Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ducati Disorot Usai Gagal di Thailand, Francesco Bagnaia Sebut Bukan Lagi Motor Tercepat Jelang MotoGP Brazil 2026

Ingge Nayla Ayu Karina • Minggu, 15 Maret 2026 | 17:25 WIB
Ducati disorot usai gagal podium di Thailand. Francesco Bagnaia sebut motor bukan lagi tercepat jelang MotoGP Brazil 2026.
Ducati disorot usai gagal podium di Thailand. Francesco Bagnaia sebut motor bukan lagi tercepat jelang MotoGP Brazil 2026.

 

RADAR BLITAR  - Tim pabrikan Ducati Lenovo Team tengah menjadi sorotan usai hasil mengecewakan pada seri pembuka musim MotoGP 2026 di Thailand.

 

Situasi di dalam garasi Ducati disebut sedang memanas setelah beberapa pernyataan dari pembalapnya, termasuk Francesco Bagnaia, yang menyebut motor Ducati saat ini bukan lagi yang tercepat di lintasan.

 

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan terhadap tim asal Italia itu, terutama setelah kegagalan meraih podium di seri awal musim. Banyak pengamat menilai performa Ducati musim ini mengalami penurunan dibandingkan musim sebelumnya.

 

Namun situasi tersebut juga ikut menyeret nama Marc Marquez, yang kini menjadi bagian dari proyek besar Ducati di MotoGP 2026.

 

Sebagian pihak bahkan menilai performa motor Ducati kerap dikaitkan langsung dengan hasil yang diraih Marquez di lintasan.

 

Bagnaia Akui Ducati Bukan Lagi yang Tercepat

 

Bagnaia secara terbuka mengungkapkan keterkejutannya terhadap performa motor yang ia tunggangi musim ini.

 

Menurut juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 tersebut, hasil tes pramusim sebenarnya memberikan harapan besar bagi tim. Namun ketika balapan resmi dimulai, performa yang ditampilkan justru jauh dari ekspektasi.

 

Bagnaia mengaku merasa sangat percaya diri setelah menjalani tes pramusim yang berjalan positif. Ia merasa mampu mengendarai motor dengan baik serta mengatur penggunaan ban secara optimal.

 

Sayangnya, saat memasuki akhir pekan balapan di Thailand, tim justru mengalami kesulitan besar.

 

“Kami harus menerima kenyataan bahwa saat ini kami bukan lagi yang tercepat,” ungkap Bagnaia terkait performa Ducati.

 

Pernyataan tersebut cukup mengejutkan, mengingat Ducati dalam beberapa musim terakhir dikenal sebagai motor paling kompetitif di grid MotoGP.

 

Marc Marquez Pilih Menunggu Hingga MotoGP Jerez

 

Berbeda dengan Bagnaia yang cukup terbuka soal performa motor, Marc Marquez justru memilih lebih berhati-hati dalam memberikan komentar.

 

Pembalap asal Spanyol itu tidak langsung menyalahkan motor setelah gagal meraih podium di seri pembuka musim.

 

Marquez bahkan memberikan waktu bagi Ducati untuk memperbaiki performa hingga seri MotoGP Jerez.

 

Menurutnya, batas realistis untuk tetap bersaing dalam perebutan gelar juara dunia adalah hingga balapan di Jerez. Jika hingga seri tersebut Ducati masih kesulitan meraih podium, peluang untuk bersaing di klasemen akan semakin kecil.

 

Sikap Marquez yang lebih tenang ini menunjukkan kepercayaannya terhadap kemampuan para insinyur Ducati untuk menemukan solusi.

 

Ducati Akui Ada Hal Aneh pada Motor

 

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, juga mengakui ada sesuatu yang berbeda pada motor Ducati musim ini.

 

Menurut Tardozzi, motor yang digunakan saat balapan terasa berbeda dibandingkan dengan motor yang digunakan dalam tes sebelumnya.

 

Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa performa Ducati belum maksimal di awal musim.

 

Tardozzi menegaskan bahwa Marquez sebenarnya menyadari situasi sulit yang dihadapi tim. Namun ia tetap percaya pada kemampuan para teknisi Ducati, termasuk direktur teknis Gigi Dall'Igna.

 

Selain itu, Tardozzi juga menyoroti meningkatnya performa rival, khususnya tim Aprilia Racing yang kini dinilai semakin kompetitif.

 

Dengan perkembangan pesat dari beberapa tim lain, persaingan MotoGP 2026 diprediksi akan jauh lebih ketat dibanding musim sebelumnya.

 

MotoGP Brazil 2026 Jadi Tantangan Baru

 

Setelah seri Thailand, para pembalap kini bersiap menghadapi seri kedua musim ini yang akan digelar di Brasil.

 

Balapan tersebut akan berlangsung di Autódromo Internacional Ayrton Senna, sirkuit baru yang belum pernah digunakan dalam kalender MotoGP modern.

 

Seri MotoGP Brazil 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 23 Maret 2026.

 

Karena merupakan sirkuit baru, seluruh tim belum memiliki data teknis mengenai karakter lintasan. Hal ini membuat peluang kemenangan menjadi lebih terbuka bagi semua pembalap.

 

Balapan utama di Brasil direncanakan berlangsung sepanjang 31 lap, menjadikannya salah satu race dengan jumlah putaran cukup banyak musim ini.

 

Situasi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Ducati yang masih berusaha menemukan performa terbaiknya.

 

Menarik untuk ditunggu apakah Ducati mampu bangkit di Brasil, atau justru rival seperti Aprilia yang kembali menunjukkan dominasinya di MotoGP 2026.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#francesco bagnaia #marc marquez #MotoGP 2026 #MotoGP Brazil 2026 #ducati