Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Megawati Hangestri Menggila Lawan GS Caltex, Duel Panas Kontra Gyselle Silva Berakhir Dramatis untuk Red Sparks

Ingge Nayla Ayu Karina • Rabu, 13 Mei 2026 | 10:45 WIB
Megawati Hangestri tampil menggila saat Red Sparks menang dramatis atas GS Caltex dalam duel panas kontra Gyselle Silva.
Megawati Hangestri tampil menggila saat Red Sparks menang dramatis atas GS Caltex dalam duel panas kontra Gyselle Silva.gemini ai

 

RADAR BLITAR - Penampilan luar biasa Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan dalam lanjutan Liga Voli Korea. Bintang voli putri Indonesia itu tampil ganas saat membawa Daejeon JungKwanJang Red Sparks menundukkan GS Caltex dalam laga dramatis lima set yang berlangsung sengit sejak awal pertandingan.

Baca Juga: Smash Keras Megawati Hangestri Bikin Pemain Red Sparks Melongo, Tanacha Frustrasi Gagal Bendung Serangan Mega

Duel Megawati Hangestri kontra Gyselle Silva langsung mencuri perhatian publik voli Korea Selatan. Pertandingan yang berlangsung pada 10 Januari 2025 tersebut mempertemukan dua mesin poin paling mematikan di V-League Korea musim ini.

 

Megawati Hangestri tampil sebagai motor serangan Red Sparks, sementara GS Caltex mengandalkan Gyselle Silva yang dikenal sebagai ratu spiker Liga Voli Korea. Atmosfer panas sudah terasa bahkan sebelum pertandingan dimulai karena kedua pemain sedang berada dalam performa terbaiknya.

 

Silva sendiri dikenal sebagai opposite berbahaya yang tiga musim beruntun menjadi top skor liga dengan catatan lebih dari 1.000 poin setiap musim. Sementara Mega datang dengan status MVP putaran kedua setelah tampil konsisten bersama Red Sparks.

 

Duel Sengit Megawati dan Silva Sejak Set Pertama

 

Pertandingan langsung berjalan panas sejak set pertama. Pelatih Ko Hee-jin menerapkan strategi agresif dengan memasang blok rapat untuk meredam serangan Silva.

 

Strategi tersebut sempat berhasil. Dua serangan awal Silva mampu dibendung oleh duet Bukilic dan Jung Ho-young. Namun GS Caltex perlahan bangkit setelah Silva menemukan ritme permainannya.

 

Spike keras Silva membuat GS Caltex berbalik unggul 5-4 setelah sempat tertinggal. Tidak tinggal diam, Red Sparks langsung merespons melalui kombinasi serangan Megawati dan Bukilic.

 

Jual beli serangan terus terjadi sepanjang set pertama. Silva kembali menunjukkan kualitasnya sebagai predator poin dengan membawa GS Caltex unggul 9-6.

 

Situasi itu membuat Ko Hee-jin mengambil time out penting. Keputusan tersebut menjadi titik balik permainan Red Sparks. Blok pertahanan mulai solid dan Mega perlahan mengambil alih permainan.

 

Spike keras Megawati berkali-kali membuat lini belakang GS Caltex kewalahan. Red Sparks bahkan sempat mencetak enam poin beruntun untuk membalikkan keadaan.

 

Meski GS Caltex berhasil menyamakan skor menjadi 23-23, Red Sparks tampil lebih tenang di poin-poin kritis. Set pertama akhirnya ditutup dengan kemenangan tipis 25-23 untuk tim tamu.

 

GS Caltex Bangkit, Mega Tetap Jadi Ancaman

 

Memasuki set kedua, pertandingan semakin ketat. GS Caltex sempat tertinggal 0-4 akibat sejumlah kesalahan sendiri.

 

Namun lagi-lagi Silva menjadi penyelamat tim tuan rumah. Opposite asal Kuba itu perlahan memangkas ketertinggalan melalui spike-spike keras yang sulit dibendung.

 

Di sisi lain, Megawati Hangestri tetap tampil tajam. Ia mencetak dua poin penting beruntun yang membuat Red Sparks menjaga momentum permainan.

 

Puncak tensi pertandingan terjadi ketika Mega dan Silva terlibat duel terbuka. Kedua pemain saling membalas spike keras dan menunjukkan kualitas kelas dunia.

 

Red Sparks sebenarnya sempat unggul cukup jauh berkat blok apik Park Eun-jin. Akan tetapi GS Caltex berhasil bangkit di akhir set dan membalikkan keadaan untuk merebut kemenangan set kedua.

 

Skor pertandingan pun berubah menjadi imbang 1-1.

 

Megawati Jadi Penentu Kemenangan Dramatis

 

Pada set ketiga, Red Sparks tampil jauh lebih agresif. Megawati menjadi pusat permainan dengan rentetan spike keras yang gagal dihentikan lawan.

Baca Juga: Megawati Hangestri Hyundai Hill State Bikin Malaysia Panas, Transfer ke Liga Korea 2026 Makin Dekat Usai Gemilang di Proliga!

Bukilic, Jung Ho-young, dan Park Eun-jin juga tampil solid membantu Mega mengontrol jalannya pertandingan. Red Sparks akhirnya merebut set ketiga dengan skor 25-22.

 

Namun GS Caltex tidak menyerah begitu saja. Bermain di hadapan pendukung sendiri, mereka bangkit pada set keempat dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan setelah menang 25-20.

 

Drama sesungguhnya terjadi pada set kelima. Red Sparks sempat tertinggal 2-5 akibat koordinasi permainan yang belum stabil.

 

Di tengah tekanan tersebut, Megawati Hangestri muncul sebagai pembeda. Spike kerasnya membakar semangat tim hingga Red Sparks perlahan mampu mengejar ketertinggalan.

 

Pertandingan berlangsung semakin panas saat Mega melakukan protes terhadap keputusan wasit pada skor 11-13. Challenge yang diajukan Ko Hee-jin akhirnya berhasil dan poin diberikan kepada Red Sparks.

 

Meski sempat melakukan service error pada momen krusial, Mega langsung bangkit. Ia menutup pertandingan dengan spike keras yang menembus double block lawan sekaligus memastikan kemenangan dramatis Red Sparks.

 

Kemenangan ini memperpanjang tren positif Red Sparks menjadi delapan kemenangan beruntun di Liga Voli Korea.

 

Megawati Hangestri tampil luar biasa dengan mencetak 33 poin dan menjadi penentu kemenangan tim. Sementara Gyselle Silva sebenarnya tampil lebih ganas dengan torehan 49 poin, namun minimnya kontribusi pemain lain membuat GS Caltex gagal mengamankan kemenangan.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#GS Caltex #Megawati Hangestri #Gyselle Silva #Liga Voli Korea #Red Spark