Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Rookie Moto3 Terbaik Jadi Sorotan, Veda Ega Pratama hingga Brian Uriarte Panaskan Persaingan

Muhammad Rusdian Nuzula • Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB
Rookie Moto3 terbaik seperti Veda Ega Pratama dan Brian Uriarte bikin persaingan makin panas. (PINTEREST)
Rookie Moto3 terbaik seperti Veda Ega Pratama dan Brian Uriarte bikin persaingan makin panas. (PINTEREST)

BLITAR KAWENTAR - Persaingan rookie Moto3 terbaik musim ini menjadi salah satu pembahasan paling menarik di dunia balap motor internasional. Kelas Moto3 yang dikenal brutal dan penuh duel ketat kembali melahirkan generasi muda berbakat yang langsung tampil mengejutkan sejak seri awal kejuaraan dunia dimulai.

Nama-nama seperti Veda Ega Pratama, Brian Uriarte, dan Rico Salmela menjadi sorotan karena performa impresif mereka sebagai debutan. Ketiganya tidak hanya bersaing di klasemen rookie, tetapi juga mulai mengganggu dominasi pembalap senior di papan atas Moto3.

Persaingan rookie Moto3 terbaik semakin menarik karena musim ini diwarnai banyak perubahan komposisi pembalap. Sejumlah rider senior naik ke Moto2 sehingga membuka peluang besar bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di level tertinggi.

Baca Juga: Toyota Foxy 2026 Siap Jadi MPV Premium Masa Depan, Hybrid Canggih, Kabin Mewah dan Fitur Super Lengkap

Veda Ega Pratama Jadi Sensasi Asia

Nama Veda Ega Pratama menjadi pembicaraan besar setelah tampil konsisten bersama Honda Team Asia. Pembalap asal Gunungkidul tersebut berhasil mencuri perhatian publik internasional berkat gaya balap tenang dan kemampuan membaca situasi balapan yang sangat matang untuk ukuran rookie.

Sebelum tampil di Moto3, Veda dikenal sebagai juara Asia Talent Cup. Prestasinya di ajang tersebut membuat dirinya mendapat kesempatan tampil di Red Bull Rookies Cup sebelum akhirnya promosi ke kejuaraan dunia.

Keunggulan utama Veda ada pada teknik pengereman terlambat atau late braking. Ia mampu masuk tikungan dengan sangat agresif tanpa kehilangan stabilitas motor. Kemampuan itu membuatnya sering melakukan overtake penting di lap-lap akhir balapan.

Selain itu, Veda juga dikenal memiliki manajemen ban yang baik. Dalam balapan Moto3 yang terkenal rapat dan penuh slipstream, kemampuan menjaga performa ban menjadi salah satu faktor penting untuk bertahan di grup depan.

Pada beberapa seri awal musim, Veda tampil stabil dengan rutin finis di zona poin. Podium di Brasil menjadi salah satu pencapaian terbesar pembalap Indonesia tersebut. Hasil itu sekaligus mempertegas statusnya sebagai rookie Moto3 terbaik dari Asia saat ini.

Brian Uriarte Tampil Agresif

Di sisi lain, Brian Uriarte menunjukkan karakter berbeda. Pembalap muda Spanyol tersebut dikenal agresif dan sangat cepat saat sesi kualifikasi.

Didukung tim Red Bull KTM Ajo, Uriarte memiliki paket motor kompetitif yang membuatnya sering tampil di barisan depan. Ia juga dikenal memiliki kemampuan start yang sangat baik sehingga kerap langsung memimpin rombongan sejak lap pertama.

Uriarte merupakan lulusan Red Bull Rookies Cup yang sukses meraih gelar juara sebelum naik ke Moto3. Pengalamannya di ajang junior membuat adaptasinya berjalan cepat meski persaingan di Moto3 jauh lebih ketat.

Namun, gaya balap agresif Uriarte juga memiliki kelemahan. Dalam beberapa balapan, performanya menurun di lap akhir akibat ban belakang mulai kehilangan grip. Meski begitu, kecepatannya tetap membuat dirinya menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar rookie terbaik.

Pada seri Catalunya, Uriarte tampil sangat kuat di depan publik sendiri. Ia sempat memimpin balapan dan bertarung di grup terdepan sebelum akhirnya finis di posisi yang lebih baik dibanding Veda.

Rico Salmela Jadi Ancaman Diam-Diam

Baca Juga: Toyota Foxy 2026 Siap Jadi MPV Premium Masa Depan, Hybrid Canggih, Kabin Mewah dan Fitur Super Lengkap

Sementara itu, Rico Salmela hadir sebagai pembalap dengan pendekatan berbeda. Rider asal Finlandia tersebut tidak terlalu banyak disorot media, tetapi performanya cukup konsisten sepanjang musim.

Salmela dikenal memiliki gaya balap rapi dan minim kesalahan. Ia jarang melakukan manuver berisiko tinggi, tetapi selalu mampu menjaga ritme balapan hingga garis finis.

Kemampuan terbaik Salmela terlihat ketika balapan berlangsung dalam kondisi cuaca sulit. Ia sangat kuat di lintasan basah dan mampu menjaga traksi motor dengan baik dibanding rival-rivalnya.

Konsistensi menjadi modal terbesar pembalap Red Bull KTM Tech3 tersebut. Meski belum sesering Veda atau Uriarte tampil di depan kamera televisi, Salmela tetap mampu mengumpulkan poin penting di setiap seri.

Persaingan Rookie Moto3 Semakin Panas

Persaingan rookie Moto3 terbaik diprediksi masih akan berlangsung ketat hingga akhir musim. Veda Ega Pratama untuk sementara unggul dalam perolehan poin, tetapi Brian Uriarte dan Rico Salmela masih memiliki peluang besar mengejar ketertinggalan.

Ketiga pembalap muda tersebut juga dianggap sebagai calon bintang masa depan MotoGP. Mereka membawa karakter balap berbeda yang membuat setiap seri Moto3 semakin sulit diprediksi.

Kehadiran Veda memberi warna baru bagi dunia balap Asia, sementara Uriarte memperlihatkan kekuatan sekolah balap Spanyol. Di sisi lain, Salmela membuktikan pembalap dari kawasan Skandinavia juga mampu bersaing di level tertinggi.

Musim Moto3 kali ini pun menjadi bukti bahwa regenerasi pembalap muda berjalan sangat cepat. Para rookie tidak lagi datang hanya untuk belajar, melainkan langsung bertarung memperebutkan posisi depan sejak balapan pertama.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#rookie moto3 terbaik #Rico Salmela #moto3 #veda ega pratama #Brian Uriarte