Hiroshi Aoyama Ungkap Tantangan Berat Honda di MotoGP 2026, Sebut Rival Eropa Kini Makin Sulit Dikejar

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 14:41 WIB
Hiroshi Aoyama ungkap tantangan Honda di MotoGP 2026 saat rival Eropa semakin dominan lewat teknologi modern.
Hiroshi Aoyama ungkap tantangan Honda di MotoGP 2026 saat rival Eropa semakin dominan lewat teknologi modern.gemini ai

 

BLITAR  - Hiroshi Aoyama menilai Honda menghadapi tantangan besar di MotoGP 2026 setelah rival-rival Eropa tampil semakin dominan sepanjang musim. Mantan pembalap Jepang itu menyebut Honda kini tidak hanya dituntut memperbaiki performa motor, tetapi juga harus mengejar perkembangan teknologi yang bergerak sangat cepat di ajang balap paling bergengsi tersebut.

 

Nama Hiroshi Aoyama kembali menjadi perhatian usai membahas kondisi Honda Racing Corporation (HRC) yang masih berjuang keluar dari tren negatif beberapa musim terakhir. Menurutnya, persaingan MotoGP saat ini jauh berbeda dibanding era sebelumnya karena perkembangan aerodinamika dan elektronik menjadi faktor penentu utama.

 

MotoGP 2026 menjadi musim yang cukup berat bagi Honda. Sejumlah rider mereka masih kesulitan menembus posisi lima besar secara konsisten, sementara Ducati dan KTM terus menunjukkan dominasi sejak awal kompetisi berlangsung.

 

Situasi tersebut memunculkan banyak pertanyaan dari penggemar mengenai kemampuan Honda untuk kembali bersaing di papan atas. Aoyama pun mengakui bahwa proses kebangkitan Honda tidak akan berjalan mudah.

 

Hiroshi Aoyama Sebut Teknologi MotoGP Kini Berubah Drastis

 

Hiroshi Aoyama menjelaskan bahwa MotoGP modern mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Jika dahulu kekuatan mesin menjadi faktor utama, kini aerodinamika dan sistem elektronik justru memiliki pengaruh sangat besar terhadap performa motor.

 

Menurutnya, Ducati menjadi contoh tim yang sukses memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut. Motor mereka mampu tampil cepat sekaligus stabil dalam berbagai kondisi lintasan.

 

“Honda sedang mencoba mengejar banyak hal sekaligus. Persaingan sekarang jauh lebih kompleks dibanding sebelumnya,” ujar Aoyama.

 

Ia mengatakan Honda sebenarnya sudah melakukan pembaruan pada sektor mesin dan aerodinamika. Namun hasilnya belum cukup untuk menandingi konsistensi para rival Eropa.

 

Dalam beberapa seri MotoGP 2026, pembalap Honda terlihat masih mengalami kendala saat memasuki tikungan cepat dan menjaga traksi ban belakang. Hal itu menyebabkan waktu putaran mereka sulit bersaing dengan Ducati maupun KTM.

 

Aoyama menilai pengembangan motor MotoGP saat ini membutuhkan detail yang sangat presisi. Kesalahan kecil dalam setup bisa berdampak besar terhadap hasil balapan.

 

Honda Dinilai Masih Mencari Kombinasi Ideal Motor

 

Selain perkembangan teknologi, Hiroshi Aoyama juga menyebut Honda masih mencari kombinasi ideal antara mesin, rangka, dan elektronik motor. Ia menilai masalah utama Honda adalah belum terciptanya keseimbangan yang sesuai dengan kebutuhan pembalap.

 

Akibatnya, rider Honda harus terus menyesuaikan gaya balap di setiap lintasan. Kondisi tersebut membuat performa tim sulit stabil sepanjang musim.

 

Aoyama mengatakan pembalap membutuhkan motor yang mudah dipahami agar bisa tampil maksimal dalam situasi balapan yang ketat. Jika motor terlalu sulit dikendalikan, rasa percaya diri rider akan menurun.

 

“Motor harus memberikan feeling yang jelas kepada pembalap. Itu yang masih dicari Honda sekarang,” katanya.

 

Beberapa pembalap Honda sebelumnya juga mengeluhkan akselerasi dan grip motor yang belum optimal. Masalah tersebut menjadi perhatian serius karena sangat memengaruhi kecepatan keluar tikungan.

 

Meski menghadapi banyak kendala, Honda disebut tetap bekerja keras melakukan evaluasi di setiap seri MotoGP 2026. Tim teknis HRC terus membawa komponen baru demi mempercepat proses pengembangan motor.

 

Hiroshi Aoyama Optimistis Honda Bisa Kembali Kompetitif

 

Di tengah tekanan besar yang dihadapi Honda, Hiroshi Aoyama tetap percaya tim asal Jepang itu mampu bangkit dalam beberapa musim mendatang. Ia menilai Honda memiliki pengalaman dan sumber daya besar untuk memperbaiki situasi.

 

Menurut Aoyama, kunci utama kebangkitan Honda adalah kesabaran dan konsistensi dalam pengembangan motor. Ia meminta seluruh tim tetap fokus meski hasil saat ini belum sesuai target.

 

Selain faktor teknis, Aoyama juga menyoroti pentingnya mental pembalap dalam menghadapi situasi sulit. Ia berharap rider Honda tetap percaya diri dan terus membantu tim menemukan solusi terbaik.

 

MotoGP 2026 sendiri diprediksi akan semakin kompetitif hingga akhir musim. Ducati masih menjadi favorit juara, sementara KTM dan Aprilia terus memberikan tekanan di papan atas klasemen.

 

Hiroshi Aoyama menegaskan bahwa Honda belum kehilangan peluang untuk kembali menjadi kekuatan besar di MotoGP. Namun, proses tersebut membutuhkan waktu dan kerja sama kuat dari seluruh elemen tim.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : youtube, DIOLAH
hiroshi aoyama honda racing corporation Teknologi MotoGP ducati motogp MotoGP 2026