Moto3 Catalunya 2026: Feda Ega Pratama dari Start P20 ke P8, Drama Comeback Gila dan Blunder Hakim Danish di Tikungan 10 Bikin Heboh Dunia Balap

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB
Moto3 Catalunya 2026 penuh drama: Feda Ega Pratama comeback dari P20, Hakim Danish blunder di Tikungan 10, duel panas bikin heboh.
Moto3 Catalunya 2026 penuh drama: Feda Ega Pratama comeback dari P20, Hakim Danish blunder di Tikungan 10, duel panas bikin heboh.

 

RADAR TULUNGAGUNG- Moto3 Catalunya 2026 menjadi salah satu balapan paling dramatis musim ini setelah menghadirkan pertarungan sengit antara Feda Ega Pratama dan Hakim Danish di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol. Ajang Moto3 Catalunya 2026 ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga duel mental yang menentukan hasil akhir balapan.

Sejak awal Moto3 Catalunya 2026, Feda Ega Pratama sudah menghadapi situasi sulit. Pembalap muda Indonesia itu harus memulai balapan dari posisi ke-20 akibat masalah grip ban depan yang membuatnya kesulitan tampil kompetitif sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi.

Di sisi lain, Moto3 Catalunya 2026 juga menampilkan dominasi awal dari Hakim Danish asal Malaysia yang tampil lebih stabil dan sempat masuk dalam kandidat podium. Namun, balapan justru berubah total ketika strategi, tekanan, dan kesalahan kecil mulai memainkan peran besar di lintasan.

Start Sulit dan Tekanan Mental di Grid Belakang

Feda Ega Pratama mengawali akhir pekan dengan kondisi tidak ideal. Masalah front grip pada motornya membuat kepercayaan diri sempat turun drastis. Tim Honda Asia bahkan harus bekerja keras mencari setelan terbaik menjelang balapan utama.

Start dari grid ke-20 membuat Feda berada dalam posisi rawan di tengah kepadatan Moto3 yang dikenal agresif. Risiko tabrakan di lap awal menjadi ancaman nyata, namun justru dari situ titik balik performanya dimulai.

 

Comeback Gila: 12 Overtake dan Strategi Cerdas

Begitu lampu start padam, Feda langsung menunjukkan reaksi luar biasa. Ia mengambil jalur luar di tikungan pertama dan sukses melewati beberapa pembalap sekaligus. Dalam beberapa lap awal, ia sudah naik belasan posisi.

Aksi agresif namun terukur membuatnya mampu menembus grup tengah dan bertahan di posisi P9 menjelang pertengahan balapan. Strategi tire management yang matang membuat ban depannya tetap terjaga hingga akhir race.

Feda tidak memaksakan diri di awal, melainkan menunggu momen tepat untuk menyerang. Keputusan ini terbukti krusial ketika banyak pembalap lain mulai kehilangan grip di fase akhir lomba.

Blunder Hakim Danish di Tikungan 10 dan Akhir Dramatis

Sementara itu, Hakim Danish yang sempat nyaman di posisi tiga besar justru mengalami tekanan hebat menjelang akhir balapan. Persaingan ketat membuatnya melakukan kesalahan fatal di Tikungan 10.

Dalam upaya late braking untuk mempertahankan posisi podium, motornya melebar dan kehilangan racing line. Kesalahan overpush tersebut langsung dimanfaatkan para rival yang melesat tanpa ampun, membuat peluang podium hilang seketika.

Insiden ini mengubah peta persaingan dan membuka peluang bagi Feda untuk melakukan serangan terakhir di lap penutup.

Finish Tipis dan Duel Hingga Garis Akhir

Pada lap terakhir, Feda berhasil mendekati rombongan depan dan menutup balapan di posisi ke-8. Ia hanya terpaut 0,361 detik dari Hakim Danish yang finis di P7, menciptakan duel jarak super tipis di garis finis.

Meski tidak naik podium, performa Feda dianggap salah satu yang paling impresif karena berhasil melakukan comeback dari posisi buncit di grid.

Reaksi Dunia Balap dan Media Sosial

Balapan Moto3 Catalunya 2026 langsung menjadi viral di media sosial. Netizen Indonesia dan Malaysia ramai memperdebatkan duel kedua pembalap muda tersebut. Sebagian besar penggemar bahkan mengakui kualitas balap Feda yang dinilai matang secara taktik.

Di sisi lain, Hakim Danish tetap mendapat apresiasi meski melakukan kesalahan, karena sepanjang balapan ia menunjukkan kecepatan kompetitif.

Baca Juga: Banyak Honda Jazz Bekas Harga Miring, Mulai Rp67 Juta Sudah Dapat Matic, GE8 dan GK5 Jadi Rebutan

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinterest
Hakim Danish Moto3 Catalunya 2026 Sirkuit Barcelona Catalunya balapan Moto3 drama Feda Ega Pratama