Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Veda Ega Pratama Gagal Lolos Langsung Q2 Moto3 Catalunya 2026, Time Attack Hancur Gara-Gara Traffic Tikungan 12

Divka Vance Yandriana • Senin, 18 Mei 2026 | 20:09 WIB
Veda Ega Pratama gagal lolos langsung Q2 Moto3 Catalunya 2026 usai time attack hancur akibat traffic di tikungan 12.
Veda Ega Pratama gagal lolos langsung Q2 Moto3 Catalunya 2026 usai time attack hancur akibat traffic di tikungan 12.

JAKARTA - Veda Ega Pratama harus menerima hasil kurang ideal pada sesi practice Moto3 Catalunya 2026 setelah gagal menembus 14 besar dan dipastikan harus memulai perjuangannya dari Q1. Namun kegagalan rider muda Indonesia tersebut ternyata bukan karena kehilangan pace ataupun masalah motor.

Insiden krusial justru terjadi di menit-menit terakhir sesi latihan saat Veda Ega Pratama sedang menjalani time attack dengan peluang besar masuk zona aman Q2. Situasi di tikungan 12 Sirkuit Catalunya membuat flying lap milik pembalap Honda Team Asia itu hancur seketika.

Pada lima menit terakhir practice, tensi di paddock Moto3 mulai meningkat. Seluruh pembalap keluar dengan ban baru demi mencatat waktu terbaik sebelum sesi berakhir. Veda juga melakukan strategi serupa dan langsung tampil agresif sejak sektor pertama.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Bikin Geger Eropa, Pembalap Indonesia Ini Rebut Sorotan Moto3 dan Guncang Dominasi Spanyol

Data waktu menunjukkan rider asal Indonesia tersebut sempat mencatat sektor merah pada dua sektor awal. Artinya, catatan waktunya berada di jalur sangat kompetitif dan berpotensi membawa dirinya masuk 10 besar.

Momentum Veda Hancur di Tikungan 12

Masalah muncul ketika Veda memasuki sektor terakhir, tepatnya di area tikungan 12 Catalunya. Tikungan tersebut dikenal sangat teknis karena menjadi penentu kecepatan menuju chicane terakhir dan trek lurus utama.

Dalam situasi itu, Veda mendapati sekelompok pembalap melambat di racing line. Para rider disebut sedang memainkan strategi towing atau mencari slipstream untuk mendapatkan keuntungan aerodinamika.

Baca Juga: Pembalap Indonesia Mendunia, Veda Ega Pratama hingga Mario Suryo Aji Jadi Sorotan

Akibat banyaknya motor yang berjalan lambat di jalur balap, Veda terpaksa mengurangi kecepatan demi menghindari kontak fisik. Momentum flying lap miliknya langsung hilang.

Di kelas Moto3 yang terkenal sangat rapat, kehilangan sedikit kecepatan di sektor terakhir bisa membuat pembalap kehilangan beberapa posisi sekaligus.

Situasi inilah yang akhirnya membuat Veda gagal memperbaiki catatan waktunya pada percobaan terakhir.

Baca Juga: Motor Listrik Celis IMX Diklaim Tembus 60 Km, Benarkah? Ini Hasil Review dan Tes Jarak Tempuhnya

Selisih Tipis dengan Zona Q2

Berdasarkan data hasil practice Moto3 Catalunya 2026, Hakim Danish tampil sebagai pembalap tercepat dengan waktu 1 menit 46,943 detik.

Sementara itu, Veda Ega Pratama berada di posisi ke-19 dengan catatan terbaik 1 menit 48,136 detik. Secara keseluruhan, selisihnya memang terlihat cukup jauh dari posisi teratas.

Namun jika dibandingkan dengan Joel Celso yang berada di batas akhir zona lolos Q2, jaraknya sebenarnya sangat tipis. Banyak pengamat menilai Veda hanya kehilangan sekitar 0,3 hingga 0,5 detik akibat traffic di tikungan 12.

Jika insiden tersebut tidak terjadi, peluang pembalap Indonesia itu untuk lolos otomatis ke Q2 sebenarnya terbuka sangat lebar.

Kecepatan Veda Dinilai Tetap Kompetitif

Meski harus memulai dari Q1, performa Veda tetap dianggap positif. Kecepatan murni yang ditunjukkan sepanjang practice membuktikan bahwa rider Honda Team Asia itu mampu bersaing dengan grup depan Moto3.

Banyak analis paddock bahkan menilai Veda memiliki race pace yang cukup menjanjikan untuk balapan utama di Catalunya.

Situasi seperti ini juga bukan hal baru di Moto3. Persaingan slipstream dan permainan towing memang sering memunculkan kekacauan di sesi time attack.

Strategi pembalap mencari angin dari rider lain kerap membuat jalur balap menumpuk, terutama di sektor terakhir. Karena itu, posisi dan timing keluar pit lane menjadi sangat menentukan.

Peluang Bangkit Lewat Q1

Meski gagal lolos langsung ke Q2, peluang Veda Ega Pratama belum sepenuhnya tertutup. Sejumlah pembalap bahkan pernah tampil lebih kuat setelah melewati Q1 karena sudah lebih memahami kondisi lintasan.

Dengan karakter agresif dan kemampuan overtaking yang dimilikinya, Veda masih berpotensi membuat kejutan pada sesi kualifikasi maupun race utama.

Apalagi, pembalap muda Indonesia tersebut beberapa kali menunjukkan kemampuan bangkit dari posisi sulit sepanjang musim Moto3 2026.

Kini perhatian publik Tanah Air tertuju pada bagaimana strategi Honda Team Asia mengantisipasi traffic dan kepadatan lintasan pada sesi berikutnya.

Jika mampu mendapatkan clean lap tanpa gangguan, Veda diyakini masih bisa bersaing memperebutkan posisi start yang lebih kompetitif di Catalunya.

Race Moto3 Catalunya 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung Minggu sore WIB dan diprediksi kembali menyajikan persaingan sengit di grup tengah maupun barisan depan.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Veda Ega Pratam #Moto3 Catalunya 2026 #Moto 3