Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

10 Pembalap Indonesia Siap Gegerkan Ajang Balap Dunia, dari Moto2 hingga Red Bull Rookies Cup

Muhamad Ahsanul Wildan • Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:09 WIB
10 pembalap Indonesia siap tampil di Moto2, WSSP, hingga Red Bull Rookies Cup untuk mengharumkan nama bangsa. (Pinterest)
10 pembalap Indonesia siap tampil di Moto2, WSSP, hingga Red Bull Rookies Cup untuk mengharumkan nama bangsa. (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Sebanyak 10 pembalap Indonesia dipastikan tampil di berbagai kejuaraan balap motor dunia sepanjang musim 2025.

Kehadiran pembalap Indonesia di Moto2, World Supersport, hingga Red Bull Rookies Cup menjadi bukti perkembangan besar dunia balap Tanah Air yang kini semakin diperhitungkan di level internasional.

Para rider muda Indonesia tersebut akan menghadapi persaingan ketat melawan pembalap berbakat dari berbagai negara.

Namun, mereka membawa misi besar untuk mengharumkan nama bangsa di ajang balap dunia 2025.

Baca Juga: Kolaborasi Apik, BRI-Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali lewat Akad Massal KUR 1.000 UMKM

Mario Aji Kembali Perkuat Indonesia di Moto2 2025

Nama pembalap Indonesia Mario Suryo Aji kembali menjadi sorotan setelah dipastikan melanjutkan karier di ajang Moto2 musim 2025. Rider binaan Honda Team Asia itu mendapat perpanjangan kontrak setelah menjalani musim debut Moto2 pada 2024.

Mario sebelumnya memulai debut Grand Prix pada 2021 lewat wildcard Moto3 seri Emilia Romagna. Setahun kemudian, ia mendapat kontrak penuh bersama Honda Team Asia di Moto3 dan terus berkembang hingga akhirnya promosi ke Moto2.

Musim 2025 menjadi tantangan penting bagi Mario Aji untuk membuktikan peningkatan performa. Ia diharapkan mampu meraih hasil lebih baik dibanding musim sebelumnya setelah mendapatkan pengalaman lebih matang di kelas intermediate.

Selain Moto2, Indonesia juga memiliki satu wakil di World Supersport atau WSSP, yakni Aldi Satya Mahendra. Pembalap muda tersebut naik kelas setelah sukses merebut gelar juara dunia World Supersport 300 musim lalu.

Aldi akan membela tim papan atas asal Italia, Evan Bros Racing Team, yang pernah mengantarkan Andrea Locatelli menjadi juara dunia pada 2021. Menariknya, Aldi bakal bertandem dengan rider Turki, Can Oncu, yang dikenal sebagai salah satu pembalap cepat di kelas tersebut.

Galang Hendra hingga Veda Ega Jadi Andalan di Kejuaraan Dunia

Di kelas World Supersport 300, Indonesia memiliki dua wakil sekaligus, yaitu Galang Hendra Pratama dan Felix Putra Mulya. Keduanya akan membela tim Yamaha Semakin Di Depan MCR Racing.

Galang Hendra bukan nama baru di kejuaraan dunia. Pembalap berusia 26 tahun itu bahkan sempat meraih dua podium musim lalu bersama tim yang sama. Pengalaman Galang di level internasional diharapkan mampu membantu perkembangan Felix Putra Mulya yang baru menjalani debut dunia pada usia 18 tahun.

Sementara itu, perhatian besar juga tertuju pada Red Bull Rookies Cup 2025. Ajang ini dikenal sebagai kawah candradimuka calon pembalap MotoGP masa depan.

Indonesia akan diwakili dua rider muda potensial, yakni Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa. Veda lebih dulu tampil di Red Bull Rookies Cup setelah menjuarai Asia Talent Cup 2023.

Pembalap muda asal Gunungkidul tersebut bahkan sukses meraih podium pada musim lalu. Sedangkan Kiandra mendapat kesempatan tampil setelah finis posisi keempat Asia Talent Cup 2024.

Kehadiran dua rider Indonesia di Red Bull Rookies Cup menjadi pencapaian penting karena kompetisi ini sering melahirkan pembalap elite dunia. Banyak rider MotoGP saat ini pernah menimba pengalaman dari ajang tersebut.

Empat Rider Indonesia Siap Bersinar di Asia Talent Cup 2025

Selain tampil di kejuaraan dunia, Indonesia juga mengirim empat pembalap muda ke Idemitsu Asia Talent Cup 2025. Mereka adalah Alfa Rohatta Mahendra, Davino Britani, Bley Ayatullah, dan Nelson Cairoli.

Keempat rider tersebut masih berusia sangat muda, mulai 13 hingga 15 tahun. Meski demikian, mereka sudah memiliki pengalaman di berbagai ajang balap nasional.

Davino Britani bahkan sempat mencicipi atmosfer Asia Talent Cup 2024 saat seri Mandalika berlangsung. Pengalaman tersebut diyakini menjadi modal penting menghadapi musim penuh tahun depan.

Ajang Asia Talent Cup sendiri menjadi salah satu jalur utama menuju kompetisi Grand Prix dunia. Banyak pembalap Asia yang berhasil naik level ke Moto3 hingga Moto2 setelah tampil impresif di kompetisi tersebut.

Di sisi lain, publik balap Indonesia masih menunggu kepastian masa depan Fadillah Arbi Aditama. Musim lalu, Arbi tampil di JuniorGP bersama Junior Talent Team dan beberapa kali turun sebagai wildcard Moto3.

Hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait apakah Fadillah Arbi akan tetap melanjutkan karier di JuniorGP musim depan. Namun, namanya tetap menjadi salah satu pembalap muda Indonesia yang dinantikan kiprahnya di level internasional.

Dengan total 10 pembalap Indonesia yang tampil di berbagai ajang balap motor dunia 2025, peluang Merah Putih untuk kembali mencetak sejarah semakin terbuka lebar. Konsistensi pembinaan pembalap muda kini mulai menunjukkan hasil nyata di pentas internasional.

Baca Juga: Kolaborasi Apik, BRI-Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali lewat Akad Massal KUR 1.000 UMKM

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#Aldi Satya Mahendra #pembalap Indonesia 2025 #Moto2 Mario Aji #Asia Talent Cup 2025 #red bull rookies cup