BLITAR KAWENTAR - Media Italia mulai ramai membicarakan Veda Ega Pratama setelah pembalap muda Indonesia itu tampil luar biasa di Moto3 Catalunya 2026.
Aksi comeback dari posisi ke-20 hingga finis kedelapan membuat peluang podium Veda di seri Mugello Italia semakin mendapat perhatian besar.
Media Italia Soroti Penampilan Veda Ega Pratama
Nama Veda Ega Pratama mendadak menjadi pusat perhatian setelah race Moto3 Catalunya 2026 berakhir. Pembalap Honda Team Asia itu tampil agresif dan penuh keberanian saat menyalip banyak rider senior di lintasan.
Start dari posisi ke-20 bukan hal mudah di kelas Moto3 yang terkenal sangat kompetitif. Namun Veda justru mampu menembus kelompok depan dan finis di posisi kedelapan.
Penampilan tersebut membuat sejumlah media Italia memberikan pujian besar. Mereka menilai Veda sebagai salah satu rookie paling menjanjikan musim ini.
Tak hanya media, rival-rivalnya di lintasan juga mulai mengakui kemampuan pembalap asal Indonesia tersebut. Aksi overtake bersih dan konsisten menjadi nilai lebih yang membuat Veda berbeda dibanding rookie lainnya.
“Veda mampu tampil tenang dan tidak menyerah sampai akhir balapan,” kata Hiroshi Aoyama, manajer Honda Team Asia.
Hasil di Catalunya sekaligus memperkuat posisi Veda di lima besar klasemen sementara Moto3 2026.
Pengalaman di Mugello Jadi Modal Besar Veda
Seri Mugello Italia menjadi tantangan berikutnya bagi Veda Ega Pratama. Trek legendaris tersebut terkenal sangat cepat dan menjadi markas para pembalap Italia.
Namun Veda ternyata memiliki catatan manis di Mugello. Pada ajang Red Bull Rookies Cup tahun lalu, ia sukses meraih dua kemenangan sekaligus atau double winner di sirkuit tersebut.
Prestasi itu membuat kepercayaan diri Veda meningkat jelang Moto3 Mugello 2026. Banyak analis percaya pengalaman tersebut bisa menjadi modal penting untuk kembali bersaing di papan depan.
Selain pengalaman lintasan, Veda juga mulai memahami karakter motor Honda Team Asia. Dalam race Catalunya, kecepatan motornya sempat mencapai 246 km/jam.
Kemampuan menjaga ban depan menjadi salah satu kekuatan utama Veda sepanjang musim ini. Strategi tersebut membuat performanya tetap stabil saat pembalap lain mulai kehilangan grip di akhir race.
Moto3 dikenal sebagai kelas dengan persaingan sangat ketat. Selisih waktu antarpembalap sering kali hanya sepersekian detik. Karena itu, konsistensi menjadi faktor utama untuk meraih hasil maksimal.
Valentino Rossi dan Publik Italia Mulai Perhatikan Veda
Muncul kabar menarik jelang Moto3 Mugello 2026. Veda Ega Pratama disebut mendapat perhatian dari legenda MotoGP Italia, Valentino Rossi.
Beberapa media menyebut Rossi sempat memperhatikan aksi comeback Veda setelah race Catalunya. Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor tersebut membuat nama Veda semakin ramai dibicarakan di paddock Italia.
Mugello sendiri merupakan sirkuit yang sangat identik dengan Valentino Rossi. Selama bertahun-tahun, trek tersebut dikenal sebagai wilayah kekuasaan “The Doctor”.
Kini seorang rookie asal Indonesia datang ke Mugello dengan status rookie terbaik Moto3 musim ini. Situasi itu membuat publik Italia penasaran apakah Veda mampu kembali menciptakan kejutan.
Banyak pengamat menilai kelemahan terbesar Veda saat ini masih berada di sesi kualifikasi. Jika mampu memperbaiki catatan waktu saat qualifying, peluang podium bahkan kemenangan diyakini akan semakin besar.
Perjalanan Veda Ega Pratama di Moto3 2026 pun mulai dianggap sebagai awal kebangkitan pembalap Indonesia di level dunia. Publik Tanah Air kini berharap lagu Indonesia Raya bisa segera berkumandang di podium Moto3 musim ini.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan