BLITAR KAWENTAR - Performa Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026 tengah menjadi sorotan setelah tim berjuluk Green Force itu menunjukkan peningkatan signifikan di sektor pertahanan. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026 tampil lebih disiplin, solid, dan sulit ditembus lawan hingga mencatatkan clean sheet beruntun.
Tren positif Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026 ini bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga cara mereka membangun organisasi permainan yang lebih rapi. Dalam tiga laga terakhir, lini belakang Persebaya tampil tanpa kebobolan, menandakan adanya perubahan besar dalam struktur permainan tim asuhan pelatih mereka.
Kunci utama dari ketangguhan Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026 ternyata bukan hanya kualitas individu bek, melainkan kerja sama tim secara menyeluruh. Bek asing Gustavo Fernandez menegaskan bahwa keberhasilan menjaga gawang tetap aman merupakan hasil kontribusi semua lini, mulai dari penyerang hingga penjaga gawang.
Lini Pertahanan Persebaya Makin Kokoh
Gustavo Fernandez menjelaskan bahwa pressing ketat dari lini depan dan tengah sangat membantu pertahanan. Menurutnya, ketika pemain depan aktif menutup ruang, maka beban lini belakang menjadi lebih ringan.
“Semua dimulai dari lini depan. Ketika pressing berjalan baik, kami di belakang lebih mudah mengantisipasi,” ujar Gustavo.
Hal ini membuat Persebaya semakin sulit ditembus, bahkan oleh tim-tim yang dikenal agresif dalam menyerang.
Duet Gustavo dan Risto Makin Solid
Performa impresif juga datang dari duet Gustavo Fernandez dan Risto Mitrevski di jantung pertahanan. Keduanya kini mulai menunjukkan chemistry yang kuat setelah beberapa kali dimainkan bersama.
Risto menilai komunikasi menjadi faktor penting dalam membangun pertahanan yang kokoh. Ia mengaku semakin nyaman bermain bersama Gustavo karena keduanya saling memahami pergerakan di lapangan.
“Chemistry kami semakin baik dan itu terlihat dari hasil pertandingan,” kata Risto.
Clean Sheet Jadi Tanggung Jawab Kolektif
Gustavo menegaskan bahwa clean sheet bukan hanya tugas bek, tetapi tanggung jawab seluruh pemain. Konsentrasi, disiplin duel, dan kemampuan membaca permainan menjadi kunci utama keberhasilan Persebaya menjaga pertahanan tetap aman.
Kondisi ini membuat Persebaya kini lebih percaya diri menghadapi sisa pertandingan musim ini. Stabilitas lini belakang menjadi modal penting untuk bersaing di papan atas klasemen.
Tren Positif di Tangan Pelatih Tavares
Pelatih Bernardo Tavares juga menyoroti perkembangan tim yang semakin matang. Dalam tiga pertandingan terakhir, Persebaya tidak hanya menang, tetapi juga mencetak 10 gol tanpa kebobolan.
“Sepak bola adalah tentang kemenangan. Tiga kemenangan beruntun ini sangat positif,” ujar Tavares.
Ia menambahkan bahwa keseimbangan antara menyerang dan bertahan menjadi kunci kebangkitan tim. Kini Persebaya terlihat lebih terorganisir, baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan.
Posisi Persebaya di Klasemen
Berkat tren positif tersebut, Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026 kini menempati posisi lima besar klasemen sementara dengan 51 poin. Posisi ini membuka peluang bagi Green Force untuk terus bersaing di papan atas hingga akhir musim.
Evaluasi Lini Depan: Sorotan untuk Striker
Meski lini belakang solid, lini depan Persebaya masih menjadi perhatian. Penyerang Mihailo Perovic mendapat sorotan dari Bonek karena performa yang belum konsisten mencetak gol.
Meski demikian, dukungan suporter tetap mengalir agar pemain asal Montenegro tersebut kembali tajam di sisa laga musim ini.
Modal Penting Menuju Akhir Musim
Dengan pertahanan yang semakin kokoh, Persebaya kini memiliki modal penting untuk menatap tiga pertandingan tersisa. Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin Green Force akan menutup musim dengan posisi yang lebih tinggi di klasemen.
Baca Juga: Momen Peringatan Hari Jadi Kota Blitar, Pemkot Klaim Perputaran Uang Sekali Event Capai Ratusan Juta
Editor : Dinar Ananda Putri