JAKARTA - Jadwal MotoGP Italia 2026 resmi memasuki seri ketujuh yang berlangsung di Sirkuit Mugello pada 29-31 Mei 2026. Race utama MotoGP Mugello 2026 akan disiarkan langsung di Trans7 dan SPOTV pada Minggu malam, 31 Mei 2026. Persaingan klasemen MotoGP 2026 juga semakin panas setelah Marco Bezzecchi masih memimpin perolehan poin sementara.
MotoGP Italia 2026 menjadi momentum penting bagi sejumlah pembalap papan atas seperti Marc Marquez, Francesco Bagnaia, hingga Jorge Martin untuk memperbaiki posisi klasemen setelah seri Catalunya 2026.
Balapan di Mugello juga diprediksi berlangsung sengit karena karakter sirkuit yang memiliki trek lurus panjang dan tikungan cepat. Ducati diperkirakan kembali mendominasi, terutama karena sejumlah rider mereka tampil konsisten sejak awal musim MotoGP 2026.
Jadwal Lengkap MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello
Rangkaian MotoGP Italia 2026 dimulai pada Jumat, 29 Mei 2026. Sesi latihan bebas pertama Moto3 dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 WIB, dilanjutkan Moto2 pukul 14.50 WIB, dan MotoGP pukul 15.45 WIB.
Pada Sabtu, 30 Mei 2026, sesi latihan bebas kedua Moto3 dimulai pukul 13.40 WIB. Setelah itu Moto2 berlangsung pukul 14.25 WIB dan MotoGP pukul 15.10 WIB.
Masih di hari yang sama, sesi kualifikasi MotoGP menjadi perhatian utama penggemar balap motor dunia. Kualifikasi pertama MotoGP digelar pukul 15.50 WIB, sedangkan kualifikasi kedua berlangsung pukul 16.15 WIB.
Sementara kualifikasi Moto3 berlangsung pukul 17.45 WIB dan 18.10 WIB. Adapun sesi kualifikasi Moto2 dijadwalkan mulai pukul 18.40 WIB dan dilanjutkan pukul 19.05 WIB.
Selain itu, Sprint Race MotoGP Italia 2026 juga akan digelar Sabtu malam. Sprint race diprediksi menjadi penentu momentum para rider sebelum menjalani race utama di hari Minggu.
Puncak balapan berlangsung Minggu, 31 Mei 2026. Race Moto3 dimulai pukul 16.00 WIB, Moto2 pukul 17.15 WIB, sedangkan race utama MotoGP Italia 2026 berlangsung pukul 19.00 WIB live di Trans7 dan SPOTV.
Klasemen MotoGP 2026 Semakin Ketat Jelang Seri Mugello
Persaingan klasemen MotoGP 2026 semakin menarik setelah enam seri berlangsung. Pembalap VR46 Racing Team, Marco Bezzecchi, masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 142 poin.
Posisi kedua ditempati Jorge Martin dengan raihan 127 poin. Sementara pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, berada di posisi ketiga dengan 116 poin.
Di bawahnya terdapat Pedro Acosta dengan 92 poin dan rider Jepang Ai Ogura yang mengumpulkan 77 poin. Raul Fernandez menempati posisi keenam dengan 68 poin.
Sementara itu, Alex Marquez mengoleksi 67 poin dan Francesco Bagnaia baru meraih 63 poin hingga seri keenam MotoGP 2026. Kondisi ini membuat tekanan kepada Ducati Lenovo Team semakin besar saat tampil di kandang sendiri di Mugello.
Marc Marquez sendiri masih tercecer di posisi kesembilan klasemen sementara dengan 57 poin. Juara dunia MotoGP tersebut wajib tampil maksimal jika ingin menjaga peluang perebutan gelar musim ini.
“Seri Mugello selalu penting bagi Ducati dan rider Italia karena atmosfernya sangat berbeda,” demikian ulasan dalam tayangan BTG Channel terkait MotoGP Italia 2026.
Mugello Jadi Ujian Berat Ducati dan Marc Marquez
Sirkuit Mugello dikenal sebagai salah satu lintasan paling ikonik di kalender MotoGP. Trek sepanjang lebih dari 5 kilometer itu memiliki kombinasi tikungan cepat dan lintasan lurus yang cocok untuk motor Ducati.
Dukungan publik Italia dipastikan menjadi motivasi tambahan bagi Francesco Bagnaia maupun Marco Bezzecchi. Namun tekanan juga besar karena para rival seperti Jorge Martin dan Pedro Acosta tengah tampil konsisten sepanjang musim.
Selain perebutan podium, Sprint Race MotoGP Italia 2026 juga diprediksi menjadi sorotan karena memberikan tambahan poin penting dalam klasemen. Selisih poin yang ketat membuat satu kesalahan kecil dapat mengubah posisi klasemen secara signifikan.
MotoGP Italia 2026 sekaligus menjadi momentum penting menjelang pertengahan musim. Jika gagal meraih hasil maksimal di Mugello, peluang Marc Marquez dan Bagnaia untuk mengejar puncak klasemen bisa semakin berat pada seri-seri berikutnya.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari