BLITAR KAWENTAR - Marc Marquez comeback pada MotoGP Italia 2026 menjadi sorotan utama jelang balapan di Sirkuit Mugello akhir pekan ini.
Setelah absen dalam dua seri terakhir akibat cedera, juara dunia bertahan itu dipastikan kembali turun lintasan bersama Ducati Lenovo Team.
Kembalinya Marc Marquez juga dibarengi reuni emosional Cal Crutchlow dengan LCR Honda usai dipanggil sebagai pembalap pengganti Johann Zarco.
Marc Marquez sebelumnya harus menepi usai mengalami cedera serius dalam insiden di Le Mans.
Rider asal Spanyol tersebut menjalani dua operasi sekaligus, yakni operasi kaki dan bahu kanan.
Namun, sebelum benar-benar dinyatakan fit, pembalap bernomor 93 itu masih harus melewati pemeriksaan medis terakhir.
Comeback Marc Marquez dinilai sangat penting bagi Ducati yang akan tampil di kandang sendiri di Mugello.
Atmosfer balapan MotoGP Italia selalu menghadirkan tekanan besar sekaligus dukungan penuh dari publik Italia.
Saat ini persaingan klasemen MotoGP 2026 juga berlangsung ketat. Marco Bezzecchi memimpin klasemen sementara dengan 142 poin, diikuti Jorge Martin dengan 127 poin dan Fabio Di Giannantonio di posisi ketiga dengan 116 poin.
Sementara Marc Marquez masih tertahan di peringkat keenam dengan koleksi 57 poin.
Marc Marquez Comeback Jadi Harapan Ducati di Mugello
Kembalinya Marc Marquez menjadi momentum penting bagi Ducati Lenovo Team untuk menjaga peluang mempertahankan gelar dunia MotoGP 2026. Rider berusia 32 tahun itu dituntut segera menemukan kembali ritme balapnya setelah cukup lama absen.
Mugello dianggap menjadi lintasan ideal bagi Ducati karena karakter trek yang cocok dengan performa Desmosedici. Selain itu, dukungan publik Italia diprediksi membuat persaingan semakin panas.
“Marc ingin kembali kompetitif secepat mungkin dan memangkas jarak poin di klasemen,” demikian laporan yang disampaikan dalam tayangan Moto ID.
Balapan MotoGP Italia 2026 juga diprediksi berlangsung sengit karena sejumlah pembalap papan atas sedang berada dalam performa terbaik. Marco Bezzecchi dan Jorge Martin terus menunjukkan konsistensi dalam beberapa seri terakhir.
Selain Marc Marquez, paddock MotoGP juga dikejutkan dengan kabar kembalinya Cal Crutchlow ke grid balap. Mantan pembalap LCR Honda tersebut resmi menggantikan Johann Zarco yang harus absen akibat cedera lutut parah setelah kecelakaan di GP Catalunya.
Cal Crutchlow Kembali Bersama LCR Honda Setelah Cedera Zarco
LCR Honda mengalami situasi sulit dalam mencari pengganti Johann Zarco. Pembalap penguji Honda, Aleix Espargaro, masih menjalani pemulihan cedera. Sementara Takaaki Nakagami difokuskan untuk pengembangan motor baru Honda berkapasitas 850 cc.
Kondisi tersebut membuat LCR Honda akhirnya memanggil kembali Cal Crutchlow. Pembalap asal Inggris itu sebelumnya sempat terlihat menjalani tes di Misano yang ternyata menjadi bagian dari persiapan darurat menuju MotoGP Italia 2026.
Crutchlow mengaku merasa terhormat bisa kembali membela LCR Honda di Mugello. Rider yang pernah meraih tiga kemenangan di kelas utama itu dinilai masih memiliki pengalaman besar untuk membantu tim satelit Honda tersebut.
Di sisi lain, Gresini Racing juga menunjuk Michele Pirro sebagai pengganti Alex Marquez yang dipastikan absen pada GP Italia dan GP Balaton Park akibat cedera tulang selangka dan tulang belakang.
Menariknya, Michele Pirro akan mendapatkan spesifikasi motor yang lebih kompetitif dibanding penampilan sebelumnya di GP Thailand. Jika saat itu hanya memakai Ducati Desmosedici GP25 versi satelit dan finis posisi ke-19, kali ini Pirro akan menunggangi Ducati Desmosedici GP26.
Veda Ega Pratama Dipuji Honda Team Asia Usai Moto3 Catalunya
Kabar positif juga datang dari pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Rider Honda Team Asia tersebut mendapat pujian langsung dari manajer tim Hiroshi Aoyama usai tampil impresif pada Moto3 Catalunya 2026.
Veda finis di posisi kedelapan pada balapan yang digelar di Sirkuit Catalunya Barcelona, Minggu 17 Mei 2026. Hasil itu memang menjadi pertama kalinya Veda finis di luar enam besar musim ini, tetapi perjuangannya dinilai luar biasa.
“Dia tidak pernah menyerah dan terus berjuang hingga lap terakhir,” kata Hiroshi Aoyama.
Pembalap berusia 17 tahun itu bahkan sempat menunjukkan strategi matang dengan menurunkan ritme di pertengahan lomba sebelum kembali menyerang di lap-lap akhir.
Saat ini Veda masih bertahan di posisi kelima klasemen Moto3 2026 dan menjadi rookie terbaik musim ini. Honda Team Asia juga masih mengandalkan Veda sebagai satu-satunya penyumbang poin tim dengan total 58 poin hingga enam seri berjalan.
Sementara itu, pembalap Indonesia lainnya, Hakim Danish, harus menunda target podium usai gagal mempertahankan posisi tiga besar di lap terakhir Moto3 Catalunya 2026. Kesalahan pengereman di tikungan 10 membuatnya finis di posisi ketujuh.
Meski kecewa, Hakim Danish menegaskan dirinya tidak akan menyerah mengejar target podium musim ini. Pernyataan tersebut menunjukkan persaingan pembalap Asia di Moto3 2026 semakin menarik untuk diikuti.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan