Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Feda Ega Pratama Bikin Eropa Gemetar, Siap Guncang Mugello dan Rebut Podium Moto3 Italia 2026

Cholifatun Nisak • Rabu, 20 Mei 2026 | 14:50 WIB
Feda Ega Pratama siap mengguncang Moto3 Italia 2026 di Mugello usai tampil brutal dan bikin rival Eropa ketar-ketir.
Feda Ega Pratama siap mengguncang Moto3 Italia 2026 di Mugello usai tampil brutal dan bikin rival Eropa ketar-ketir.

 
BLITAR KAWENTAR- Nama pembalap muda Indonesia, Feda Ega Pratama, semakin mengguncang jagat balap dunia jelang seri ketujuh Moto3 2026 di Sirkuit Mugello, Italia, pada 29-31 Mei mendatang. Rider asal Gunungkidul itu disebut menjadi ancaman nyata bagi dominasi pembalap Eropa usai tampil luar biasa dalam beberapa seri terakhir.

Performa Feda Ega Pratama di Moto3 2026 menjadi sorotan setelah sukses melakukan aksi comeback sensasional di Catalunya. Memulai balapan dari posisi ke-20, Feda mampu finis di posisi kedelapan usai menyalip sejumlah rider elite Eropa dalam duel sengit hingga lap terakhir.

Hasil impresif tersebut membuat Feda Ega Pratama kini kokoh di posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 58 poin. Ia bahkan disebut sebagai penyelamat harga diri Asia karena menjadi satu-satunya pembalap Asia yang mampu bersaing di papan atas.

Feda Ega Pratama Jadi Ancaman Baru di Moto3

Kecepatan brutal dan kecerdasan balap Feda membuat banyak pihak mulai memberikan perhatian serius. Bahkan sejumlah tim besar Eropa seperti KTM dan Aspar Team dikabarkan mulai memantau perkembangan rider muda Indonesia tersebut.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengaku kagum dengan mental juara yang dimiliki Feda. Menurutnya, pembalap 17 tahun itu memiliki kemampuan luar biasa dalam membaca situasi balapan dan menjaga konsistensi saat bertarung di tengah pack racing.

“Feda punya karakter pantang menyerah. Dia sangat tenang dan mampu keluar masuk grup besar tanpa kehilangan fokus,” ungkap Aoyama dalam pernyataan yang dikutip dari transkrip video tersebut.

Tak hanya itu, mantan komentator MotoGP Italia, Matteo Guerinoni, juga menyebut Feda sebagai rider berbahaya yang berpotensi menjadi penantang serius di masa depan.

Baca Juga: Jelang Iduladha, Disnakkan Kabupaten Blitar Klaim Kasus PMK Aman Terkendali

Mugello Jadi Trek Favorit Feda

Sirkuit Mugello diyakini menjadi salah satu lintasan favorit bagi Feda Ega Pratama. Trek legendaris sepanjang 5,2 kilometer itu memiliki karakter lintasan cepat dengan trek lurus panjang yang cocok untuk gaya balap agresif milik Feda.

Catatan manis pernah ditorehkan Feda saat tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Kala itu, ia sukses meraih back to back victory di Mugello dan mencetak top speed hingga 227,8 km/jam.

Prestasi tersebut menjadi modal penting bagi Feda untuk menghadapi persaingan ketat Moto3 Italia 2026. Dengan pengalaman positif di Mugello, peluang rider Honda Team Asia itu untuk kembali tampil kompetitif terbuka lebar.

“Tak ada rencana khusus. Saya hanya mencoba melaju secepat mungkin,” ujar Feda usai memenangkan balapan di Mugello musim lalu.

Rival Asia Mulai Tertinggal

Dominasi Feda juga terlihat dalam persaingan pembalap Asia. Rival terdekatnya asal Malaysia, Hakim Danish, masih tercecer di posisi ke-11 klasemen dengan 27 poin.

Sementara rider Jepang seperti Ryusei Yamanaka dan Zen Mitani belum mampu menunjukkan performa konsisten.

Media Eropa bahkan mulai menjuluki Feda sebagai “anomali terbesar Moto3 2026” karena mampu bersaing dengan motor Honda yang secara tenaga masih kalah dibanding KTM.

Meski begitu, kekurangan tersebut berhasil ditutupi oleh kemampuan race pace, late braking, dan kecerdasan strategi balap yang dimiliki Feda.

Sikap Rendah Hati Feda Tuai Pujian

Di luar lintasan, Feda juga mendapat banyak pujian karena sikap rendah hati dan kedewasaannya. Dalam salah satu momen di paddock Catalunya, Feda terlihat membantu rekan pembalap lain tanpa diminta.

Ia juga dikenal tidak segan mendorong sendiri motor latihannya tanpa merepotkan kru tim. Sikap tersebut membuat banyak mekanik dan kru asing menaruh respek tinggi kepada pembalap muda Indonesia itu.

Kini, seluruh perhatian tertuju ke Mugello. Jika mampu tampil konsisten dan finis di barisan depan, Feda berpeluang besar menembus posisi tiga besar klasemen dunia Moto3 2026.

Seri Italia nanti diprediksi menjadi panggung pembuktian terbesar bagi Feda Ega Pratama untuk mempertegas statusnya sebagai calon bintang masa depan MotoGP.

Baca Juga: ⁠Ratusan Jemaah Haji Kabupaten Blitar Bertolak ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Ini Pesan Kemenhaj

Editor : Cholifatun Nisak
#mugello italia #Hakim Danish #Honda Team Asia #moto3 2026 #Feda Ega Pratama