BLITAR - Nama Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan dunia balap internasional usai muncul rumor bahwa pembalap muda Indonesia tersebut sedang dilirik tim besar Eropa untuk musim mendatang. Performa impresif Veda Ega Pratama di Moto3 2026 disebut membuat sejumlah tim papan atas mulai tertarik merekrut rider binaan Honda Team Asia itu.
Rumor mengenai masa depan Veda Ega Pratama ramai dibicarakan setelah sejumlah pengamat dan konten otomotif membahas peluang sang pembalap hengkang dari Honda Team Asia menuju tim yang lebih kompetitif. Salah satu nama yang paling santer dikaitkan adalah Aspar Team, tim yang dikenal sebagai jalur cepat menuju level lebih tinggi di Moto2 hingga MotoGP.
Kabar ini langsung memancing perhatian pecinta balap Indonesia. Banyak yang menilai Veda Ega Pratama kini bukan lagi sekadar rookie Asia, tetapi sudah masuk radar global berkat performa konsistennya sepanjang musim Moto3 2026.
Baca Juga: Nissan X-Trail T30 Bekas Masih Diburu, SUV Nyaman dan Gagah Harga Rp60 Jutaan tapi BBM Bikin Kaget
Performa Veda Ega Pratama Bikin Tim Rival Mulai Bergerak
Dalam beberapa seri terakhir Moto3 2026, Veda tampil mengejutkan dengan kemampuan bertarung di barisan depan. Aksi agresif, keberanian saat overtaking, hingga konsistensi mencetak poin membuat namanya semakin diperhitungkan di paddock Moto3.
Bahkan dalam sebuah pembahasan podcast otomotif, disebutkan bahwa Aspar Team mulai serius melirik pembalap asal Indonesia tersebut. Faktor market Indonesia yang besar serta performa kompetitif Feda disebut menjadi alasan utama ketertarikan tim Eropa itu.
“Aspar itu sudah mengincar karena market Indonesia besar dan pembalapnya juga kencang,” ujar salah satu pembicara dalam tayangan tersebut.
Aspar sendiri bukan tim sembarangan. Tim asal Spanyol itu dikenal sering menjadi tempat berkembangnya rider muda sebelum naik kelas ke Moto2 maupun MotoGP. Jika rumor tersebut benar terjadi, maka peluang Veda menuju panggung balap dunia akan semakin terbuka lebar.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait kepindahan Veda Ega Pratama. Statusnya masih sebatas rumor yang berkembang di lingkungan paddock Moto3.
Honda Disebut Tak Mau Kehilangan Aset Berharga
Meningkatnya perhatian tim rival kepada Feda membuat Honda Team Asia dikabarkan mulai bergerak untuk mempertahankan pembalap muda andalannya tersebut. Honda disebut menyadari bahwa Veda kini menjadi aset penting untuk masa depan tim.
Baca Juga: Honda City 2006 VTEC Bekas Masih Layak Dibeli? Ini Kelebihan, Kekurangan, dan Tips Cek Maticnya
Performa stabil di musim 2026 membuat Veda dinilai punya potensi besar berkembang menjadi pembalap top Asia di level Grand Prix. Karena itu, Honda diyakini tidak akan membiarkan rider mudanya pergi begitu saja ke tim pesaing.
Beberapa pengamat bahkan menilai situasi ini mirip dengan kasus perpindahan pembalap muda Asia sebelumnya yang akhirnya berkembang pesat setelah mendapat motor lebih kompetitif.
Jika benar pindah ke Aspar, Veda diperkirakan akan mendapat paket motor serta dukungan teknis yang lebih kuat untuk bersaing di papan atas Moto3.
Namun di sisi lain, bertahan di Honda juga dianggap sebagai pilihan aman karena Veda sudah memahami karakter tim dan motornya dengan baik.
Rumor STY dan Timnas Mini Soccer Ikut Jadi Sorotan
Selain kabar Veda Ega Pratama, video tersebut juga membahas rumor Shin Tae-yong yang disebut akan melatih Timnas Mini Soccer Indonesia.
Disebutkan bahwa Shin Tae-yong dikabarkan direkrut Federasi Sepak Bola Mini Indonesia atau FSMI untuk mempersiapkan tim menuju Intercontinental Cup di Roma, Italia pada Juli hingga Agustus 2026.
Namun mini soccer berbeda dengan sepak bola maupun futsal karena tidak berada di bawah naungan FIFA ataupun PSSI. Cabang olahraga tersebut memiliki federasi tersendiri yang masih berkembang di Indonesia.
Kabar itu pun menuai beragam reaksi publik karena banyak yang terkejut Shin Tae-yong dikaitkan dengan timnas mini soccer.
Meski demikian, perhatian terbesar tetap tertuju pada masa depan Veda Ega Pratama di Moto3 2026. Banyak penggemar berharap pembalap muda Indonesia itu bisa terus berkembang dan suatu saat benar-benar menembus MotoGP.
Jika rumor ketertarikan tim besar Eropa ini menjadi kenyataan, maka perjalanan karier Veda berpotensi memasuki fase baru yang lebih besar dalam dunia balap internasional.
Editor : Axsha Zazhika