BLITAR KAWENTAR - Pasar kendaraan listrik Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran motor baru dari Indomobil melalui lini Iotor Adora.
Motor listrik ini hadir dengan pendekatan berbeda, mengandalkan fitur-fitur modern dan gimik teknologi untuk menarik perhatian konsumen di tahun 2025.
Sejak awal diperkenalkan, Indomobil Iotor Adora langsung mencuri perhatian berkat desainnya yang lebih “ramah mata” dibandingkan motor listrik lain yang kerap dianggap terlalu futuristis.
Tampilan depan terlihat modern dengan lampu LED DRL yang menyambung dari kiri ke kanan, serta penggunaan projector headlamp yang meningkatkan visibilitas saat berkendara.
Tidak hanya soal desain, Indomobil Iotor Adora juga membawa fitur yang jarang ditemui di kelasnya.
Salah satunya adalah panel instrumen canggih yang bisa melakukan mirroring smartphone.
Pengguna dapat menampilkan navigasi hingga konten dari ponsel langsung ke layar motor, meski tetap memiliki batasan keamanan saat berkendara.
Masuk ke sektor kaki-kaki, motor ini menggunakan ban ukuran 90/90 ring 14 yang umum dipakai skutik harian, sehingga memudahkan perawatan.
Sistem pengereman sudah menggunakan cakram di depan dan belakang, dilengkapi teknologi combi brake system untuk meningkatkan keamanan.
Fitur Canggih Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu nilai jual utama Indomobil Iotor Adora adalah teknologi regenerative braking yang bisa diatur hingga beberapa level.
Fitur ini memungkinkan energi saat deselerasi dikembalikan ke baterai, sehingga meningkatkan efisiensi daya.
Selain itu, motor ini juga memiliki:
* Mode berkendara hingga 3 level (maksimal 75 km/jam)
* Fitur reverse (mundur)
* Hill Start Assist (HSA)
* Traction Control System (TCS)
* Active speaker Bluetooth tahan air
Panel instrumennya juga dilengkapi berbagai indikator seperti status baterai, mode berkendara, hingga konektivitas Bluetooth.
Performa dan Daya Jelajah
Indomobil Iotor Adora dibekali motor listrik bertenaga 3 kW dengan torsi mencapai 140 Nm.
Angka ini tergolong besar untuk motor listrik komuter, memberikan akselerasi instan khas kendaraan listrik.
Untuk baterai, motor ini menggunakan kapasitas 2,45 kWh berbasis lithium-ion.
Dalam penggunaan normal, jarak tempuhnya diklaim bisa mencapai 90 hingga 100 kilometer, tergantung mode berkendara.
Menariknya, Indomobil juga menawarkan skema trade in baterai setelah 3 tahun penggunaan, dengan biaya sekitar Rp150 ribu per bulan.
Ini menjadi solusi atas kekhawatiran konsumen terhadap umur baterai.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Brazil 2026 Lengkap, FP1 Dikuasai Acosta, Ini Klasemen Terbaru !
Kenyamanan Harian Jadi Fokus
Dari sisi ergonomi, posisi duduk motor ini tergolong nyaman untuk penggunaan dalam kota.
Tinggi jok sekitar 754 mm membuatnya ramah untuk berbagai postur pengendara.
Suspensi depan terasa sedikit kaku, namun bagian belakang mampu meredam getaran dengan baik, terutama saat melewati jalan tidak rata.
Hal ini membuat motor tetap nyaman digunakan untuk mobilitas harian.
Meski bobotnya mencapai 150 kg, handling motor ini masih terasa ringan saat digunakan.
Dimensinya yang compact juga memudahkan manuver di jalan perkotaan.
Kesimpulan
Indomobil Iotor Adora hadir sebagai motor listrik dengan pendekatan teknologi yang kuat.
Fitur seperti mirroring layar dan regenerative braking menjadi pembeda utama di kelasnya.
Motor ini cocok bagi pengguna yang mencari kendaraan harian dengan biaya operasional rendah, namun tetap ingin merasakan sentuhan teknologi modern.
Baca Juga: Hasil MotoGP Brazil 2026, Pedro Acosta Tercepat di FP1, Klasemen Sementara Makin Panas !
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan