BLITAR KAWENTAR - Pengalaman naik Kereta Singasari kini terasa berbeda setelah hadirnya rangkaian Stainless Steel New Generation.
Perjalanan malam dari Jakarta menuju Yogyakarta dan Blitar berubah menjadi lebih nyaman dengan suasana kabin modern serta fasilitas kelas eksekutif yang semakin premium.
Kereta Singasari menjadi salah satu layanan terbaru PT KAI yang mendapat upgrade sarana.
Perubahan ini langsung menarik perhatian para pecinta transportasi rel karena menghadirkan pengalaman perjalanan yang disebut-sebut setara kereta unggulan.
Sejak keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen, nuansa modern sudah terasa.
Lampu LED di area stasiun hingga tampilan rangkaian baru membuat perjalanan malam terasa berbeda dari biasanya.
Kabin Eksekutif Bikin Perjalanan Lebih Santai
Penumpang kelas eksekutif mendapatkan kursi dengan ruang kaki luas dan desain ergonomis.
Bagian sandaran kepala dilengkapi penyangga leher yang membuat posisi duduk terasa lebih nyaman saat perjalanan jauh.
Meski begitu, beberapa penumpang menilai desain baru kursi terasa lebih tegak dibanding generasi sebelumnya. Namun secara keseluruhan, kenyamanan tetap menjadi nilai utama.
Perjalanan malam juga semakin nyaman karena adanya mode pencahayaan khusus. Lampu utama dimatikan dan diganti cahaya redup berwarna oranye di bagian bawah kabin.
Suasana tersebut membuat kabin terasa tenang dan cocok untuk beristirahat. Banyak penumpang menyebut sensasinya mirip berada di kabin pesawat malam.
Selain itu, layanan restorasi keliling tetap tersedia sehingga penumpang tidak perlu berjalan ke kereta makan untuk membeli makanan atau minuman.
Banyak Berhenti, Tapi Cocok untuk Penumpang Daerah
Berbeda dengan kereta unggulan lain yang minim pemberhentian, Kereta Singasari justru melayani cukup banyak stasiun.
Setelah berangkat dari Pasar Senen, kereta berhenti di Bekasi, Cikarang, Karawang, hingga Cikampek sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Kondisi ini memang membuat durasi perjalanan menjadi lebih panjang.
Namun banyak penumpang menganggap pola tersebut menguntungkan karena akses naik kereta menjadi lebih mudah.
“Kalau mau naik dari Pasar Senen, Bekasi, atau Cikarang bebas pilih yang paling dekat,” ujar salah satu penumpang dalam pengalaman perjalanannya.
Suspensi dan Suara Kabin Jadi Sorotan
Sepanjang perjalanan, kondisi suspensi kereta menjadi salah satu hal yang paling banyak dibahas. Pada lintasan tertentu, gerbong terasa stabil dan minim guncangan.
Namun memasuki wilayah Cirebon dan beberapa jalur lain, suara gesekan armada baru mulai terdengar cukup keras di dalam kabin.
Meski demikian, kenyamanan keseluruhan tetap dianggap memuaskan.
Apalagi suhu kabin dinilai pas dan tidak terlalu dingin sehingga penumpang tetap nyaman tanpa harus terus menggunakan selimut.
Kini Mirip Kereta Premium
Hadirnya Stainless Steel New Generation membuat perbedaan antara kereta unggulan dan nonunggulan semakin tipis.
Dari sisi tampilan maupun kenyamanan, Kereta Singasari kini disebut memiliki vibes serupa dengan layanan premium seperti Taksaka maupun Argo.
Penumpang kini bisa menikmati fasilitas modern tanpa harus selalu memilih kereta flagship.
Untuk harga tiket, penumpang perlu menyiapkan biaya mulai sekitar Rp500 ribuan untuk kelas eksekutif. Harga tersebut masih dapat berubah tergantung jadwal keberangkatan dan rute perjalanan.
Dengan peningkatan sarana ini, Kereta Singasari menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati perjalanan malam nyaman dari Jakarta menuju Yogyakarta hingga Blitar.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan