Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Veda Ega Pratama Bikin Valentino Rossi Kagum Usai Podium Moto3 Le Mans 2026, Dijuluki Travis Pastrana Moto3

Axsha Zazhika • Jumat, 8 Mei 2026 | 12:15 WIB
Veda Ega Pratama Bikin Valentino Rossi Kagum Usai Podium Moto3 Le Mans 2026, Dijuluki Travis Pastrana Moto3 (Google.com)
Veda Ega Pratama Bikin Valentino Rossi Kagum Usai Podium Moto3 Le Mans 2026, Dijuluki Travis Pastrana Moto3 (Google.com)

 

BLITAR - Nama Veda Ega Pratama kembali mengguncang dunia balap internasional usai tampil impresif di Moto3 Le Mans 2026. Pembalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta itu sukses meraih podium ketiga dan membuat banyak pihak mulai melirik potensinya sebagai calon bintang besar MotoGP masa depan.

Keberhasilan Veda Ega Pratama di Moto3 Le Mans 2026 semakin terasa spesial karena diraih di tengah persaingan ketat para rookie terbaik dunia. Bahkan, legenda MotoGP Valentino Rossi ikut memberikan perhatian khusus terhadap performa rider Honda Team Asia tersebut.

Tak hanya Rossi, media Eropa hingga pengamat MotoGP juga mulai ramai membicarakan nama Veda Ega Pratama setelah podium Moto3 Le Mans 2026. Pembalap berusia 17 tahun itu dinilai memiliki mental bertarung yang berbeda dibanding rookie lainnya musim ini.

Baca Juga: Selisih Rp50 Jutaan, Pilih Wuling Air ev Lite atau Air ev Pro? Ini Perbedaan Fitur, Charging, dan Interiornya

Tampil Tenang di Tengah Tekanan Balapan

Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Bugatti Le Mans, Prancis, Veda memulai race dari posisi keempat. Ia sempat tercecer ke posisi keenam usai tikungan pertama akibat ketatnya persaingan grup depan.

Namun perlahan, Veda mulai menemukan ritme balap terbaiknya. Rider Honda Team Asia itu tampil sabar dan tidak terpancing duel agresif di awal lomba. Strategi tersebut terbukti efektif ketika memasuki pertengahan balapan.

Veda sukses merangsek ke barisan depan dan menempel ketat Marco Morelli dalam perebutan podium. Situasi semakin dramatis setelah rivalnya asal Malaysia, Hakim Danish, mengalami crash pada lap ke-10.

Insiden itu membuat persaingan semakin terbuka. Sementara rival rookie lainnya, Brian Uriarte, gagal tampil maksimal dan harus puas finis di posisi kedelapan.

Baca Juga: Review Nissan X-Trail T30 2005 Bekas, SUV Rp70 Jutaan yang Masih Nyaman dan Bertenaga di 2026

Momentum tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Veda. Ia berhasil mempertahankan posisi ketiga hingga garis finis dan mengamankan podium keduanya musim ini setelah sebelumnya tampil impresif di Brasil.

Honda Team Asia Bangga dengan Perkembangan Veda

Hasil di Le Mans langsung disambut meriah paddock Honda Team Asia. Para mekanik dan kru tim terlihat berpelukan merayakan pencapaian pembalap muda Indonesia tersebut.

Pihak Honda mengaku sangat puas dengan perkembangan Veda sepanjang musim Moto3 2026. Mereka menilai Veda bukan sekadar pembalap kejutan, melainkan rider muda dengan mental kuat dan kemampuan membaca balapan yang matang.

Baca Juga: Honda X-Trail T30 2005 Masih Diburu, SUV Rp70 Jutaan Ini Disebut Nyaman dan Bertenaga, Ini Kelebihan serta Kekurangannya

Honda bahkan mulai optimistis Veda bisa menjadi Rookie of the Year musim ini jika mampu menjaga konsistensi performanya di seri-seri berikutnya.

Selain kecepatannya di lintasan, ketenangan Veda saat menghadapi tekanan juga menjadi perhatian utama tim. Apalagi motor Honda musim ini dinilai belum sekompetitif KTM di kelas Moto3.

Meski begitu, Veda tetap mampu bersaing di grup depan dan menunjukkan peningkatan signifikan hampir di setiap seri.

Baca Juga: Honda City 2006 VTEC Bekas Masih Layak Dibeli? Ini Kelebihan, Kekurangan, dan Tips Cek Maticnya

Valentino Rossi Sampai Ikut Angkat Bicara

Penampilan impresif Veda ternyata juga menarik perhatian legenda MotoGP Valentino Rossi. Dalam pernyataan yang ramai dibicarakan paddock MotoGP, Rossi mengaku sangat terkesan dengan gaya balap pembalap Indonesia tersebut.

Rossi menyebut Veda memiliki kombinasi keberanian dan kontrol yang jarang dimiliki rookie seusianya. Menurut The Doctor, banyak pembalap muda memiliki kecepatan, tetapi tidak semuanya punya mental bertarung seperti Veda.

Legenda asal Italia itu juga menyoroti kemampuan Veda bertahan di grup depan meski menggunakan motor yang dinilai belum menjadi paket terbaik di Moto3 musim ini.

Baca Juga: Review Nissan X-Trail 2007 Facelift T30, SUV Lawas yang Masih Gagah dan Nyaman Dipakai Harian

Yang paling menarik, Rossi menilai Veda tidak takut mengambil risiko di lintasan. Mental seperti itu dianggap sebagai salah satu ciri pembalap besar masa depan.

Pernyataan Rossi langsung membuat fans Indonesia heboh. Sebab pujian seperti itu sangat jarang diberikan kepada rider muda yang masih berlaga di kelas Moto3.

Dijuluki Travis Pastrana Moto3

Selain podium di Le Mans, Veda juga mendapat julukan unik dari lingkungan paddock Moto3, yakni Travis Pastrana Moto3.

Julukan tersebut muncul karena gaya balap agresif dan keberaniannya saat melakukan overtaking. Banyak pihak menilai karakter balap Veda mirip legenda motorsport ekstrem Travis Pastrana yang terkenal tanpa rasa takut.

Baca Juga: Honda City Facelift 2015 Bekas Dijual Rp145 Jutaan, Sedan Irit dan Nyaman Ini Masih Jadi Buruan

Pengamat MotoGP Matteo Guerinoni mengungkapkan julukan itu mulai sering terdengar di lingkungan Honda Team Asia. Veda dianggap berani mengambil racing line sempit dan melakukan manuver agresif yang jarang dilakukan rookie lain.

Meski begitu, beberapa pihak juga mengingatkan bahwa gaya balap agresif memiliki risiko tinggi jika tidak dikontrol dengan baik.

Kini, Veda Ega Pratama mulai dipandang sebagai salah satu rookie paling menjanjikan di Moto3 2026. Jika mampu menjaga konsistensi dan mengendalikan agresivitasnya, bukan tidak mungkin Indonesia benar-benar memiliki calon bintang besar MotoGP di masa depan.

Editor : Axsha Zazhika
#Moto3 Le Mans 2026 #Travis Pastrana Moto3 #Honda Team Asia #veda ega pratama #valentino rossi