JAKARTA - Veda Ega Pratama kembali menunjukkan performa impresif di ajang Moto3 musim 2026. Pembalap muda Indonesia itu sukses finis di posisi keenam pada race Moto3 Jerez 2026 di Spanyol meski harus memulai balapan dari starting grid ke-17.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Veda Ega Pratama yang terus tampil kompetitif di musim debutnya di kelas Moto3. Start dari barisan belakang tidak membuat rider Indonesia itu kehilangan kepercayaan diri. Justru sejak lap awal, Veda langsung tampil agresif dan perlahan merangsek ke rombongan depan.
Pada awal balapan, Maximo Quiles langsung memimpin jalannya race. Sementara itu, Veda Ega Pratama berhasil melakukan start cukup baik hingga naik ke posisi ke-12 hanya beberapa saat setelah lampu start padam.
Baca Juga: Suzuki Karimun Irit Masih Jadi Buruan, City Car Legendaris Ini Ternyata Belum Kehilangan Pesona
Performa pembalap Indonesia tersebut terus meningkat sepanjang balapan. Veda bahkan sempat menembus posisi ke-10 dan terlibat persaingan ketat dengan sejumlah rider papan tengah Moto3.
Veda Ega Pratama Tampil Konsisten
Persaingan di Moto3 Jerez 2026 berlangsung sengit sejak awal race. Posisi tiga besar terus berubah diisi oleh pembalap-pembalap unggulan seperti David Munoz, Adrian Fernandez, serta Alvaro Carpe.
Di tengah ketatnya persaingan, Veda Ega Pratama tetap mampu menjaga ritme balapan. Pembalap Indonesia itu beberapa kali terlibat duel dengan rider lain di grup tengah hingga akhirnya berhasil memperbaiki posisi secara perlahan.
Sementara pembalap Malaysia, Hakim Danish sempat berada di posisi kedelapan pada awal balapan. Namun seiring berlangsungnya race, Hakim Danish turun ke posisi ke-14.
Veda Ega Pratama justru tampil semakin stabil. Ia berhasil menjaga pace dan memanfaatkan celah overtake dengan baik untuk terus mendekati rombongan depan.
Finis Keenam Jadi Modal Penting
Menjelang akhir balapan, Veda Ega Pratama berhasil mengamankan posisi keenam. Hasil tersebut terasa spesial karena ia memulai race dari posisi ke-17.
Baca Juga: Top Speed Moto3 Bikin Kaget, Motor 250cc Ini Ternyata Bisa Tembus Kecepatan Fantastis
Pencapaian itu sekaligus menunjukkan kualitas Veda sebagai salah satu rookie paling menjanjikan di Moto3 2026. Kemampuan melakukan comeback dari barisan belakang menjadi bukti perkembangan pesat pembalap muda Indonesia tersebut.
Finis di posisi keenam juga membuat Veda Ega Pratama kini mengoleksi total 37 poin di klasemen sementara Moto3 2026. Raihan itu menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya sepanjang musim.
Penggemar Moto3 Indonesia pun mulai optimistis melihat peluang Veda Ega Pratama bersaing lebih konsisten di papan atas. Apalagi performanya terus menunjukkan peningkatan dari satu race ke race lainnya.
Peluang Podium Masih Terbuka
Musim 2026 menjadi tahun penting bagi Veda Ega Pratama karena menjadi musim debutnya di kelas Moto3. Meski berstatus rookie, pembalap Indonesia itu mampu bersaing dengan rider-rider yang lebih berpengalaman.
Keberhasilan finis di posisi keenam pada Moto3 Jerez 2026 menjadi sinyal bahwa peluang meraih podium masih sangat terbuka. Jika mampu menjaga konsistensi performa dan memperbaiki hasil kualifikasi, bukan tidak mungkin Veda dapat bersaing di grup terdepan pada race berikutnya.
