BLITAR KAWENTAR – Menghadapi libur Lebaran yang masih panjang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melakukan berbagai persiapan di sejumlah destinasi wisata.
Fokus utama diarahkan pada aspek keamanan, kebersihan, hingga peningkatan pelayanan bagi wisatawan. Dalam beberapa tahun terakhir, wisata buatan masih jadi primadona.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar, Eko Susanto mengatakan, pihaknya telah menyusun imbauan bagi pengelola wisata untuk menghadapi lonjakan kunjungan saat libur panjang Lebaran. Tempat wisata menjadi tujuan utama bagi masyarakat luar daerah yang menikmati liburan di Kabupaten Blitar.
“Kami sudah menyiapkan imbauan untuk persiapan Lebaran, mulai dari keamanan, kebersihan, keramahtamahan hingga pelayanan. Kami pastikan wisatawan dapat berlibur dengan leluasa di Kabupaten Blitar,” ujar Eko.
Dia menegaskan, jika terdapat kendala di lapangan yang tidak bisa diselesaikan oleh pengelola, pihaknya siap memberikan dukungan dan fasilitasi.
Maka dari itu, Pemkab Blitar menargetkan kenaikan jumlah pengunjung wisata untuk Lebaran ini. Sejumlah destinasi wisata diprediksi kembali menjadi favorit saat libur panjang Lebaran ini. Di antaranya kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) menuju kawasan pantai.
Pada libur Tahun Baru 2026 lalu sempat mengalami kepadatan pengunjung hingga menyebabkan kemacetan.
Selain itu, destinasi Sumur Amber di Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, juga menjadi salah satu tujuan yang banyak diminati wisatawan. “Dalam beberapa tahun terakhir, wisata buatan, seperti Kampung Coklat dan Blitar Park menjadi primadona,” ungkapnya.
Meskipun begitu, wisata alam seperti Pantai Serang, Tambakrejo juga pesisir yang lain masih menjadi favorit. Bahkan wisata Hutan Pinus Loji di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, juga tidak kalah menarik minat wisatawan untuk singgah.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, disbudpar tengah memperkuat koordinasi dengan pihak keamanan serta melakukan penataan parkir di kawasan wisata.
“Kemacetan seperti di JLS itu yang akan kami antisipasi. Penataan parkir dan koordinasi dengan pihak keamanan akan kami perkuat,” katanya.
Selain itu, monitoring akan dilakukan secara intensif selama periode libur panjang Lebaran ini. Petugas disiagakan untuk memastikan kondisi destinasi wisata tetap terkendali.
Tidak hanya itu, faktor cuaca juga menjadi perhatian serius. Mengingat destinasi wisata di Kabupaten Blitar tersebar di berbagai wilayah, mulai dari pantai, sungai hingga pegunungan.
“Kami juga menyiapkan sistem peringatan dini di lokasi wisata. Kami berharap wisatawan dapat menikmati libur Lebaran dengan aman dan nyaman, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisata di Kabupaten Blitar,” pungkasnya.
Untuk diketahui, pada libur Lebaran 2025 lalu capaian wisatawan di Kabupaten Blitar mencapai 142,519 pengunjung.
Dengan wisata Kampung Coklat, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, dan Pantai Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, menjadi yang paling atas diminati wisatawan.(jar/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah