Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Strategi Cerdas Veda Ega Pratama di Moto3 Prancis 2026: Lolos Langsung ke Q2 Le Mans, Manajer David Munos Sampai Geleng-Geleng!

Vicky Permana Saputra • Minggu, 10 Mei 2026 | 11:16 WIB
Veda Ega Pratama resmi lolos Q2 Moto3 Prancis 2026 usai raih P9. Strategi cerdasnya di Le Mans bikin manajer tim rival gemetar. Klik selengkapnya!(Pinterest)
Veda Ega Pratama resmi lolos Q2 Moto3 Prancis 2026 usai raih P9. Strategi cerdasnya di Le Mans bikin manajer tim rival gemetar. Klik selengkapnya!(Pinterest)

LE MANS - Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu talenta paling diperhitungkan di kancah balap dunia. Dalam sesi practice resmi Moto3 Prancis 2026 yang berlangsung di Sirkuit Bugatti, Le Mans, hari ini (10/5/2026), Veda sukses mengamankan posisi kesembilan (P9). Hasil solid ini memastikan rider asal Gunungkidul tersebut lolos langsung ke babak kualifikasi kedua (Q2) tanpa harus melalui Q1 yang melelahkan.

Performa Veda Ega Pratama di Le Mans kali ini benar-benar mencuri perhatian, bukan hanya karena kecepatannya, melainkan karena kematangan strateginya. Sepanjang sesi Moto3 Prancis 2026, Veda tampil sangat tenang dan tidak terbawa arus agresivitas rider lain. Ia tampak sangat selektif dalam melakukan time attack, sebuah pendekatan yang dianggap sangat cerdas bagi seorang pembalap berstatus rookie.

Pencapaian Veda di posisi P9 ini bahkan memancing komentar tak terduga dari rival. Manajer tim Liqui Moly Husqvarna Intact GP, tim yang menaungi rider papan atas David Munos, secara terang-terangan memberikan pujian sekaligus peringatan kepada tim-tim lain di paddock. Menurut mereka, gaya balap Veda di Le Mans menunjukkan tingkat kecerdasan membaca sesi yang berada di atas rata-rata pembalap seusianya.

Baca Juga: Jelang Kualifikasi MotoGP Prancis 2026, Marc Marquez Ancam Aprilia dan Bezzecchi usai Tes Jerez, Ducati Mulai Bangkit

Kecerdasan Veda yang "Mengerikan"

Sirkuit Bugatti dikenal memiliki karakter yang sulit diprediksi dengan perubahan temperatur aspal yang cepat. Di tengah kondisi tersebut, banyak pembalap yang memaksakan diri sejak menit awal dan berisiko mengalami kecelakaan. Namun, Veda justru melakukan hal sebaliknya. Ia membangun ritme secara perlahan namun konsisten.

"Banyak orang mungkin hanya melihat hasil akhirnya P9, tetapi kami melihat cara dia membangun sesi. Ia tidak terlalu sering keluar pit, tidak agresif mengejar slipstream, bahkan sengaja membiarkan rider lain lewat. Namun, catatan waktunya terus stabil," ungkap salah satu petinggi tim Intact GP. Kemampuan Veda untuk tidak mencolok namun tetap berada di posisi aman dianggap sebagai permainan psikologis yang matang.

Komentar ini langsung membuat heboh media di paddock Le Mans. Pasalnya, pengakuan atas kecerdasan Veda datang langsung dari kubu lawan. Hal ini membuktikan bahwa Veda Ega Pratama kini bukan lagi sekadar pembalap Asia yang mengandalkan bakat mentah, melainkan sudah naik level menjadi pembalap yang mampu mengontrol jalannya akhir pekan balapan dengan strategi yang terukur.

Baca Juga: Hasil Sprint Race MotoGP Spanyol 2026: Marc Marquez Juara, Francesco Bagnaia Podium 2 dan Klasemen MotoGP Memanas

Persiapan Matang Honda Team Asia

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, turut mengamini bahwa Le Mans adalah tantangan besar. Layout trek yang unik dengan zona pengereman berat membutuhkan tingkat presisi tinggi. Aoyama menyebut bahwa timnya baru saja menemukan poin-poin positif dalam sesi uji coba sebelumnya di Jerez yang kini dibawa ke Prancis.

"Tujuan kami adalah untuk lebih kompetitif dan bertarung lebih dekat ke depan. Veda telah menunjukkan peningkatan selangkah demi selangkah. Mentalnya lebih kuat dan ritme balapnya makin matang," ujar Aoyama. Keberhasilan lolos ke Q2 ini menjadi modal berharga bagi Veda untuk mengincar posisi start di baris depan pada race utama nanti.

Misi Balas Dendam Rival Asal Argentina

Di sisi lain, atmosfer Moto3 Prancis 2026 semakin panas dengan misi balas dendam dari rival terdekat Veda, Marco Morelli. Pembalap asal Argentina yang membela CFMOTO Aspar Team tersebut kini hanya unggul tipis atas Veda di klasemen sementara. Morelli yang memiliki kenangan manis di Le Mans sejak ajang Red Bull Rookies Cup, bertekad menggondol podium yang sempat meleset di seri sebelumnya.

Baca Juga: Jadwal Lengkap MotoGP 2026 Resmi Beredar, MotoGP Indonesia Digelar Oktober, Marc Marquez dan Toprak Razgatlioglu Jadi Sorotan

Duel antara Veda dan Morelli diprediksi akan menjadi bumbu utama dalam balapan besok. Keduanya memiliki gaya balap yang kontras; Morelli yang agresif melawan Veda yang tenang dan mengandalkan racing line bersih. Dengan performa Veda yang terus meroket sejak seri Spanyol, publik tanah air kini menaruh harapan besar agar lagu Indonesia Raya bisa berkumandang di podium tertinggi Le Mans.

Editor : Vicky Permana Saputra
#Moto3 Prancis 2026 #Sirkuit Le Mans #David Munos #Honda Team Asia #veda ega pratama