Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pedro Acosta Dipermalukan Rookie 17 Tahun, Duel Panas Red Bull Rookies Cup Berakhir Mengejutkan

Muhamad Ahsanul Wildan • Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:54 WIB
Pedro Acosta kalah dramatis dari rookie MotoGP Brian Uriarte dalam duel panas Red Bull Rookies Cup lima lap. (Pinterest)
Pedro Acosta kalah dramatis dari rookie MotoGP Brian Uriarte dalam duel panas Red Bull Rookies Cup lima lap. (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Pedro Acosta harus menerima kekalahan mengejutkan dari rookie MotoGP Brian Uriarte dalam duel panas Red Bull Rookies Cup yang berlangsung ketat hingga garis finis terakhir.

Pertarungan ini menjadi sorotan karena rider muda berusia 17 tahun mampu mengalahkan pembalap MotoGP dalam balapan langsung.

Acosta menghadapi lima rookie tercepat dunia dalam serangkaian tantangan eliminasi sebelum memasuki race utama.

Seluruh peserta diuji kemampuan teknik, pengereman, kontrol motor, hingga kecepatan keluar tikungan.

Sejak awal acara, atmosfer kompetitif langsung terasa. Para rookie datang bukan sekadar mencari pengalaman, tetapi ingin membuktikan diri layak bersaing di level tertinggi balap motor dunia.

Baca Juga: Kolaborasi Apik, BRI-Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali lewat Akad Massal KUR 1.000 UMKM

Pedro Acosta Awalnya Dijagokan Menang Mudah

Nama Pedro Acosta jelas menjadi favorit utama. Pembalap Spanyol tersebut memiliki pengalaman besar di MotoGP dan pernah menjuarai Red Bull Rookies Cup pada 2020.

Namun dominasi Acosta ternyata tidak mudah terwujud. Tantangan pertama berupa wheelie competition langsung memperlihatkan kualitas para rookie.

Brian Uriarte tampil paling konsisten dengan wheelie panjang dan stabil. Sementara Christian Daniel Jr. harus tereliminasi lebih awal karena gagal menjaga motor tetap terangkat dalam jarak jauh.

Tantangan berikutnya adalah brake test dari kecepatan 100 km/jam. Para rider diminta menghentikan motor secepat mungkin tanpa kehilangan kontrol.

Beberapa peserta terlihat melakukan pengereman terlalu cepat. Hal itu membuat satu rookie kembali tersingkir hingga kompetisi menyisakan tiga pembalap terbaik.

Masuk ke sesi exit speed challenge, kemampuan akselerasi keluar tikungan menjadi penentu. Carter Thompson dari Australia gagal mencatat kecepatan maksimal dan harus angkat kaki dari persaingan.

Brian Uriarte Bikin Kejutan dalam Race Lima Lap

Setelah empat tantangan brutal, Brian Uriarte akhirnya menjadi rookie terakhir yang berhak menantang Pedro Acosta dalam balapan lima lap.

Keduanya memakai motor yang sama sehingga tidak ada keuntungan teknis bagi salah satu rider. Duel pun benar-benar mengandalkan skill dan keberanian.

Pada lap pertama, Uriarte langsung mengejutkan dengan merebut posisi terdepan di tikungan awal. Acosta yang lebih berpengalaman mulai membaca gaya balap lawannya sebelum menyerang balik pada lap kedua.

Aksi saling salip terjadi hampir di setiap tikungan. Bahkan beberapa kali keduanya nyaris keluar lintasan akibat duel terlalu agresif.

Komentator menyebut balapan tersebut sebagai salah satu duel paling seru antara rookie dan rider profesional.

“Pedro’s done playing around. He’s now leading taking alternative lines,” ujar komentator saat Acosta mulai tampil agresif di lap akhir.

Namun Uriarte tidak menyerah. Rider muda asal Spanyol itu terus menempel ketat dan memanfaatkan setiap celah kecil untuk menyerang.

Rookie MotoGP Buktikan Bisa Tantang Rider Profesional

Puncak drama terjadi pada tikungan terakhir lap kelima. Pedro Acosta menutup racing line bagian dalam dan tampak akan memenangkan duel.

Akan tetapi Brian Uriarte melakukan manuver cut back yang sempurna sebelum melesat di trek lurus terakhir. Rookie 17 tahun itu akhirnya menang tipis tepat di depan garis finis.

Acosta pun mengakui keunggulan lawannya setelah balapan berakhir.

“The right guy beat me today,” kata Acosta sambil memberi selamat kepada Uriarte.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa pembalap muda dari Red Bull Rookies Cup memiliki potensi besar untuk bersaing di MotoGP dalam beberapa tahun mendatang.

Banyak penggemar menyebut duel tersebut sebagai gambaran masa depan MotoGP, ketika generasi baru rider muda mulai mampu mengimbangi bahkan mengalahkan pembalap papan atas dunia.

Ajang ini juga memperlihatkan pentingnya Red Bull Rookies Cup sebagai jalur pembinaan talenta balap motor internasional yang kini semakin kompetitif.

Baca Juga: Kolaborasi Apik, BRI-Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali lewat Akad Massal KUR 1.000 UMKM

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#rookie MotoGP 2025 #Pedro Acosta kalah #Brian Uriarte MotoGP #balapan rookie vs pro #red bull rookies cup