Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Profil Veda Ega Pratama, Pembalap Muda Indonesia Juara Red Bull Rookies Cup Mugello 2026, Berawal Latihan di Pasar Hewan Wonosari

Ingge Nayla Ayu Karina • Minggu, 15 Maret 2026 | 20:20 WIB
Profil Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia yang juara Red Bull Rookies Cup Mugello dan digadang-gadang jadi calon bintang MotoGP.
Profil Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia yang juara Red Bull Rookies Cup Mugello dan digadang-gadang jadi calon bintang MotoGP.

 

RADAR BLITAR - Nama Veda Ega Pratama mulai menjadi sorotan publik pecinta balap motor setelah pembalap muda Indonesia itu sukses meraih podium pertama dalam dua seri balapan di Sirkuit Mugello, Italia, pada ajang Red Bull Rookies Cup. Prestasi tersebut semakin menegaskan potensi besar Veda sebagai salah satu talenta masa depan balap motor Tanah Air yang berpeluang menembus level dunia.

 

Veda Ega Pratama merupakan pembalap muda yang lahir di Wonosari, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 23 November 2008. Pembalap yang kini berusia hampir 17 tahun itu diketahui mewarisi bakat balap dari sang ayah, Sudarmono alias Momon, yang merupakan pembalap nasional.

 

Berkat dukungan keluarga yang kuat, perjalanan karier Veda Ega Pratama di Red Bull Rookies Cup tidak datang secara instan. Sejak usia sangat muda, Veda sudah dikenalkan dengan dunia balap motor dan menjalani latihan secara rutin.

 

Mulai Balapan Sejak Usia 4 Tahun

 

Bakat balap Veda mulai diasah sejak usianya masih 4 tahun. Saat itu ia sudah menjalani latihan balap motor secara rutin di area Pasar Hewan Siyono, Wonosari. Tempat tersebut menjadi lokasi awal Veda mengasah kemampuan mengendarai motor sebelum akhirnya terjun ke berbagai kompetisi.

 

Lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia balap juga menjadi faktor penting perkembangan kariernya. Selain ayahnya yang merupakan pembalap, adik perempuan Veda juga diketahui memiliki minat terhadap balap motor.

 

Pada usia 6 tahun, Veda sempat mencoba kompetisi motocross. Namun tidak lama kemudian ia memutuskan beralih ke balap road race saat menginjak usia 8 tahun. Keputusan tersebut diambil atas keinginannya sendiri setelah merasa lebih cocok dengan karakter balapan di lintasan aspal.

 

Melihat potensi besar yang dimiliki putranya, Sudarmono semakin serius melatih Veda. Ia sering membawa Veda berlatih ke berbagai sirkuit di wilayah Jawa Tengah, seperti Semarang dan Boyolali, untuk meningkatkan kemampuan balapnya.

 

Dibina Astra Honda Motor Sejak 2019

 

Perjalanan karier Veda semakin berkembang setelah bakatnya dilirik oleh PT Astra Honda Motor (AHM). Pada tahun 2019, Veda resmi mendapatkan pembinaan dari pabrikan motor terbesar di Indonesia tersebut.

 

Program pembinaan itu membuka jalan bagi Veda untuk mengikuti berbagai kejuaraan balap motor nasional. Dalam beberapa kesempatan, ia berhasil meraih gelar juara di kelas pemula, yang semakin memperkuat reputasinya sebagai pembalap muda potensial.

 

Tidak berhenti di level nasional, Veda kemudian melanjutkan kariernya ke tingkat Asia melalui ajang Asia Talent Cup (ATC). Kompetisi tersebut dikenal sebagai salah satu jalur pembinaan penting bagi pembalap muda Asia menuju kejuaraan dunia.

 

Hasilnya pun cukup gemilang. Pada musim 2023, Veda berhasil keluar sebagai juara umum Asia Talent Cup. Prestasi itu menjadi batu loncatan penting yang mengantarkannya ke jenjang balap yang lebih tinggi.

 

Karier Internasional di Red Bull Rookies Cup

 

Setelah sukses di Asia Talent Cup, Veda melangkah ke kompetisi yang lebih bergengsi yaitu Red Bull Rookies Cup pada tahun 2024. Ajang ini dikenal sebagai salah satu kejuaraan junior paling kompetitif di dunia yang sering melahirkan pembalap MotoGP masa depan.

 

Musim 2026 menjadi tahun kedua Veda tampil di Red Bull Rookies Cup. Dalam musim tersebut, ia menunjukkan perkembangan signifikan dengan berhasil meraih podium pertama pada dua seri balapan di Sirkuit Mugello, Italia.

 

Prestasi itu tentu menjadi kabar menggembirakan bagi dunia balap Indonesia. Sebab, Red Bull Rookies Cup selama ini dikenal sebagai jalur penting menuju kelas Moto3, Moto2, hingga MotoGP.

 

Selain tampil di Rookies Cup, Veda juga memperluas pengalamannya dengan mengikuti kejuaraan JuniorGP, yang merupakan salah satu kompetisi junior paling kompetitif di Eropa.

 

Dengan usia yang masih sangat muda dan pengalaman balap yang terus bertambah, peluang Veda untuk menembus level balap dunia terbuka lebar. Konsistensi prestasi di level internasional akan menjadi kunci bagi pembalap asal Gunung Kidul tersebut untuk melangkah lebih jauh menuju mimpi tampil di MotoGP.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#pembalap muda indonesia #astra honda motor #asia talent cup #veda ega pratama #red bull rookies cup