(screenshot youtube)
JAKARTA - Kompetisi BRI Super League 2025/2026 resmi bergulir dengan melibatkan 18 klub dari berbagai daerah di Indonesia. Selain persaingan perebutan gelar juara, kualitas stadion klub peserta juga menjadi sorotan utama pecinta sepak bola nasional. Dari stadion bersejarah hingga arena modern berstandar internasional, setiap klub memiliki markas dengan karakter dan keunggulan masing-masing.
Pembahasan soal ranking stadion klub BRI Super League 2025/2026 ramai diperbincangkan di media sosial. Penilaian dilakukan berdasarkan fasilitas, kualitas rumput, kapasitas penonton, kenyamanan tribun, hingga atmosfer pertandingan yang dihasilkan suporter.
Dalam daftar tersebut, Stadion Jakarta International Stadium (JIS) milik Persija Jakarta menempati posisi pertama sebagai stadion terbaik di Indonesia. Sementara Stadion Brawijaya, markas Persik Kediri, berada di posisi terbawah karena dinilai masih memiliki banyak kekurangan fasilitas.
Stadion Brawijaya hingga Sultan Agung Masuk Peringkat Bawah
Stadion Brawijaya di Kediri ditempatkan di urutan ke-18. Stadion bersejarah milik Persik Kediri itu memang memiliki nilai historis tinggi sejak era kejayaan Macan Putih awal 2000-an. Namun kondisi stadion dinilai belum maksimal, terutama soal perawatan dan masalah penerangan yang beberapa kali menyebabkan mati lampu musim lalu.
Di posisi ke-17 terdapat Stadion Sultan Agung Bantul yang menjadi kandang sementara PSIM Yogyakarta. Stadion ini sebenarnya memiliki kapasitas besar mencapai 30 ribu penonton dan lampu stadion yang cukup terang. Namun kualitas lapangan disebut masih buruk dengan kondisi rumput tidak merata dan rawan menyebabkan cedera pemain.
Baca Juga: 18 Stadion Liga 1 Indonesia 2025/2026: Dari Stadion Kecil Penuh Atmosfer hingga Megahnya JIS
Sementara Stadion Haji Agus Salim milik Semen Padang berada di posisi ke-16. Stadion tua yang mulai digunakan sejak 1985 itu masih menyimpan sejarah panjang sepak bola Sumatera Barat, tetapi fasilitasnya dianggap tertinggal dibanding stadion lain di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Stadion Modern Mulai Mendominasi
Beberapa stadion hasil renovasi mulai mendapat penilaian positif. Stadion Sumpah Pemuda di Bandar Lampung yang kini digunakan Bhayangkara Presisi Lampung FC dianggap mengalami peningkatan signifikan setelah renovasi tribun dan fasilitas ruang ganti.
Selain itu, Stadion Gelora BJ Habibie di Parepare milik PSM Makassar juga mendapat apresiasi meski kapasitasnya hanya sekitar 8 ribu penonton. Stadion ini dinilai nyaman dengan fasilitas modern pascarenovasi.
Banten International Stadium yang menjadi kandang Dewa United turut masuk jajaran stadion modern terbaik. Stadion berkapasitas 30 ribu penonton itu memiliki fasilitas baru dan kursi single seat. Namun keberadaan lintasan atletik membuat jarak penonton dengan lapangan terasa cukup jauh.
Stadion Segiri dan GBLA Jadi Sorotan
Masuk 10 besar, Stadion Segiri Samarinda milik Borneo FC disebut memiliki atmosfer luar biasa berkat dukungan fanatik suporter Pusamania. Stadion ini juga telah lolos verifikasi AFC dan layak menggelar pertandingan internasional.
Baca Juga: Karnaval Budaya Jatim Malang 2026 Meriah, Tradisi Bersih Desa di Kota Blitar Disambut Ribuan Warga
Sementara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) milik Persib Bandung berada di posisi ketujuh. Meski menjadi salah satu stadion terbesar di Indonesia, kondisi rumput GBLA sempat mengalami kerusakan akibat euforia perayaan juara Persib musim lalu.
Di posisi keenam terdapat Stadion Maguwoharjo Sleman yang digunakan PSBS Biak sebagai kandang sementara. Stadion tanpa lintasan atletik itu dinilai memberikan pengalaman menonton lebih dekat dan nyaman bagi penonton.
Manahan, Kanjuruhan, hingga Dipta Masuk Elite
Lima besar stadion terbaik ditempati Stadion Manahan Solo, Stadion Kanjuruhan Malang, Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Jakarta International Stadium.
Stadion Manahan dinilai sangat representatif karena berada di pusat kota serta memiliki fasilitas lengkap dan kualitas rumput yang konsisten. Stadion ini juga pernah menjadi venue Piala Dunia U-17.
Stadion Kanjuruhan yang baru direnovasi total pascatragedi 2022 kini tampil jauh lebih modern dengan standar keamanan tinggi. Fasilitas baru seperti ruang pemanasan hingga kualitas rumput menjadi nilai tambah tersendiri.
Adapun Stadion Kapten I Wayan Dipta milik Bali United mendapat pujian karena pengelolaan profesional serta kualitas lapangan yang tetap terjaga meski sering dipakai berbagai pertandingan.
Baca Juga: Meriah dan Penuh Atraksi, Penampilan Sumber Manggis Kulon Curi Perhatian di Karnaval Budaya Blitar
JIS Dinilai Jadi Stadion Terbaik di Indonesia
Posisi pertama ditempati Jakarta International Stadium (JIS) milik Persija Jakarta. Stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu dianggap sebagai stadion paling megah dan modern di Indonesia.
JIS memiliki atap buka tutup, rumput hybrid, dan tribun dekat lapangan yang menciptakan atmosfer intimidatif bagi lawan. Stadion ini juga pernah menjadi venue Piala Dunia U-17 2023.
Meski demikian, JIS masih mendapat kritik terkait kualitas rumput dan akses menuju stadion yang dinilai belum maksimal. Namun secara keseluruhan, stadion tersebut tetap dianggap paling unggul dibanding markas klub BRI Super League lainnya musim
Editor : Dyah Wulandari