Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kereta Api Singasari New Generation 2026 Resmi Meluncur, Rute Jakarta-Blitar Kini Makin Nyaman dan Anti Duduk Mundur

Muhamad Ahsanul Wildan • Sabtu, 2 Mei 2026 | 22:34 WIB
Kereta Api Singasari New Generation 2026 hadir dengan fasilitas modern dan anti duduk mundur. Simak detailnya! (Pinterest)
Kereta Api Singasari New Generation 2026 hadir dengan fasilitas modern dan anti duduk mundur. Simak detailnya! (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Kereta Api Singasari New Generation 2026 resmi beroperasi mulai 15 April 2026.

Armada terbaru milik PT KAI ini langsung mencuri perhatian pecinta transportasi rel karena menghadirkan rangkaian stainless steel modern dengan fasilitas yang jauh lebih nyaman dibanding generasi sebelumnya.

Perjalanan perdana KA Singasari New Generation dimulai dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, menuju Blitar.

Kereta ini menjadi salah satu layanan favorit penumpang rute Jakarta-Jawa Timur karena menawarkan perjalanan malam dengan harga yang masih terjangkau.

KA Singasari kini menggunakan rangkaian Stainless Steel New Generation keluaran 2026.

Perubahan paling mencolok terlihat pada kursi ekonomi yang sudah tidak lagi menghadap mundur seperti armada ekonomi premium modifikasi sebelumnya.

Bagi penumpang yang sering bepergian menggunakan KA Singasari, pembaruan ini menjadi angin segar.

Selain interior lebih modern, kenyamanan kabin juga meningkat signifikan.

Baca Juga: KA Singasari Rute Jakarta-Blitar Kini Pakai Stainless Steel New Generation, Siap Saingi Majapahit

Interior Modern Mirip Kereta Cepat

Suasana di dalam kereta langsung terasa berbeda sejak penumpang memasuki gerbong ekonomi.

Dominasi desain modern berpadu nuansa elegan membuat kabin terlihat premium.

Kursi ekonomi menggunakan konfigurasi 2-2 dengan total 72 kursi dalam satu gerbong.

Seluruh kursi sudah dilengkapi fitur reclining dan revolving sehingga dapat diputar mengikuti arah laju kereta maupun diatur berhadapan untuk keluarga.

Sandaran kursi dibuat lebih ergonomis dengan ruang kaki yang cukup lega untuk penumpang dengan tinggi sekitar 170 sentimeter.

Selain itu tersedia colokan universal, USB Type A dan Type C yang mendukung fast charging.

Tak hanya itu, sistem informasi penumpang juga serba digital. Panel PIDS menampilkan posisi kereta, kecepatan, suhu kabin, hingga informasi stasiun pemberhentian secara real time.

Sementara untuk kelas eksekutif, kenyamanan terasa lebih maksimal. Kapasitas hanya 50 kursi dengan tambahan footrest, meja lipat, hingga desain kursi terbaru lengkap dengan sandaran leher.

Toilet hingga Kereta Makan Naik Kelas

Fasilitas lain yang ikut mengalami peningkatan adalah area toilet dan kereta makan.

Toilet kini menggunakan desain modern dengan lantai anti licin, wewangian aromatik, hingga fasilitas foot washer untuk penumpang yang ingin berwudu.

Pintu toilet dibedakan berdasarkan warna, yakni pink untuk wanita dan biru untuk pria. Sistem pintu otomatis juga diterapkan di hampir seluruh sambungan gerbong.

Sementara itu, kereta makan tampil lebih elegan dengan konsep menyerupai kafe berjalan. Tersedia meja makan kapasitas dua hingga empat orang serta area musala yang cukup nyaman digunakan selama perjalanan.

Penumpang juga dapat menikmati berbagai menu makanan dan minuman yang dijual kru restorasi kereta. Suasana di kereta makan menjadi salah satu daya tarik baru karena terasa lebih estetik dan modern.

Harga Tiket Masih Kompetitif

Meski fasilitas meningkat drastis, harga tiket KA Singasari New Generation masih tergolong kompetitif.

Untuk kelas ekonomi, tiket dibanderol mulai Rp350 ribu. Sedangkan kelas eksekutif mulai Rp510 ribu.

Harga tersebut dinilai cukup bersaing untuk perjalanan Jakarta-Blitar menggunakan armada terbaru Stainless Steel New Generation.

KA Singasari sendiri melayani rute Pasar Senen-Blitar via Yogyakarta dan Solo. Kereta ini menjadi alternatif selain KA Majapahit yang sama-sama menggunakan armada New Generation namun melewati jalur Semarang.

Perjalanan dari Jakarta menuju Solo memakan waktu sekitar delapan hingga sembilan jam. Sedangkan total perjalanan hingga Blitar mencapai lebih dari 13 jam.

KA Singasari Jadi Favorit Baru Penumpang

Antusiasme masyarakat terhadap perubahan armada KA Singasari terlihat sejak hari pertama pengoperasian.

Okupansi penumpang disebut cukup tinggi, terutama karena banyak penumpang penasaran dengan kenyamanan kereta generasi terbaru ini.

Selain kabin yang lebih senyap, sambungan antargerbong kini menggunakan model akordeon yang mampu meredam suara dan mencegah rembesan air hujan.

Perjalanan malam juga terasa lebih nyaman berkat pendingin udara yang dingin serta pencahayaan kabin mode malam yang lebih teduh.

KA Singasari New Generation diprediksi akan menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk perjalanan Jakarta menuju Yogyakarta, Solo, hingga Blitar. Terlebih kini penumpang tak perlu lagi khawatir mendapatkan kursi menghadap belakang.

Dengan kombinasi harga terjangkau, fasilitas modern, dan perjalanan yang nyaman, KA Singasari New Generation berhasil membawa pengalaman baru bagi penumpang kereta api jarak jauh di Indonesia.

Baca Juga: KA Singasari Rute Jakarta-Blitar Kini Pakai Stainless Steel New Generation, Siap Saingi Majapahit

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#KA Singasari 2026 #kereta api Singasari #Stasiun Pasar Senen #kereta stainless steel new generation #Singasari New Generation