Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Daftar Lengkap Pembalap Indonesia di Balap Dunia, Ada Juara Dunia hingga Rider Muda Berusia 13 Tahun

Muhamad Ahsanul Wildan • Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:12 WIB
Daftar 10 pembalap Indonesia di balap dunia menarik perhatian, dari Moto2 hingga Asia Talent Cup. Ada rider usia 13 tahun. (Pinterest)
Daftar 10 pembalap Indonesia di balap dunia menarik perhatian, dari Moto2 hingga Asia Talent Cup. Ada rider usia 13 tahun. (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Daftar pembalap Indonesia di balap dunia 2025 semakin menarik perhatian publik setelah total 10 rider dipastikan tampil di berbagai kejuaraan internasional.

Mulai dari Moto2, World Supersport, hingga Red Bull Rookies Cup, para pembalap muda Tanah Air siap menghadapi persaingan global musim depan.

Keberadaan banyak rider Indonesia di level internasional menjadi bukti bahwa pembinaan balap nasional mulai menunjukkan hasil nyata.

Beberapa nama bahkan datang dengan status juara dunia dan langganan podium.

Dari seluruh nama yang diumumkan, Aldi Satya Mahendra dan Veda Ega Pratama menjadi dua pembalap yang paling mendapat sorotan karena performa impresif mereka dalam dua musim terakhir.

Baca Juga: Kolaborasi Apik, BRI-Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali lewat Akad Massal KUR 1.000 UMKM

Aldi Satya Mahendra Naik Kelas Setelah Jadi Juara Dunia

Aldi Satya Mahendra resmi promosi ke kelas World Supersport atau WSSP pada musim 2025. Kepastian itu datang setelah rider muda Indonesia tersebut sukses menjadi juara dunia World Supersport 300 musim lalu.

Aldi tetap bersama Yamaha, tetapi kali ini membela Evan Bros Racing Team asal Italia. Tim tersebut bukan sembarang tim karena pernah mengantarkan Andrea Locatelli menjadi juara dunia pada 2021.

Kehadiran Aldi di WSSP diprediksi menjadi tantangan baru karena ia akan menghadapi rider-rider berpengalaman dari Eropa dan Asia.

Selain Aldi, Indonesia juga tetap memiliki wakil di Moto2 lewat Mario Suryo Aji. Pembalap Honda Team Asia itu dipastikan melanjutkan kiprahnya pada musim 2025.

Mario sebelumnya menjalani debut Grand Prix pada 2021 lewat wildcard di Emilia Romagna. Setelah beberapa musim di Moto3, ia naik ke Moto2 pada 2024 menggantikan Ai Ogura.

Perpanjangan kontrak Mario menunjukkan bahwa Honda Team Asia masih percaya pada perkembangan rider asal Indonesia tersebut.

Veda Ega dan Kiandra Bawa Harapan Besar di Red Bull Rookies Cup

Sorotan lain datang dari Red Bull Rookies Cup 2025. Ajang ini dikenal sebagai jalur pembinaan menuju MotoGP dan telah melahirkan banyak pembalap elite dunia.

Indonesia memiliki dua wakil muda, yaitu Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa.

Veda lebih dulu tampil di kompetisi tersebut setelah menjadi juara Asia Talent Cup 2023. Rider muda itu bahkan berhasil meraih podium musim lalu.

Hasil tersebut membuat publik optimistis Veda mampu tampil lebih kompetitif pada musim 2025.

Sementara Kiandra Ramadhipa mendapatkan kesempatan tampil setelah finis posisi empat Asia Talent Cup 2024. Keikutsertaan Kiandra memperlihatkan bahwa regenerasi pembalap Indonesia berjalan cukup baik.

“Red Bull Rookies Cup menjadi salah satu ajang paling penting bagi pembalap muda menuju MotoGP,” demikian penjelasan dalam tayangan video.

Empat Rider Belia Indonesia Siap Tampil di Asia Talent Cup

Tak hanya di Eropa, Indonesia juga memiliki empat wakil di Idemitsu Asia Talent Cup 2025. Mereka adalah Alfa Rohietta Mahendra, Davino Britani, Bley Ayatullah, dan Nelson Cairoli.

Usia para rider ini masih sangat muda. Alfa baru berusia 13 tahun, sementara Davino dan Nelson berusia 14 tahun. Adapun Bley Ayatullah berusia 15 tahun.

Meski masih remaja, mereka sudah aktif mengikuti berbagai kejuaraan nasional dan program pembinaan balap internasional.

Davino Britani bahkan pernah tampil di Asia Talent Cup 2024 saat seri Mandalika. Pengalaman tersebut menjadi modal penting menghadapi musim kompetisi berikutnya.

Selain nama-nama tadi, Indonesia juga masih menunggu kepastian masa depan Fadillah Arbi Aditama. Musim lalu, Arbi membela Junior Talent Team di Junior GP dan beberapa kali turun sebagai wildcard Moto3.

Belum ada informasi resmi apakah Arbi akan tetap di Junior GP atau mendapatkan promosi ke level lebih tinggi pada 2025.

Banyaknya pembalap Indonesia yang tampil di ajang internasional menjadi kabar baik bagi masa depan balap motor nasional. Dengan dukungan pembinaan yang terus berkembang, peluang Indonesia memiliki rider papan atas dunia semakin terbuka.

Baca Juga: Kolaborasi Apik, BRI-Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali lewat Akad Massal KUR 1.000 UMKM

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#Aldi Satya Mahendra #balap dunia 2025 #pembalap Indonesia Moto2 #Asia Talent Cup Indonesia #veda ega pratama