BLITAR - Nama Bojan Hodak kembali menjadi sorotan usai keberhasilan Persib Bandung bangkit dari ketertinggalan saat menghadapi Persija Jakarta. Pelatih asal Kroasia itu dinilai menjadi sosok penting di balik perubahan mental dan karakter skuad Maung Bandung musim ini.
Keyword utama “Bojan Hodak” langsung ramai diperbincangkan Bobotoh setelah beredar video dan cerita suasana ruang ganti Persib Bandung saat jeda babak pertama laga kontra Persija. Saat itu Persib tertinggal 2-0, namun berhasil bangkit di babak kedua.
Banyak yang menduga Bojan Hodak meluapkan amarahnya kepada pemain. Namun kenyataannya justru berbeda. Dalam video yang beredar, pelatih Persib Bandung tersebut terlihat tetap tenang dan memilih memberi motivasi kepada para pemainnya.
Baca Juga: Musrenbang 2026: Partisipasi Masyarakat Dikatakan Formalitas Anggaran
Boyan Hodak Pilih Tenang di Tengah Tekanan
Persib sebenarnya tampil cukup baik pada babak pertama. Mereka mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun Persija Jakarta berhasil memanfaatkan peluang lebih efektif hingga unggul dua gol.
Situasi tersebut membuat atmosfer stadion semakin panas. Dukungan suporter tuan rumah menjadi tekanan tambahan bagi skuad Maung Bandung. Namun di momen itulah karakter Bojan Hodak disebut terlihat jelas.
Alih-alih membentak pemain atau membanting barang di ruang ganti, Bojan Hodak justru memberikan satu kalimat sederhana yang kemudian viral di media sosial.
“Jika ingin juara,” ucap Bojan Hodak kepada para pemain Persib Bandung sebelum memasuki lapangan untuk babak kedua.
Kalimat singkat itu ternyata menjadi pemantik semangat skuad Persib. Para pemain tampil jauh lebih agresif dan percaya diri setelah turun minum.
Dalam video unggahan resmi Persib Bandung, terlihat pula Bojan Hodak memberi instruksi khusus kepada Nick Kuipers. Tak lama setelah itu, bek andalan Persib tersebut berhasil mencetak gol lewat sepakan keras yang gagal dihentikan kiper Persija, Andritany Ardhiyasa.
Mentalitas Persib Bandung Jadi Sorotan
Kebangkitan Persib dari ketertinggalan dianggap menunjukkan mental juara yang kini dimiliki skuad Maung Bandung. Banyak pihak menyebut perubahan itu tidak lepas dari tangan dingin Bojan Hodak.
Pemain Persib, Beckham Putra, bahkan menyebut kondisi tersebut sebagai “Bandung mentality”. Mentalitas untuk tidak menyerah meski berada dalam tekanan besar.
Usai pertandingan, Bojan Hodak juga tidak mengambil kredit berlebihan atas hasil yang diraih timnya. Ia justru memuji karakter dan semangat juang para pemain Persib Bandung.
“Pemain Persib punya karakter,” ujar Bojan Hodak.
Sikap rendah hati itu menjadi salah satu alasan pelatih asal Kroasia tersebut disukai Bobotoh. Sepanjang menangani Persib Bandung, Bojan Hodak dikenal tegas namun tetap dekat dengan pemain.
Dari Posisi 16 Hingga Jadi Kandidat Juara
Perjalanan Bojan Hodak bersama Persib Bandung memang terbilang luar biasa. Saat pertama datang, Persib berada di papan bawah klasemen Liga 1 dan sempat menempati posisi ke-16.
Situasi tim saat itu juga tidak ideal. Ruang ganti disebut penuh tekanan dan para pemain mengalami frustrasi karena hasil buruk yang terus datang.
Gelandang Persib, Marc Klok, pernah menceritakan bagaimana kesan pertamanya terhadap Bojan Hodak. Saat pertama kali berbicara di depan tim, sang pelatih justru memberi pertanyaan yang membuat seluruh pemain terdiam.
“Apakah ada yang meninggal?” kata Bojan Hodak kala itu.
Menurut Marc Klok, ucapan tersebut menjadi titik balik perubahan mental tim. Bojan Hodak ingin para pemain menikmati sepak bola dan bermain tanpa tekanan berlebihan.
Pendekatan itu terbukti berhasil. Perlahan Persib Bandung bangkit dan kembali bersaing di papan atas Liga 1 hingga menjadi kandidat juara.
Sosok Tegas yang Minim Drama
Selain dikenal disiplin, Bojan Hodak juga dianggap sebagai pelatih minim drama. Ia jarang menyalahkan wasit maupun mencari alasan atas hasil buruk yang dialami timnya.
Salah satu momen yang paling diingat publik terjadi ketika dirinya ditanya soal kepemimpinan wasit. Saat itu Bojan Hodak justru menjawab dengan candaan.
“Saya tidak mau komentar, nanti gaji saya dipotong dan istri saya kecewa,” katanya sambil tertawa.
Jawaban itu membuat suasana konferensi pers mencair dan mendapat respons positif dari pecinta sepak bola Indonesia.
Kini Bojan Hodak kembali membidik prestasi baru bersama Persib Bandung. Setelah sukses mengangkat performa tim, ia disebut ingin membawa Maung Bandung mempertahankan gelar dan menjadi penguasa sepak bola Indonesia.
Dengan karakter kuat, mental juara, dan dukungan besar Bobotoh, peluang Persib Bandung untuk kembali mencetak sejarah musim ini terbuka lebar.
Editor : Axsha Zazhika