JAKARTA - Arema FC tampil superior saat menghancurkan PSM Makassar dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan BRI Super League Liga 1 Indonesia 2025/2026. Kemenangan ini menjadi bukti kebangkitan Singo Edan setelah tampil agresif sepanjang pertandingan, terutama di babak kedua.
Sejak menit awal, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi. PSM Makassar sempat mencoba memberikan tekanan melalui skema serangan cepat dan lemparan ke dalam yang beberapa kali merepotkan lini pertahanan Arema FC.
Namun solidnya pertahanan Arema membuat peluang demi peluang PSM gagal berbuah gol. Salah satu momen penting terjadi ketika Maya Medina sukses melakukan clearance krusial untuk menghalau ancaman dari lini depan PSM Makassar.
Tekanan demi tekanan terus diberikan tim tamu. PSM bahkan sempat mendapatkan momentum melalui serangan bertubi-tubi di menit-menit akhir pertandingan. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang emas mereka terbuang percuma.
PSM Makassar Gagal Pecah Telur
PSM Makassar sebenarnya mencoba bangkit di babak kedua lewat sejumlah pergantian pemain. Rasyid Bakri dan Ananda Rehan menjadi motor serangan untuk membongkar pertahanan Arema FC.
Ananda Rehan bahkan memperoleh dua peluang emas yang nyaris memperkecil ketertinggalan. Namun rapatnya lini belakang Arema membuat upaya tersebut gagal membuahkan hasil.
Dalam salah satu momen berbahaya, Savio Roberto sempat berada dalam tekanan saat menghadapi situasi tiga lawan dua. Joel Vinicius mencoba memanfaatkan celah pertahanan, tetapi bola akhirnya lepas dan peluang kembali terbuang.
Kondisi itu membuat PSM semakin frustrasi karena waktu pertandingan terus menipis. Serangan demi serangan yang dibangun tidak mampu memecah kebuntuan.
Arema FC Mengamuk di Babak Kedua
Setelah bermain cukup ketat di awal laga, Arema FC justru tampil jauh lebih efektif pada babak kedua. Singo Edan mampu menambah dua gol tambahan untuk memastikan kemenangan telak 3-0 atas PSM Makassar.
Transisi cepat dan permainan kolektif menjadi kunci kemenangan tim tuan rumah. Para pemain Arema tampil disiplin saat bertahan sekaligus tajam ketika melancarkan serangan balik.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Arema FC untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2025/2026. Tambahan tiga poin membuat Arema tetap menjaga peluang finis di papan tengah klasemen.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan bagi PSM Makassar yang sebelumnya berharap bisa mencuri poin tandang. Evaluasi besar dipastikan dibutuhkan, terutama dalam penyelesaian akhir yang menjadi masalah utama pada laga kali ini.
Pertahanan Solid Jadi Kunci Kemenangan
Selain tajam di depan, Arema FC juga menunjukkan organisasi pertahanan yang solid sepanjang laga. Beberapa peluang berbahaya PSM berhasil dipatahkan lewat antisipasi cepat para pemain belakang.
Penampilan disiplin lini pertahanan membuat Arema mampu mencatat clean sheet penting di pertandingan ini. Dukungan suporter di stadion juga menjadi energi tambahan bagi Singo Edan untuk tampil percaya diri hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil akhir 3-0 memastikan Arema FC menutup laga dengan sempurna sekaligus memberi pesan bahwa mereka masih menjadi tim yang sulit dikalahkan di kandang sendiri.
Editor : Dyah Wulandari