RADAR BLITAR - Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama kembali mencuri perhatian dunia balap internasional usai tampil impresif pada ajang Moto3 Le Mans Prancis 2026. Dalam kondisi trek hujan yang sangat licin, Veda Ega Pratama sukses menunjukkan mental kuat dan kemampuan luar biasa hingga berhasil finis di posisi keempat.
Penampilan Veda di Sirkuit Le Mans menjadi sorotan karena dirinya harus menghadapi balapan dengan kondisi lintasan yang sulit. Pembalap Indonesia itu memulai race dari posisi keenam di starting grid. Namun hujan yang mengguyur lintasan sejak awal balapan membuat persaingan berlangsung sangat ketat dan penuh risiko.
Meski sempat kehilangan posisi hingga turun ke urutan 12 pada lap-lap awal, Veda Ega Pratama mampu bangkit secara perlahan. Dengan strategi balapan yang tenang dan penuh perhitungan, pembalap muda Tanah Air itu berhasil kembali merangsek ke barisan depan hingga akhirnya finis di posisi keempat.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Veda musim ini. Tambahan poin besar dari Moto3 Le Mans 2026 membuatnya kini naik ke posisi lima klasemen sementara dengan total 50 poin.
Trek Basah Jadi Tantangan Berat
Balapan Moto3 Le Mans kali ini memang berlangsung dalam kondisi yang sangat menantang. Trek yang basah akibat hujan membuat banyak pembalap kesulitan menjaga keseimbangan motor.
Sejak awal lomba, Veda terlihat berhati-hati saat memasuki tikungan demi tikungan. Fokus utama pembalap Indonesia itu adalah menjaga motor tetap stabil agar tidak kehilangan kendali di lintasan licin.
Namun kondisi sulit tersebut membuat Veda sempat tercecer dari posisi keenam ke posisi 12. Beberapa pembalap lain terlihat tampil agresif di awal balapan, tetapi banyak yang akhirnya mengalami kecelakaan akibat kehilangan grip ban.
Di tengah situasi tersebut, Veda memilih tampil lebih sabar. Strategi itu terbukti efektif karena dirinya mampu terus bertahan di lintasan saat sejumlah rival di depannya justru terjatuh.
Perlahan Bangkit hingga Masuk Empat Besar
Memasuki lap-lap pertengahan, Veda Ega Pratama mulai menunjukkan performa terbaiknya. Ia perlahan memperbaiki posisi dengan memanfaatkan kesalahan para rival.
Keputusan untuk menjaga ritme dan tidak memaksakan diri di awal balapan menjadi kunci keberhasilan pembalap Indonesia tersebut. Sedikit demi sedikit, Veda berhasil kembali ke posisi enam seperti saat start.
Ketika balapan memasuki lap terakhir, Veda bahkan sukses merangsek ke posisi keempat setelah beberapa pembalap di depannya gagal mempertahankan motor di trek basah.
Meski jarak dengan posisi tiga besar masih terpaut sekitar dua detik, hasil finis keempat tetap dianggap luar biasa. Apalagi Veda sempat tercecer cukup jauh pada awal race.
Kemampuan menjaga konsentrasi di tengah tekanan dan kondisi lintasan yang sulit menjadi bukti kematangan pembalap muda Indonesia itu di level internasional.
Naik ke Lima Besar Klasemen Moto3 2026
Tambahan poin dari Moto3 Le Mans membuat posisi Veda Ega Pratama di klasemen sementara semakin membaik. Kini dirinya berada di peringkat lima dengan koleksi 50 poin.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu hasil terbaik pembalap Indonesia di ajang Moto3 dalam beberapa musim terakhir. Banyak penggemar motorsport Tanah Air mulai optimistis Veda bisa menjadi calon pembalap masa depan Indonesia di Moto2 bahkan MotoGP.
Performa konsisten yang ditunjukkan sepanjang musim membuat nama Veda semakin diperhitungkan di paddock Moto3. Tidak hanya cepat, ia juga dinilai memiliki kemampuan membaca balapan dengan sangat baik.
Selain Veda, pembalap Malaysia Hakim Danish juga berhasil finis di zona 10 besar setelah menghadapi tantangan serupa di trek licin Le Mans.
Harapan Besar untuk Masa Depan
Keberhasilan Veda Ega Pratama finis keempat di Moto3 Le Mans 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi pecinta balap Indonesia. Banyak yang berharap pencapaian ini bisa menjadi langkah awal menuju prestasi lebih besar di masa depan.
Dengan usia yang masih muda, peluang Veda untuk berkembang di level dunia masih sangat terbuka. Konsistensi dan mental bertanding yang kuat menjadi modal penting bagi dirinya untuk bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik dunia.
Kini perhatian publik tertuju pada seri-seri berikutnya. Penggemar MotoGP Indonesia berharap Veda mampu mempertahankan performa impresifnya dan segera meraih podium pertama di Moto3 musim 2026.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina