliki lini tengah yang tak kalah solid, dan Persib harus mampu menjaga kebugaran pemain agar tidak ada yang cedera sebelum partai final dini tersebut. Jika Maung Bandung mampu membawa pulang poin penuh, trofi juara Liga 1 dipastikan akan semakin dekat menuju Kota Kembang.

Editor : Anggi Septian A.P.
#hasil pertandingan #persik kediri #liga 1 indonesia #persib bandung