Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jorge Martin Bikin Geger MotoGP 2025, Sempat Ingin Tinggalkan Aprilia Usai Cedera Horor dan Hampir Kehilangan Karier

Muhamad Ahsanul Wildan • Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:36 WIB
Jorge Martin sempat ingin tinggalkan Aprilia usai cedera horor MotoGP 2025 sebelum akhirnya bertahan dan bangkit lagi. (Pinterest)
Jorge Martin sempat ingin tinggalkan Aprilia usai cedera horor MotoGP 2025 sebelum akhirnya bertahan dan bangkit lagi. (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Jorge Martin menjadi sorotan besar di MotoGP 2025 setelah juara dunia bertahan itu mengaku sempat ingin meninggalkan Aprilia usai mengalami rangkaian cedera parah yang hampir menghancurkan kariernya.

Rider asal Spanyol tersebut bahkan sempat merasa hidupnya terancam setelah kecelakaan mengerikan di GP Qatar.

Musim 2025 yang seharusnya menjadi awal manis Jorge Martin bersama Aprilia justru berubah menjadi mimpi buruk.

Setelah sukses merebut gelar MotoGP 2024, Martin datang dengan motivasi besar untuk membuktikan Ducati salah karena gagal memberinya kursi tim pabrikan.

Namun, harapan itu runtuh hanya dalam beberapa bulan pertama musim berjalan.

Baca Juga: Kolaborasi Apik, BRI-Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali lewat Akad Massal KUR 1.000 UMKM

Awal Ambisi Jorge Martin Bersama Aprilia Berubah Jadi Bencana

Jorge Martin datang ke Aprilia dengan status juara dunia MotoGP 2024. Kepindahannya dari Ducati menjadi salah satu transfer paling mengejutkan dalam sejarah MotoGP modern.

Martin mengaku sangat antusias memulai era baru bersama Aprilia. Ia bahkan menyebut dirinya sudah merasa menjadi bagian keluarga tim asal Italia tersebut sejak hari pertama tes pramusim.

“Menjadi rider pabrikan adalah mimpi besar saya. Saya merasa berada di tempat yang tepat,” ujar Martin dalam tayangan dokumenter MotoGP.

Namun petaka datang saat tes pramusim 2025. Martin mengalami high side crash hebat yang membuatnya harus menjalani operasi dan melewatkan beberapa seri awal MotoGP.

Situasi semakin buruk ketika ia kembali mengalami kecelakaan saat latihan pribadi sebelum GP Thailand. Rider bernomor 1 itu mengalami tiga tulang patah dan harus kembali menepi.

Akibat cedera beruntun tersebut, Jorge Martin dipastikan absen pada tiga seri awal MotoGP 2025, termasuk Argentina dan Austin. Kondisi itu membuat peluang mempertahankan gelar dunia praktis menghilang bahkan sebelum musim benar-benar dimulai.

“Itu sangat sulit diterima. Saya hanya fokus untuk sembuh,” kata Martin.

Cedera Horor di Qatar Membuat Jorge Martin Ragu Lanjut di Aprilia

Setelah absen hampir empat bulan, Jorge Martin akhirnya kembali balapan di GP Qatar 2025. Namun comeback tersebut kembali berubah menjadi tragedi.

Martin mengalami kecelakaan cepat yang membuatnya tertabrak motor pembalap lain dari belakang. Insiden itu menjadi salah satu kecelakaan paling mengerikan musim ini.

Akibat crash tersebut, Martin mengalami paru-paru kolaps dan 11 tulang rusuk patah. Kondisinya begitu parah hingga ia sempat merasa tidak akan selamat.

“Saya pikir saat itu saya akan mati,” ungkap Martin dengan emosional.

Momen tersebut menjadi titik terendah dalam kariernya. Sang ayah dan kekasih disebut menjadi dua orang yang paling memahami kondisi mental Martin selama menjalani perawatan panjang di Doha, Qatar.

Cedera berat itu juga memicu keraguan besar terhadap masa depannya bersama Aprilia. Manajernya bahkan sempat membuka peluang keluar dari kontrak lebih cepat.

Kabar itu langsung mengguncang paddock MotoGP. Banyak pihak terkejut karena Martin baru menjalani sedikit balapan bersama Aprilia sebelum muncul rumor hengkang.

Bos Aprilia, Massimo Rivola, menegaskan pihaknya tidak akan melepas Martin begitu saja.

“Saya tidak akan membiarkan dia pergi,” tegas Rivola.

Jorge Martin Akhirnya Bertahan dan Bangkit di MotoGP 2025

Situasi mulai berubah ketika Marco Bezzecchi berhasil memenangkan GP Inggris 2025 menggunakan motor Aprilia RS-GP. Kemenangan itu menjadi bukti bahwa motor Aprilia tetap kompetitif untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia.

Momentum tersebut perlahan mengubah pandangan Jorge Martin.

Dalam konferensi pers jelang GP Brno, Martin akhirnya memastikan dirinya tetap bersama Aprilia hingga MotoGP 2026. Ia mengaku masa pemulihan panjang membuatnya belajar banyak soal kehidupan dan karier.

“Saya sangat bahagia bisa kembali. Saya akan tetap bersama Aprilia pada 2026,” ujar Martin.

Kembalinya Martin ke lintasan juga menjadi momen emosional. Ia sukses menyelesaikan balapan penuh untuk pertama kali sejak November tahun lalu.

Bahkan, Martin mengaku perasaan menyentuh garis finis setelah cedera panjang hampir sama emosionalnya dengan saat menjadi juara dunia MotoGP 2024.

Meski demikian, musim 2025 belum sepenuhnya ramah bagi Martin. Rider Spanyol itu kembali mengalami cedera bahu serius di GP Jepang usai crash keras lainnya.

Namun satu hal yang tetap terlihat dari Jorge Martin adalah mental petarungnya. Ia menegaskan masih ingin terus bersaing memperebutkan gelar juara selama kondisi fisik dan mentalnya memungkinkan.

“Saya ingin terus bertarung untuk menang dan memperebutkan gelar juara,” tegas Martin.

Baca Juga: Kolaborasi Apik, BRI-Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali lewat Akad Massal KUR 1.000 UMKM

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#Jorge Martin Aprilia #Cedera Jorge Martin #MotoGP 2025 #aprilia racing #Jorge Martin