BLITAR KAWENTAR- Persib Bandung kembali menjadi sorotan setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Arema FC pada lanjutan BRI Super League 2025-2026. Hasil ini membuat Persib Bandung harus puas berbagi poin meski tampil dominan sepanjang laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Persib Bandung sejatinya menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang emas, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal mencetak gol. Hasil imbang ini juga menjadi perhatian besar karena terjadi di tengah ketatnya persaingan dengan Borneo FC di papan atas klasemen.
Situasi Persib Bandung semakin krusial karena Borneo FC berhasil meraih kemenangan besar 3-0 atas Semen Padang di laga lain. Hasil tersebut membuat tekanan terhadap Persib Bandung di puncak klasemen semakin meningkat, meski mereka masih unggul secara head to head atas pesaing terdekatnya tersebut.
Baca Juga: Rekomendasi Mobil Rp50 Jutaan Terbaik, Duel Sedan vs SUV, Pilih Honda City atau Nissan X-Trail ?
Persib Bandung Tertahan, Bojan Hodak Soroti Ketajaman Lini Depan
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui timnya gagal memaksimalkan peluang yang ada saat menghadapi Arema FC. Menurutnya, meski tim tampil dominan, hasil akhir tidak sesuai harapan karena penyelesaian akhir yang kurang maksimal.
“Kami harus lebih fokus di pertandingan berikutnya. Persaingan semakin ketat dan kami tidak boleh kehilangan poin lagi,” ujar Bojan Hodak dalam keterangannya usai laga.
Hasil ini juga menjadi evaluasi penting bagi Persib Bandung yang dalam dua laga terakhir hanya mampu meraih hasil imbang, termasuk saat melawan Dewa United. Kondisi tersebut membuat posisi mereka di puncak klasemen mulai terancam oleh konsistensi Borneo FC.
Borneo FC Makin Dekat, Persaingan Gelar Memanas
Borneo FC terus menekan Persib Bandung dalam perebutan gelar juara. Dengan kemenangan atas Semen Padang, Borneo kini menyamai perolehan poin Persib Bandung dengan 66 poin. Namun, Maung Bandung masih berada di posisi pertama berkat keunggulan head to head.
Meski demikian, situasi ini membuat persaingan semakin panas karena hanya tersisa beberapa laga menuju akhir musim. Setiap kesalahan kecil bisa berdampak besar pada perubahan posisi di klasemen.
Selain itu, aturan head to head menjadi faktor penting dalam persaingan ini. Persib Bandung masih unggul setelah mencatat kemenangan 3-1 dan hasil imbang saat menghadapi Borneo FC di pertemuan sebelumnya.
Sorotan Lini Tengah dan Rumor Transfer Persib Bandung
Performa lini tengah Persib Bandung juga menjadi sorotan setelah pertandingan melawan Arema FC. Salah satu pemain yang mendapat kritik adalah Mark Clock yang dinilai kurang konsisten dalam dua laga terakhir.
Bahkan beredar kabar bahwa manajemen Persib Bandung mulai mempertimbangkan opsi transfer untuk memperkuat lini tengah. Nama gelandang asal Italia, Samuele Ricci, disebut-sebut masuk dalam radar sebagai kandidat pengganti.
Ricci dikenal memiliki statistik impresif di Eropa dengan akurasi umpan tinggi dan kemampuan mengontrol tempo permainan. Jika terealisasi, kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan Persib Bandung di sisa musim.
Evaluasi dan Harapan di Sisa Musim
Meski hasil imbang melawan Arema FC mengecewakan, Persib Bandung masih berada dalam jalur persaingan juara. Kiper muda Fitrah Maulana menegaskan bahwa tim tetap optimistis menghadapi laga-laga berikutnya.
“Kami punya banyak peluang, hanya saja belum berbuah gol. Kami harus tetap fokus dan menjaga posisi di klasemen,” ujarnya.
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, Persib Bandung dituntut untuk tampil lebih konsisten. Laga-laga berat ke depan akan menjadi penentu apakah Maung Bandung mampu mempertahankan posisi puncak atau justru disalip oleh Borneo FC.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah Rp50 Jutaan, Dari MPV Keluarga hingga City Car Irit !
Editor : Cholifatun Nisak