RADAR BLITAR – Kabar menggembirakan datang dari dunia MotoGP. Juara dunia musim 2025, Marc Marquez, dilaporkan siap kembali ke lintasan setelah pulih dari cedera bahu serius yang dialaminya pada akhir musim lalu. Pembalap andalan Ducati Lenovo Team itu menargetkan comeback pada tes pramusim 2026 di Sepang International Circuit.
Kabar ini menjadi angin segar bagi para penggemar MotoGP. Cedera yang sempat membuat publik khawatir kini menunjukkan perkembangan positif setelah melalui operasi dan proses pemulihan yang cukup panjang.
Bagi Marc Marquez, tes pramusim di Malaysia bukan sekadar sesi uji coba biasa. Itu akan menjadi simbol kebangkitan setelah musim 2025 berakhir dengan drama akibat kecelakaan yang dialaminya di Indonesia.
Cedera di Mandalika yang Menghentikan Musim
Insiden yang menimpa Marquez terjadi pada seri MotoGP Indonesia 2025 di Mandalika International Street Circuit. Kecelakaan tersebut menyebabkan cedera serius pada bahu kanan dan memaksanya menjalani operasi.
Akibat cedera itu, Marquez harus melewatkan empat seri terakhir musim 2025 serta tes akhir musim yang sangat penting bagi pengembangan motor.
Setelah operasi, ia diwajibkan memakai penyangga bahu selama sekitar lima pekan. Masa pemulihan tersebut dijalani dengan sangat hati-hati untuk memastikan kondisinya benar-benar stabil sebelum kembali ke lintasan.
“Bahu saya baik-baik saja, perlahan ada progres. Sekarang sudah mulai bisa digerakkan kembali,” ujar Marquez ketika membahas perkembangan cederanya.
Keputusan untuk tidak terburu-buru kembali membalap juga menjadi langkah bijak. Pengalaman cedera panjang di masa lalu membuat Marquez lebih berhati-hati dalam menjalani proses pemulihan.
Tes Sepang Jadi Momen Kebangkitan
Rencana tampil di tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang International Circuit menjadi sinyal kuat bahwa Marquez siap membuka babak baru dalam kariernya.
Bagi Ducati Lenovo Team, kehadiran Marquez pada tes tersebut sangat penting. Bukan hanya untuk menguji performa motor, tetapi juga untuk memastikan pembalap utama mereka berada dalam kondisi fisik terbaik menjelang musim baru.
Absennya Marquez di tes akhir musim 2025 sebelumnya sempat membuat tim kehilangan masukan penting dalam pengembangan motor Desmosedici untuk musim berikutnya.
Dengan kembalinya sang juara dunia ke garasi Ducati, tim berharap proses pengembangan motor bisa kembali berjalan maksimal.
Persaingan Internal Ducati Jadi Sorotan
Di sisi lain, Ducati juga menghadapi tantangan besar dalam mengelola performa para pembalapnya. Saat ini tim memiliki beberapa rider top seperti Francesco Bagnaia, Marc Marquez, dan Alex Marquez.
Perbedaan karakter balap membuat Ducati harus mengembangkan motor yang mampu mengakomodasi gaya berkendara masing-masing pembalap.
Beberapa analis teknis bahkan menyarankan Ducati untuk mengembangkan motor dengan konsep fleksibel atau modular. Dengan pendekatan ini, komponen seperti geometri rangka, distribusi berat, hingga setelan suspensi bisa disesuaikan dengan karakter setiap rider.
Strategi tersebut dinilai penting agar tidak terjadi ketimpangan performa yang dapat memicu konflik internal dalam tim.
Ducati Ingin Ikat Marquez Seumur Hidup
Di tengah berbagai tantangan teknis tersebut, Ducati justru menunjukkan komitmen besar terhadap Marquez. Manajer tim, Davide Tardozzi, bahkan menyatakan keinginannya untuk mempertahankan Marquez hingga akhir kariernya.
Menurut Tardozzi, pembalap asal Spanyol itu adalah salah satu dari lima pembalap terbaik dalam sejarah 75 tahun MotoGP.
Performa dominannya sepanjang musim 2025 menjadi alasan utama mengapa Ducati ingin menjalin kerja sama jangka panjang.
Jika rencana tersebut benar-benar terwujud, kontrak jangka panjang itu bisa menjadi salah satu kemitraan paling ikonik dalam sejarah MotoGP.
Musim 2026 Diprediksi Makin Panas
Kembalinya Marc Marquez ke lintasan tentu akan membuat persaingan MotoGP 2026 semakin sengit.
Para rival harus kembali bersiap menghadapi agresivitas dan determinasi sang juara dunia yang dikenal tidak pernah setengah hati ketika berada di atas motor.
Bagi para penggemar MotoGP, comeback Marquez menjadi salah satu cerita paling dinantikan menjelang musim baru.
Apalagi jika ia benar-benar tampil kompetitif sejak tes pramusim di Sepang, maka musim 2026 bisa menjadi panggung pertarungan spektakuler para pembalap elite dunia.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina