Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hakim Danish Jadi Sorotan di Moto3 Catalunya usai Sesumbar Podium, Feda Ega Pratama Justru Dipuji Media Eropa

Cholifatun Nisak • Rabu, 20 Mei 2026 | 18:00 WIB
Hakim Danish gagal podium di Moto3 Catalunya, sementara Feda Ega Pratama tampil heroik dan dipuji media Eropa.
Hakim Danish gagal podium di Moto3 Catalunya, sementara Feda Ega Pratama tampil heroik dan dipuji media Eropa.

 

BLITAR KAWENTAR- Nama Hakim Danish menjadi sorotan usai balapan Moto3 Catalunya. Pembalap muda Malaysia itu ramai dibahas setelah gagal memenuhi target podium yang sebelumnya sempat diumbar kepada media. Di sisi lain, Feda Ega Pratama justru mendapat banyak pujian berkat aksi comeback impresif dari posisi belakang.

Moto3 Catalunya menjadi seri yang penuh tekanan bagi Hakim Danish. Setelah tampil cepat pada sesi latihan bebas dan practice, rider muda tersebut sempat percaya diri mampu meraih podium. Namun hasil balapan utama justru berjalan jauh dari ekspektasi.

Keyword Hakim Danish dan Feda Ega Pratama ramai diperbincangkan publik pecinta Moto3 setelah keduanya menunjukkan hasil berbeda di Sirkuit Barcelona Catalunya. Danish finis di posisi ketujuh, sedangkan Feda sukses naik drastis dari posisi start ke-20 hingga menutup balapan di urutan kedelapan.

Hakim Danish Gagal Wujudkan Target Podium

Drama dimulai sejak sesi practice ketika Hakim Danish tampil impresif dan mencatatkan waktu putaran kompetitif. Performa tersebut membuat kubunya semakin percaya diri menghadapi balapan utama.

Bahkan Danish disebut sempat melontarkan pernyataan optimistis soal peluang podium di Catalunya. Kepercayaan diri tinggi itu langsung mendapat sambutan besar dari pendukungnya yang berharap rider Malaysia tersebut mampu tampil dominan di race utama.

Saat balapan dimulai, Danish memang sempat tampil menjanjikan. Start dari posisi depan membuatnya mampu bersaing di kelompok teratas pada beberapa lap awal. Ia tampil agresif dan berusaha menjaga ritme cepat sejak awal lomba.

Namun strategi tersebut menjadi bumerang. Memasuki pertengahan balapan, performa Danish mulai menurun drastis. Ia kesulitan menjaga konsistensi motor dan mulai kehilangan grip ban di beberapa tikungan penting Catalunya.

Akibatnya, satu per satu rival berhasil menyalipnya. Danish akhirnya harus puas finis di posisi ketujuh, hasil yang dianggap belum sesuai dengan ekspektasi besar yang sebelumnya dibangun.

Baca Juga: Touring Motor Listrik ke Madura Pakai Polytron Fox Air, Seberangi Jembatan Suramadu Baterai Masih Sisa 60 Persen

Media Spanyol Soroti Mental Balap

Performa Hakim Danish kemudian mendapat perhatian dari media Spanyol. Sejumlah pengamat menilai pembalap muda itu terlalu percaya diri sebelum balapan utama berlangsung.

Sorotan utama datang pada kemampuan menjaga ritme balap dan manajemen ban. Beberapa media menilai Danish masih perlu meningkatkan kematangan mental saat menghadapi tekanan balapan panjang di kelas Moto3.

Perbedaan antara performa sesi latihan dan balapan utama menjadi bahan pembahasan di paddock Catalunya. Banyak yang menilai kecepatan satu lap belum cukup tanpa kemampuan mengatur strategi selama race berlangsung.

Situasi itu semakin kontras karena di saat Danish kesulitan mempertahankan posisi, Feda Ega Pratama justru tampil luar biasa dari barisan belakang.

Feda Ega Pratama Tampil Heroik

Feda memulai balapan dari posisi ke-20 setelah mengalami kendala pada sesi kualifikasi. Posisi tersebut membuat peluangnya untuk finis di zona poin cukup berat.

Namun pembalap Indonesia itu menunjukkan mental petarung sejak awal balapan. Ia langsung tampil agresif dan mulai menyalip lawan-lawannya secara perlahan namun konsisten.

Aksi overtake Feda menjadi salah satu sorotan utama di Catalunya. Dengan gaya balap agresif tetapi tetap bersih, rider Honda Team Asia tersebut mampu menembus kelompok 10 besar.

Puncaknya, Feda berhasil finis di posisi kedelapan dan hanya terpaut satu tingkat di belakang Hakim Danish. Hasil itu dianggap impresif karena Feda memulai balapan dengan selisih grid start yang cukup jauh.

Banyak pengamat menilai race pace dan konsistensi Feda jauh lebih stabil sepanjang balapan. Ia juga mampu menjaga kondisi ban dengan baik hingga lap terakhir.

Dapat Pujian dari Honda Team Asia

Performa Feda di Catalunya turut mendapat apresiasi dari manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama. Mantan juara dunia tersebut disebut kagum dengan daya juang pembalap muda Indonesia itu.

Naik dari posisi ke-20 menuju delapan besar dinilai sebagai pencapaian luar biasa di kelas Moto3 yang terkenal memiliki persaingan sangat ketat.

Hasil tersebut juga membuat Feda semakin kokoh di papan atas klasemen sementara Moto3. Rider asal Indonesia itu kini terus menjaga peluang bersaing dengan para pembalap Eropa di musim pertamanya.

Konsistensi Feda dalam beberapa seri terakhir membuat namanya semakin diperhitungkan di paddock Moto3. Banyak pihak mulai melihatnya sebagai salah satu talenta muda Asia yang berpotensi besar menembus level lebih tinggi di masa depan.

Baca Juga: Touring Motor Listrik Banyuwangi-Jogja Pakai Polytron Fox Air, Tembus 1.800 KM Lewat Tawangmangu dan Dieng

Editor : Cholifatun Nisak
#Hakim Danish #Moto3 Catalunya #moto3 #Honda Team Asia #Feda Ega Pratama