BLITAR KAWENTAR- Pembalap muda Indonesia Kiandra Ramadhipa kembali menunjukkan daya juangnya di ajang Red Bull Rookies Cup. Tampil pada balapan kedua di Sirkuit Le Mans, Prancis, Ramadhipa berhasil finis di posisi keenam setelah melalui pertarungan sengit hingga tikungan terakhir.
Hasil tersebut membuat Kiandra Ramadhipa kembali mencuri perhatian pecinta balap Tanah Air. Meski sempat tercecer di luar 10 besar pada awal lomba, rider Indonesia itu mampu bangkit dan menembus rombongan depan sebelum akhirnya menyelesaikan balapan di posisi enam.
Balapan Red Bull Rookies Cup di Le Mans berlangsung ketat sejak lap pertama. Pembalap Spanyol David Gonzalez keluar sebagai pemenang, sementara posisi kedua ditempati Fernando Bujosa dan peringkat ketiga diraih Sullivan Mounsey.
Start Ramadhipa Kurang Maksimal
Kiandra Ramadhipa sebenarnya memulai balapan dari posisi yang cukup menjanjikan. Namun saat lampu start padam, pembalap Indonesia itu justru kehilangan beberapa posisi.
Pada lap pertama, Ramadhipa sempat merosot hingga posisi ke-14. Situasi tersebut membuatnya harus bekerja ekstra keras untuk kembali masuk persaingan papan depan.
Meski demikian, Ramadhipa perlahan mulai menemukan ritme balapnya. Memasuki lap keempat, ia berhasil naik ke posisi ke-11 dan terus menjaga jarak dengan rombongan pembalap di depannya.
Performa konsisten mulai terlihat saat balapan memasuki pertengahan lomba. Ramadhipa akhirnya sukses menembus posisi 10 besar ketika balapan memasuki lap ketujuh.
Baca Juga: Ancaman Fenomena El Nino, Disnakkan Minta Pembubidaya Ikan Waspada Risiko Kematian Meningkat
Insiden dan Penalti Ubah Jalannya Balapan
Persaingan semakin panas ketika beberapa insiden mulai terjadi di lintasan. Pembalap Beñat Fernandez mendapat hukuman long lap penalty setelah memotong tikungan sembilan dan 10.
Tidak lama kemudian, rider Thailand Kiatisak Singhapong mengalami kecelakaan dan gagal melanjutkan balapan. Dua momen tersebut ikut membantu Ramadhipa memperbaiki posisi hingga naik ke urutan ketujuh.
Saat balapan menyisakan empat lap, Kiandra Ramadhipa masih tertinggal sekitar 1,4 detik dari rombongan terdepan yang berisi enam pembalap. Namun rider Indonesia itu tidak menyerah begitu saja.
Dengan agresivitas tinggi, Ramadhipa mampu memangkas selisih waktu menjadi hanya 0,4 detik saat balapan tinggal menyisakan dua lap. Momentum tersebut sempat membuka peluang bagi dirinya untuk ikut bertarung memperebutkan podium.
Dramatis di Lap Terakhir
Sayangnya tekanan dari pembalap belakang membuat situasi berubah cepat. Ramadhipa sempat disalip beberapa rival hingga posisinya turun ke urutan ke-10.
Namun drama justru terjadi pada lap terakhir. Persaingan ketat antar pembalap di tikungan akhir membuat rombongan depan sedikit kacau dan kehilangan momentum.
Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Kiandra Ramadhipa dengan sangat baik. Rider Indonesia tersebut berhasil menyalip beberapa pembalap sekaligus sebelum garis finis dan akhirnya mengamankan posisi keenam.
Hasil finis keenam ini kembali memperlihatkan perkembangan positif Kiandra Ramadhipa di Red Bull Rookies Cup. Kemampuannya bertarung di tengah persaingan ketat Eropa menjadi sinyal bahwa pembalap muda Indonesia mampu bersaing di level internasional.
Peluang Besar untuk Berkembang
Red Bull Rookies Cup dikenal sebagai salah satu ajang pembinaan pembalap muda terbaik dunia. Banyak rider MotoGP saat ini pernah tampil di kompetisi tersebut sebelum naik ke level yang lebih tinggi.
Bagi Kiandra Ramadhipa, hasil di Le Mans menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri menghadapi seri-seri berikutnya. Apalagi performanya terlihat semakin stabil dan mampu bersaing dengan pembalap Eropa yang lebih berpengalaman.
Pecinta balap Indonesia kini berharap Kiandra bisa terus konsisten meraih poin dan memperbaiki posisi klasemen. Jika mampu menjaga performa seperti di Le Mans, peluang untuk menjadi salah satu pembalap Asia yang diperhitungkan di Red Bull Rookies Cup terbuka sangat lebar.
Editor : Cholifatun Nisak