Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Marc Marquez Bongkar Talenta Besar Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026, Bos Malaysia Sampai Panas dan Sindir Keras

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Rabu, 20 Mei 2026 | 17:03 WIB
 Veda Ega Pratama jadi sorotan di Moto3 Catalunya 2026 usai dikaitkan dengan pujian Marc Marquez dan drama rival Malaysia. (Pinterest. com)
Veda Ega Pratama jadi sorotan di Moto3 Catalunya 2026 usai dikaitkan dengan pujian Marc Marquez dan drama rival Malaysia. (Pinterest. com)

 

JAKARTA - Nama Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan besar usai tampil impresif pada Moto3 Catalunya 2026. Pembalap muda Indonesia itu sukses mencuri perhatian publik balap dunia setelah menunjukkan performa luar biasa di tengah tekanan besar sepanjang akhir pekan balapan.

Penampilan Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026 bahkan disebut mendapat perhatian langsung dari rider top MotoGP, Marc Marquez. Juara dunia MotoGP asal Spanyol tersebut dikabarkan memberikan pujian tinggi terhadap perkembangan mental dan gaya balap pembalap muda asal Gunungkidul itu.

Namun di tengah pujian yang mengalir deras kepada Veda Ega Pratama, muncul pula kontroversi dari kubu rival Asia Tenggara. Bos besar pendukung Hakim Danish asal Malaysia disebut melontarkan sindiran keras yang langsung memanaskan media sosial otomotif kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bangkit dari Posisi 17 ke P6 Moto3 Jerez 2026, Rookie Indonesia Mulai Jadi Ancaman Nyata

Marc Marquez Sebut Veda Ega Pratama Punya Talenta Alami

Dalam narasi yang ramai dibahas di media sosial, Marc Marquez disebut terkesan dengan performa Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026. Rider Gresini Ducati itu bahkan diklaim menyebut Veda bukan rookie biasa.

Menurut narasi yang beredar, Marc Marquez menilai Veda memiliki kemampuan membaca ritme balapan dengan sangat baik meski masih berstatus pembalap muda. Kemampuan menyerang di waktu tepat serta menjaga konsistensi di tengah tekanan dianggap menjadi kelebihan utama rider Indonesia tersebut.

Veda memang tampil cukup menjanjikan sepanjang seri Catalunya. Meski mengalami berbagai kendala teknis, pembalap Honda Team Asia itu tetap mampu menunjukkan perkembangan positif dari sesi ke sesi.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Dunia Moto3 Geger di Catalunya 2026, Casey Stoner dan CEO Aprilia Sampai Angkat Topi

Banyak penggemar Moto3 Indonesia mulai optimistis dengan masa depan Veda Ega Pratama di ajang Grand Prix. Apalagi performanya terus meningkat sejak awal musim Moto3 2026.

Narasi pujian Marc Marquez tersebut pun viral dan membuat publik Indonesia bangga. Tidak sedikit fans yang berharap Veda suatu saat mampu mengikuti jejak pembalap Asia lain yang sukses menembus level MotoGP.

Bos Malaysia Sindir Hasil Veda Ega Pratama

Di sisi lain, euforia terhadap performa Veda Ega Pratama justru memunculkan reaksi berbeda dari kubu pendukung rival Asia Tenggara. Sosok Tunku Ismail Idris atau TMJ yang dikenal mendukung Hakim Danish disebut memberikan komentar pedas terkait hasil balapan Catalunya.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Dunia Moto3 Gempar, Start P21 lalu Sikat 12 Rider di Catalunya 2026 hingga Rossi dan Pedrosa Terkesima

Dalam narasi video tersebut, TMJ membandingkan performa Veda dengan Hakim Danish yang dinilai tampil lebih konsisten sepanjang sesi latihan dan practice.

Komentar itu langsung memancing reaksi besar dari fans Indonesia. Banyak yang menilai sindiran tersebut muncul karena Veda Ega Pratama mulai mendapat perhatian luas dari publik internasional.

Meski demikian, rivalitas pembalap Asia Tenggara di Moto3 justru membuat persaingan semakin menarik. Kehadiran Veda Ega Pratama dan Hakim Danish menjadi warna baru dalam persaingan pembalap muda Asia di ajang balap dunia.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Geger Moto3 Catalunya 2026, Start P20 Langsung Hajar 12 Rider hingga Rossi-Pedrosa Ikut Tersorot

Nadya Padovani Disebut Optimistis dengan Masa Depan Veda

Selain Marc Marquez, nama petinggi Gresini Racing Nadya Padovani juga ikut dikaitkan dengan perkembangan Veda Ega Pratama. Dalam video tersebut, Nadya disebut kagum dengan kemampuan Veda membaca jalannya balapan.

Ia bahkan diklaim menyebut pembalap Indonesia tersebut memiliki fondasi kuat untuk berkembang hingga level MotoGP di masa depan.

Namun menariknya, pada bagian akhir video dijelaskan bahwa berbagai pernyataan besar yang mengaitkan Marc Marquez, TMJ, dan Nadya Padovani tersebut hanyalah karangan atau hoaks yang sengaja dibuat sebagai edukasi bagi penonton agar lebih kritis terhadap informasi di media sosial.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Geger Moto3 Catalunya 2026, Start P20 Langsung Gas 12 Overtake Brutal hingga Finish P8

Fakta Sebenarnya: Veda Kesulitan karena Temperatur Trek

Terlepas dari narasi viral tersebut, fakta sebenarnya yang terjadi di Moto3 Catalunya 2026 adalah Veda Ega Pratama memang mengalami kesulitan akibat temperatur lintasan yang rendah.

Veda mengaku motor Honda NSF250RW miliknya kehilangan grip optimal saat sesi pagi berlangsung. Kondisi trek dingin membuat dirinya sulit menemukan rasa percaya diri ketika melibas tikungan cepat khas Sirkuit Catalunya.

“Temperatur rendah membuat saya kesulitan mendapatkan cengkeraman yang ideal sejak awal sesi,” ujar Veda dalam keterangannya.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Geger Moto3 Catalunya 2026, Start P20 Langsung Hajar 12 Rider hingga Rossi-Pedrosa Ikut Tersorot

Meski sempat kesulitan, Veda bersama tim mekanik Honda Team Asia berhasil melakukan sejumlah perubahan setup motor pada sesi siang. Hasilnya, performa pembalap Indonesia itu perlahan meningkat dan ritme balap mulai membaik.

Sayangnya, hasil kombinasi waktu belum cukup membawa Veda langsung lolos ke Q2. Ia harus berjuang dari sesi kualifikasi pertama atau Q1 pada Moto3 Catalunya 2026.

Walaupun begitu, perkembangan performa Veda Ega Pratama tetap mendapat apresiasi besar dari fans Indonesia. Mentalitas kuat dan kemampuan adaptasinya dinilai menjadi modal penting untuk bersaing di Moto3 musim ini.

 

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#Hakim Danish #Moto3 Catalunya 2026 #Nadya Padovani #veda ega pratama #marc marquez