Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Drama Penalti di JuniorGP Catalunya Bikin Kiandra Ramadipa Naik Podium, Peluang ke Moto3 Kini Terbuka Lebar

Muhamad Ahsanul Wildan • Jumat, 29 Mei 2026 | 19:55 WIB
Drama penalti JuniorGP Catalunya mengantar Kiandra Ramadipa naik podium perdana dan membuka peluang menuju Moto3. (Pinterest)
Drama penalti JuniorGP Catalunya mengantar Kiandra Ramadipa naik podium perdana dan membuka peluang menuju Moto3. (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Drama penalti di JuniorGP Catalunya mengubah nasib Kiandra Ramadipa setelah pembalap muda Indonesia itu resmi naik podium posisi ketiga.

Hasil tersebut sekaligus membuat peluang Ramadipa menuju Moto3 musim depan semakin terbuka karena kini berada di papan atas klasemen sementara JuniorGP.

Kiandra Ramadipa tampil impresif sepanjang dua balapan di Catalunya meski menghadapi masalah besar pada performa motor di lintasan lurus.

Pembalap Indonesia itu tetap mampu bertarung di grup depan berkat kemampuan teknisnya saat memasuki tikungan.

Perubahan hasil akhir terjadi setelah steward menjatuhkan penalti kepada Carlos Cano dan Guilm Ques akibat pelanggaran overtake ketika yellow flag berkibar.

Keputusan itu membuat Ramadipa resmi mendapatkan podium pertamanya musim ini.

Baca Juga: 5 HP Gaming Rp 4 Jutaan Terbaik 2026, Poco X8 Pro hingga iQOO Z10 Punya Performa Gacor dan Baterai Badak

Kiandra Ramadipa Tampil Ngotot Sepanjang Balapan

Sejak sesi latihan hingga race kedua, Kiandra Ramadipa memperlihatkan determinasi tinggi di Catalunya. Ia terus menjaga ritme dan berusaha menempel kelompok terdepan meski motornya kalah dalam top speed.

Sirkuit Catalunya memang dikenal sangat menuntut performa kecepatan puncak. Kondisi tersebut menjadi kelemahan utama motor Honda yang digunakan Ramadipa.

Meski begitu, pembalap muda Indonesia tersebut mampu tampil agresif di sektor tikungan. Ia beberapa kali sukses melakukan overtake melalui pengereman akhir yang berani.

Pada race pertama, Ramadipa sempat membangun momentum untuk masuk perebutan podium. Namun, setiap memasuki trek lurus panjang, posisinya kembali terancam oleh rival-rival yang memiliki motor lebih cepat.

Hal serupa terjadi lagi di race kedua. Berkali-kali ia merebut posisi, lalu kehilangan tempat kembali di sektor straight.

Penalti Yellow Flag Jadi Titik Balik Podium Perdana

Balapan JuniorGP Catalunya baru benar-benar selesai beberapa jam setelah race berakhir. Steward melakukan investigasi terhadap insiden overtake saat kondisi yellow flag.

Hasil investigasi menyatakan Carlos Cano dan Guilm Ques melakukan pelanggaran sehingga dijatuhi penalti waktu. Keputusan tersebut mengubah hasil akhir balapan dan menaikkan Kiandra Ramadipa ke posisi ketiga.

Podium ini dinilai sangat layak didapatkan karena perjuangan Ramadipa sepanjang akhir pekan begitu besar. Ia terus bertarung meski harus bekerja dua kali lebih keras dibanding rival lain.

“Ramadipa menunjukkan kualitas pembalap yang tidak menyerah walau motor tidak dominan,” demikian penilaian dalam ulasan balapan.

Podium perdana ini juga menjadi momentum penting bagi karier pembalap Indonesia di level internasional.

Posisi Runner Up JuniorGP Buka Jalan ke Moto3

Tambahan poin dari Catalunya membuat Kiandra Ramadipa kini menempati posisi kedua klasemen sementara JuniorGP. Situasi tersebut membuat sorotan terhadap dirinya semakin besar.

Posisi runner up klasemen menandakan Ramadipa mulai dianggap sebagai kandidat serius perebutan gelar musim ini. Konsistensinya perlahan mengubah pandangan banyak pihak terhadap kualitas pembalap Indonesia di level junior dunia.

Peluang menuju Moto3 musim depan pun mulai terbuka lebar. Tim-tim besar diperkirakan mulai memantau perkembangan Ramadipa, termasuk Honda yang sedang mencari talenta muda potensial.

Jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim, bukan tidak mungkin Ramadipa mendapatkan kesempatan tampil di Kejuaraan Dunia Moto3.

Catalunya akhirnya menjadi bukti bahwa kerja keras dan mental bertarung tetap bisa menghasilkan podium. Bagi Kiandra Ramadipa, hasil ini bukan sekadar keberuntungan, tetapi buah dari keberanian menyerang hingga lap terakhir.

Baca Juga: 5 HP Gaming Rp 4 Jutaan Terbaik 2026, Poco X8 Pro hingga iQOO Z10 Punya Performa Gacor dan Baterai Badak

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#pembalap muda indonesia #Moto3 Indonesia #Kiandra Ramadipa JuniorGP #penalti JuniorGP Catalunya #podium JuniorGP