Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Eksklusif: Mengintip Isi Rumah Veda Ega Pratama di Gunungkidul, Simpan Koleksi Wearpack hingga Fasilitas Latihan Kelas Wahid

Vicky Permana Saputra • Kamis, 28 Mei 2026 | 18:36 WIB
Mengintip Rumah Veda Ega Pratama di Gunungkidul. Intip koleksi wearpack, trofi juara, hingga fasilitas latihan fisik pembalap kebanggaan Indonesia.(Pinterest)
Mengintip Rumah Veda Ega Pratama di Gunungkidul. Intip koleksi wearpack, trofi juara, hingga fasilitas latihan fisik pembalap kebanggaan Indonesia.(Pinterest)

WONOSARI – Di balik gemuruh mesin motor di lintasan balap internasional, tersimpan sisi humanis yang jarang terekspos dari sosok pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama. Menelusuri lebih dalam ke Rumah Veda Ega Pratama yang terletak di Desa Wareng, Wonosari, Gunungkidul, kita disuguhkan sebuah pemandangan kontras antara ketenangan pedesaan dan ambisi besar seorang calon juara dunia. Hunian ini bukan sekadar tempat beristirahat, melainkan menjadi pusat kendali dan "museum mini" perjalanan karier balap pembalap andalan Astra Honda Motor tersebut.

Saat kaki melangkah memasuki Rumah Veda Ega Pratama, kesan pertama yang muncul bukanlah kemewahan, melainkan dedikasi. Ruang depan rumah ini disulap menjadi area dedikasi yang memajang berbagai atribut balap, mulai dari wearpack yang pernah ia kenakan, hingga koleksi helm bersejarah. Bagi para penggemar balap, melihat deretan koleksi ini seperti menelusuri mesin waktu. Terdapat wearpack yang ia gunakan saat memulai karier di Astra Motor Racing Team pada 2019, hingga helm putih legendaris yang menjadi saksi bisu perjuangannya saat masih berlaga di ajang Mini GP.

Tak hanya sekadar pajangan, setiap sudut Rumah Veda Ega Pratama menceritakan narasi perjuangan panjang. Berbagai trofi juara yang berjajar rapi sejak tahun 2015 menjadi bukti nyata betapa konsistennya ia dalam meniti karier. Koleksi helm yang ia simpan pun bukan tanpa alasan; ia memilih helm-helm yang paling berkesan karena pernah mengantarkannya meraih podium tertinggi. Bagi Veda, benda-benda tersebut adalah penyemangat sekaligus pengingat bahwa setiap keberhasilan membutuhkan kerja keras yang tidak sebentar.

Baca Juga: Pemkot Blitar Terjunkan 60 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban, Sisir 346 Titik Penyembelihan

Fasilitas Latihan Bak Atlet Profesional

Beralih ke ruangan lainnya, pengunjung akan dibuat takjub dengan fasilitas pendukung yang sangat lengkap. Veda memahami bahwa bakat saja tidak cukup untuk bersaing di level internasional. Oleh karena itu, ia menyiapkan area khusus di dalam rumah sebagai tempat melatih fisik secara intensif. Fasilitas tersebut mencakup peralatan modern seperti treadmill, barbel, hingga alat bantu latihan keseimbangan.

Tidak hanya latihan fisik yang berat, Veda juga menyisipkan elemen rekreasi dalam latihannya, seperti meja tenis meja. Kombinasi latihan yang variatif ini sangat krusial untuk menjaga stamina dan kelincahan refleks seorang pembalap. Latihan ini biasanya ia lakukan secara rutin untuk menjaga kebugaran tubuh sebelum menghadapi jadwal balapan yang padat. Bagi Veda, kedisiplinan dalam berlatih fisik di rumah adalah kunci agar ia selalu siap memberikan performa terbaik saat berada di atas motor di sirkuit mana pun.

Legasi Balap dan Dukungan Keluarga

Darah balap memang mengalir deras di keluarga Veda Ega Pratama. Ayahnya, Sudarmono, adalah mantan pembalap profesional yang kini bertindak sebagai mentor utama. Tidak mengherankan jika rumah ini juga menyimpan wearpack milik sang ayah, yang menjadi simbol estafet semangat balap dalam keluarga. Sudarmono tidak hanya membesarkan Veda, tetapi juga memastikan adik Veda untuk mulai mengenal dunia balap sejak usia dini.

Baca Juga: Pemuda Blitar Meninggal Dunia Terkena Ledakan Mercon saat Terbangkan Balon, Begini Kronolognya

Adik Veda, yang saat ini masih duduk di bangku sekolah dasar, juga sudah mulai menunjukkan minat dan bakatnya. Ia bahkan telah berlatih balap mini GP dan menjuarai beberapa kompetisi. Rutinitas latihan yang dilakukan bersama di sekitar wilayah Wonosari, tepatnya di area Pasar Hewan Siyono setiap hari Selasa, Rabu, dan Jumat, menjadi agenda wajib bagi keluarga ini. Pola asuh yang disiplin namun suportif inilah yang membentuk mental juara pada diri Veda.

Kedisiplinan yang ditanamkan sejak dini serta fasilitas yang memadai di rumah telah menjadi fondasi kuat bagi Veda untuk terus menembus batas. Meski kini ia telah menjadi sorotan nasional, Veda tetap rendah hati. Rumah di Gunungkidul ini akan selalu menjadi tempatnya kembali untuk mengisi energi, berlatih, dan merencanakan strategi demi mengharumkan nama Indonesia di kancah balap motor dunia. Kesederhanaan huniannya berbanding lurus dengan besarnya mimpi yang ia kejar di lintasan balap.

Editor : Vicky Permana Saputra
#astra honda motor #gunungkidul #veda ega pratama #balap motor #pembalap indonesia