JAKARTA - Feda Ega Pratama ukir sejarah di Moto3 Brasil 2026 setelah sukses meraih podium pertama bagi Indonesia di ajang balap dunia tersebut. Penampilan impresifnya langsung mencuri perhatian publik internasional sekaligus menjadi kabar menggembirakan bagi pecinta balap Tanah Air.
Feda Ega Pratama ukir sejarah di Moto3 Brasil 2026 dengan cara yang dramatis. Ia berhasil menyalip hampir lima pembalap hanya dalam tiga lap terakhir, sebuah manuver luar biasa yang menunjukkan mental juara dan strategi matang di lintasan.
Keberhasilan Feda Ega Pratama ukir sejarah di Moto3 Brasil 2026 tidak hanya soal podium, tetapi juga simbol kebangkitan pembalap Indonesia di level dunia. Momen ini sekaligus membuka peluang besar bagi talenta muda Indonesia untuk dilirik tim-tim besar.
Baca Juga: Dua Warga BInaan Lapas Kelas II B Blitar Hirup Udara Bebas usai Terima Remisi Hari Raya Idulfitri
Aksi Dramatis Feda di Tiga Lap Terakhir
Balapan Moto3 di Brasil berlangsung ketat sejak awal. Feda tidak langsung berada di barisan depan dan harus memulai perjuangannya dari tengah rombongan. Tekanan datang dari berbagai pembalap kuat, termasuk rider dari Spanyol dan Italia yang dikenal dominan di kelas ini.
Namun memasuki lap-lap akhir, Feda mulai menunjukkan performa berbeda. Ia tampil lebih tenang, menjaga ritme, serta memaksimalkan kondisi ban. Strategi tersebut terbukti efektif saat ia melancarkan serangan di tiga lap terakhir.
Dalam waktu singkat, Feda berhasil menyalip hampir lima pembalap sekaligus. Aksi tersebut sontak membuat banyak pihak terkejut, termasuk kru tim di paddock MotoGP yang menyaksikan langsung performanya.
Puncaknya, Feda berhasil melewati garis finis dan mengamankan posisi podium. Momen tersebut langsung disambut haru, terutama saat dirinya tak kuasa menahan tangis usai balapan.
Tangis Haru dan Rasa Bangga
Usai balapan, Feda Ega Pratama mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari kerja keras panjang bersama tim, sponsor, keluarga, dan para penggemar di Indonesia.
Baca Juga: Komparasi BYD Atto 1 vs Geely EX2, Sama-Sama Murah, Tapi Sensasi Nyetir dan Fitur Beda Jauh !
Tangis yang pecah saat wawancara menjadi bukti bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar hasil balapan biasa. Ini adalah simbol perjuangan panjang yang akhirnya membuahkan hasil manis.
Di sisi lain, performa gemilang ini juga mulai menarik perhatian para pengamat dan tim besar. Bukan tidak mungkin, nama Feda akan semakin diperhitungkan di ajang MotoGP dalam waktu dekat.
Sorotan Lain: Quartararo dan Marquez
Selain keberhasilan Feda, MotoGP Brasil 2026 juga menghadirkan cerita menarik dari Fabio Quartararo. Pembalap Yamaha itu mengaku bahwa menyalip Marc Marquez menjadi momen yang lebih berarti dibandingkan hasil akhir balapan.
Pernyataan tersebut cukup mengejutkan mengingat dalam dunia balap, posisi finis biasanya menjadi prioritas utama. Namun Quartararo memiliki sudut pandang berbeda di tengah performa timnya yang belum konsisten.
“Menyalib Marquez memberi saya perasaan yang sangat baik, terutama di situasi sulit seperti sekarang,” ungkapnya.
Bagi Quartararo, momen tersebut menjadi dorongan mental penting. Ia mengakui bahwa Yamaha sedang mengalami masa sulit, sehingga pencapaian kecil seperti overtake bisa menjadi titik balik untuk meningkatkan kepercayaan diri.
Baca Juga: Review BYD Atto 1, Murah Memang, Tapi Tenaga Lemah dan Fitur Serba Tanggung di Harga Rp200 Jutaan
Momentum Kebangkitan Yamaha?
Quartararo juga menegaskan bahwa timnya masih berjuang menemukan performa terbaik. Ketidakstabilan motor membuat mereka kesulitan bersaing di barisan depan sepanjang musim ini.
Namun, keberhasilan menyalip pembalap sekelas Marc Marquez menjadi sinyal positif. Apalagi Marquez dikenal sebagai pembalap yang sulit dilewati di lintasan.
Momen ini dinilai bisa menjadi awal kebangkitan Quartararo jika mampu menjaga konsistensi di seri-seri berikutnya.
Indonesia Mulai Diperhitungkan
Kembali ke Feda Ega Pratama, keberhasilannya di Moto3 Brasil 2026 menjadi tonggak penting bagi dunia balap Indonesia. Untuk pertama kalinya, nama Indonesia benar-benar terdengar di podium ajang balap motor paling kompetitif di dunia.
Kini pertanyaan besar muncul: apakah ini hanya awal dari perjalanan panjang Feda? Jika mampu mempertahankan performa dan konsistensi, bukan tidak mungkin ia akan melangkah lebih jauh, bahkan ke kelas Moto2 atau MotoGP.
Yang jelas, sejarah telah tercipta. Dan untuk pertama kalinya, Indonesia punya wakil yang benar-benar bersaing di panggung balap dunia.
Editor : Dyah Wulandari