Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

MotoGP 2027 Pakai Mesin 850cc, Marc Marquez: Motor Bisa Lebih Cepat dari 1000cc Meski Top Speed Diturunkan

Ichaa Melinda Putri • Selasa, 17 Maret 2026 | 20:35 WIB
MotoGP 2027 Pakai Mesin 850cc, Marc Marquez: Motor Bisa Lebih Cepat dari 1000cc Meski Top Speed Diturunkan
MotoGP 2027 Pakai Mesin 850cc, Marc Marquez: Motor Bisa Lebih Cepat dari 1000cc Meski Top Speed Diturunkan

 

JAKARTA – MotoGP 2027 dipastikan memasuki era baru setelah Liberty Media dan penyelenggara kejuaraan mengumumkan perubahan regulasi besar, termasuk pemangkasan kapasitas mesin dari 1000cc menjadi 850cc. Meski terlihat seperti langkah untuk memperlambat motor, sejumlah pembalap justru menilai perubahan ini tidak akan membuat performa motor MotoGP menjadi lebih lambat.

Salah satu yang memberikan pandangan menarik adalah Marc Marquez. Juara dunia MotoGP tersebut menilai motor dengan mesin 850cc berpotensi mencatat waktu putaran yang sama, bahkan bisa lebih cepat di beberapa sirkuit dibandingkan generasi mesin 1000cc saat ini.

Menurut Marquez, perubahan regulasi MotoGP ini tidak hanya menyentuh kapasitas mesin, tetapi juga menyangkut bobot motor, aerodinamika, serta berbagai perangkat teknis yang selama ini menjadi ciri khas motor MotoGP modern.

Baca Juga: Kisah Comeback Marc Marquez yang Menggetarkan Dunia: Dari Cedera Parah, Hampir Pensiun, hingga Juara MotoGP 2025

Mesin 850cc Tidak Selalu Lebih Lambat

Dalam regulasi baru MotoGP 2027, kapasitas mesin akan diturunkan dari 1000cc menjadi 850cc. Banyak penggemar balap motor awalnya mengira perubahan ini akan menurunkan performa motor secara signifikan.

Namun Marquez menilai anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Menurutnya, meski tenaga puncak atau top speed kemungkinan akan berkurang, motor generasi baru justru memiliki beberapa keuntungan teknis yang bisa meningkatkan performa di lintasan.

Ia menjelaskan bahwa motor MotoGP 850cc akan memiliki bobot yang lebih ringan dan karakter handling yang lebih baik. Hal ini memungkinkan pembalap memaksimalkan performa motor terutama saat memasuki dan keluar dari tikungan.

Dengan kombinasi tersebut, catatan waktu lap atau lap time di beberapa sirkuit bahkan berpotensi lebih cepat dibandingkan motor generasi sebelumnya.

Baca Juga: Marc Marquez Menggila di MotoGP 2025! Rentetan Kemenangan Beruntun Bikin Pembalap Ducati Ini Selangkah Lagi Raih Gelar Juara Dunia Ketujuh

Perubahan Besar di Aerodinamika dan Perangkat Motor

Selain pengurangan kapasitas mesin, regulasi baru MotoGP juga akan membawa perubahan besar pada desain motor.

Salah satunya adalah penyederhanaan aerodinamika yang selama ini berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

MotoGP juga akan menghapus beberapa perangkat yang selama ini digunakan tim untuk meningkatkan performa motor, seperti ride height device pada suspensi belakang serta holeshot device yang biasa digunakan saat start balapan.

Perubahan ini diyakini akan mengubah karakter motor secara signifikan.

Dengan pengurangan bobot serta ergonomi yang lebih sederhana, motor generasi baru diprediksi akan lebih lincah dan mudah dikendalikan, terutama di sektor tikungan.

Para pabrikan kemungkinan besar akan memanfaatkan perubahan tersebut untuk meningkatkan kecepatan saat entry dan exit corner, yang pada akhirnya bisa menjaga bahkan meningkatkan catatan waktu putaran.

Baca Juga: Perjalanan Marc Marquez dari Kota Kecil hingga Juara Dunia MotoGP, Kisah Comeback Sang “Baby Alien” yang Bikin Dunia Balap Terpukau

Faktor Keselamatan Jadi Alasan Utama

Saat ini motor MotoGP generasi 1000cc mampu mencapai kecepatan puncak hingga sekitar 360–365 km per jam.

Marquez menilai kecepatan setinggi itu sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan dalam sebuah balapan.

Menurutnya, top speed yang terlalu tinggi justru meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pembalap.

Ia menjelaskan bahwa dengan kecepatan ekstrem tersebut, jarak antara titik pengereman dengan area keluar lintasan menjadi semakin sempit.

Jika terjadi kesalahan atau insiden di kecepatan tinggi, area run-off seperti gravel dan dinding pembatas lintasan bisa saja tidak cukup untuk menjamin keselamatan pembalap.

Karena itu, pengurangan kapasitas mesin dinilai sebagai langkah positif untuk menekan risiko tanpa harus mengorbankan kualitas balapan.

Baca Juga: Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2025 Usai 6 Tahun Penantian, Comeback Sensasional Bersama Ducati Jadi Sorotan

Era Baru MotoGP Dimulai 2027

Meski regulasi baru sudah diumumkan, karakter motor MotoGP 850cc masih menjadi misteri bagi banyak pihak.

Setiap pabrikan diperkirakan sedang melakukan riset dan pengembangan intensif untuk menyesuaikan diri dengan perubahan besar tersebut.

Marquez sendiri menilai tidak ada satu pun pabrikan yang bisa memastikan memiliki motor terbaik ketika era baru MotoGP dimulai.

Pasalnya seluruh tim akan memulai dari titik yang hampir sama dalam mengembangkan motor generasi baru tersebut.

Menurutnya, musim pertama di era 850cc kemungkinan besar akan menjadi masa pengembangan bagi semua tim.

Baca Juga: Jadwal MotoGP Brasil 2026 di Trans7: Aksi Feda Ega Pratama dan Mario Aji Jadi Sorotan, Ini Jam Tayang Moto3, Moto2, dan MotoGP

Dengan perubahan regulasi yang cukup besar, peta persaingan MotoGP diprediksi akan mengalami pergeseran signifikan.

Tes resmi untuk motor generasi baru kemungkinan baru akan terlihat pada akhir musim 2026. Saat itulah publik akan mulai mendapatkan gambaran bagaimana performa sebenarnya dari prototype MotoGP 850cc.

Jika prediksi Marquez benar, era baru MotoGP bukan hanya soal mesin yang lebih kecil, tetapi juga balapan yang lebih kompetitif dan aman bagi para pembalap.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#mesin motogp 850cc[ #regulasi motogp baru #motogp era liberty media #marc marquez #MotoGP 2027