BLITAR KUENTAR - Performa Persebaya hatrick clean sheet di BRI Super League menjadi sorotan publik sepak bola nasional dalam beberapa pekan terakhir. Tim berjuluk Bajul Ijo itu tampil sangat solid setelah sukses mencatatkan tiga pertandingan tanpa kebobolan secara beruntun. Tidak hanya tangguh di lini belakang, Persebaya juga tampil produktif dengan torehan gol yang impresif.
Catatan Persebaya hatrick clean sheet di BRI Super League ini menjadi bukti nyata perubahan besar yang dilakukan pelatih Bernardo Tavares terhadap skuad Green Force. Dalam tiga pertandingan terakhir, Persebaya berhasil menyapu bersih kemenangan sekaligus menjaga gawang mereka tetap aman dari ancaman lawan.
Hebatnya lagi, keberhasilan Persebaya hatrick clean sheet di BRI Super League bukan semata karena keberuntungan. Ada dua sosok penting yang dinilai menjadi kunci di balik kokohnya pertahanan Persebaya, yakni duet bek tengah Gustavo Fernandez dan Risto Mitrevski, serta penampilan impresif penjaga gawang Andika Ramadani.
Pertahanan Persebaya Sulit Ditembus
Dalam tiga pertandingan terakhir, Persebaya tampil begitu disiplin di lini belakang. Gustavo Fernandez dan Risto Mitrevski menjadi duet yang sangat sulit dilewati para penyerang lawan.
Kedua pemain itu bahkan tidak tergantikan selama tiga laga beruntun. Konsistensi tersebut membuat organisasi pertahanan Persebaya semakin kuat dan solid.
Performa mereka terbukti saat menghadapi tim-tim kuat di kompetisi. Penyerang tajam seperti David da Silva hingga Dalberto gagal membobol gawang Persebaya. Hal ini menunjukkan bahwa lini belakang Green Force kini menjadi salah satu pertahanan terbaik di BRI Super League musim 2025-2026.
Baca Juga: Honda Freed PSD 2013 Bekas Dijual Rp178 Juta, MPV Semi Alphard dengan Pintu Sliding Ini Masih Diburu
Andika Ramadani Jadi Tembok Terakhir
Selain duet bek tengah, keberhasilan Persebaya menjaga clean sheet juga tidak lepas dari kontribusi penjaga gawang Andika Ramadani. Kiper muda tersebut tampil tenang dan disiplin dalam mengawal gawang Bajul Ijo.
Dalam beberapa momen krusial, Andika mampu melakukan penyelamatan penting yang membuat Persebaya tetap unggul. Penampilannya semakin mendapat apresiasi karena mampu menjaga konsistensi di tengah tekanan pertandingan.
Kehadiran Andika membuat lini pertahanan Persebaya semakin percaya diri. Komunikasi yang baik antara kiper dan bek tengah menjadi salah satu faktor penting yang membuat pertahanan tim semakin sulit ditembus.
Produktif di Lini Depan
Menariknya, Persebaya tidak hanya kuat saat bertahan. Dalam tiga pertandingan terakhir, tim asuhan Bernardo Tavares juga tampil sangat produktif dengan mencetak total 10 gol.
Persebaya sukses mengalahkan Malut United dengan skor 2-0, kemudian menghancurkan Arema FC dengan kemenangan telak 4-0. Setelah itu, Bajul Ijo kembali pesta gol saat menghadapi PSBS Biak dengan skor 4-0.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Persebaya kini memiliki keseimbangan permainan yang sangat baik antara menyerang dan bertahan.
Baca Juga: Honda Freed PSD 2012 Bekas Dijual Rp103 Juta, Mobil Keluarga Pintu Sliding Ini Masih Jadi Primadona
Sentuhan Bernardo Tavares Mulai Terlihat
Perubahan permainan Persebaya dinilai tidak lepas dari tangan dingin Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal itu perlahan mulai menemukan formula terbaik untuk timnya.
Di bawah arahan Tavares, Persebaya tampil lebih disiplin, agresif saat melakukan pressing, dan lebih rapi dalam menjaga organisasi permainan. Para pemain juga terlihat lebih percaya diri ketika menguasai bola maupun saat bertahan.
Konsistensi performa ini membuat peluang Persebaya untuk bersaing di papan atas klasemen semakin terbuka lebar.
Modal Besar Jelang Akhir Musim
Hatrick clean sheet yang diraih Persebaya menjadi modal penting untuk menghadapi sisa pertandingan musim ini. Dengan pertahanan yang semakin kokoh dan lini depan yang produktif, Bajul Ijo kini mulai kembali diperhitungkan sebagai salah satu tim kuat di kompetisi.
Jika tren positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Persebaya mampu menutup musim dengan posisi terbaik di klasemen akhir BRI Super League 2025-2026.
Baca Juga: Honda Freed PSD 2012 Bekas Jadi Buruan, Mobil Keluarga Pintu Sliding Ini Dijual Cuma Rp130 Juta
Editor : Dinar Ananda Putri