Publik Indonesia kini menantikan aksi Veda Ega Pratama di seri Moto3 selanjutnya. Dengan perkembangan performa yang terus meningkat, rider muda Tanah Air itu dinilai memiliki masa depan cerah di ajang balap motor dunia.
- Veda Ega Pratama kembali menunjukkan performa impresif di ajang Moto3 musim 2026. Pembalap muda Indonesia itu sukses finis di posisi keenam pada race Moto3 Jerez 2026 di Spanyol meski harus memulai balapan dari starting grid ke-17.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Veda Ega Pratama yang terus tampil kompetitif di musim debutnya di kelas Moto3. Start dari barisan belakang tidak membuat rider Indonesia itu kehilangan kepercayaan diri. Justru sejak lap awal, Veda langsung tampil agresif dan perlahan merangsek ke rombongan depan.
Pada awal balapan, Maximo Quiles langsung memimpin jalannya race. Sementara itu, Veda Ega Pratama berhasil melakukan start cukup baik hingga naik ke posisi ke-12 hanya beberapa saat setelah lampu start padam.
Performa pembalap Indonesia tersebut terus meningkat sepanjang balapan. Veda bahkan sempat menembus posisi ke-10 dan terlibat persaingan ketat dengan sejumlah rider papan tengah Moto3.
Veda Ega Pratama Tampil Konsisten
Persaingan di Moto3 Jerez 2026 berlangsung sengit sejak awal race. Posisi tiga besar terus berubah diisi oleh pembalap-pembalap unggulan seperti David Munoz, Adrian Fernandez, serta Alvaro Carpe.
Di tengah ketatnya persaingan, Veda Ega Pratama tetap mampu menjaga ritme balapan. Pembalap Indonesia itu beberapa kali terlibat duel dengan rider lain di grup tengah hingga akhirnya berhasil memperbaiki posisi secara perlahan.
Sementara pembalap Malaysia, Hakim Danish sempat berada di posisi kedelapan pada awal balapan. Namun seiring berlangsungnya race, Hakim Danish turun ke posisi ke-14.
Veda Ega Pratama justru tampil semakin stabil. Ia berhasil menjaga pace dan memanfaatkan celah overtake dengan baik untuk terus mendekati rombongan depan.
Finis Keenam Jadi Modal Penting
Menjelang akhir balapan, Veda Ega Pratama berhasil mengamankan posisi keenam. Hasil tersebut terasa spesial karena ia memulai race dari posisi ke-17.
Pencapaian itu sekaligus menunjukkan kualitas Veda sebagai salah satu rookie paling menjanjikan di Moto3 2026. Kemampuan melakukan comeback dari barisan belakang menjadi bukti perkembangan pesat pembalap muda Indonesia tersebut.
Finis di posisi keenam juga membuat Veda Ega Pratama kini mengoleksi total 37 poin di klasemen sementara Moto3 2026. Raihan itu menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya sepanjang musim.
Penggemar Moto3 Indonesia pun mulai optimistis melihat peluang Veda Ega Pratama bersaing lebih konsisten di papan atas. Apalagi performanya terus menunjukkan peningkatan dari satu race ke race lainnya.
Peluang Podium Masih Terbuka
Musim 2026 menjadi tahun penting bagi Veda Ega Pratama karena menjadi musim debutnya di kelas Moto3. Meski berstatus rookie, pembalap Indonesia itu mampu bersaing dengan rider-rider yang lebih berpengalaman.
Keberhasilan finis di posisi keenam pada Moto3 Jerez 2026 menjadi sinyal bahwa peluang meraih podium masih sangat terbuka. Jika mampu menjaga konsistensi performa dan memperbaiki hasil kualifikasi, bukan tidak mungkin Veda dapat bersaing di grup terdepan pada race berikutnya.
Publik Indonesia kini menantikan aksi Veda Ega Pratama di seri Moto3 selanjutnya. Dengan perkembangan performa yang terus meningkat, rider muda Tanah Air itu dinilai memiliki masa depan cerah di ajang balap motor dunia.
Editor : Divka Vance Yandriana