SURABAYA - Persebaya Surabaya mulai memanaskan mesin jelang kompetisi Super League musim 2026-2027. Sinyal perubahan besar tampak dari kabar Transfer Persebaya Surabaya yang mulai menghangat di penghujung musim. Manajemen Bajul Ijo dikabarkan tengah melakukan evaluasi total terhadap seluruh komposisi skuad, termasuk sektor krusial di bawah mistar gawang yang belakangan menjadi pusat perhatian.
Langkah ini diambil menyusul keinginan pelatih Bernardo Tavares untuk membangun tim yang jauh lebih kompetitif. Meskipun Persebaya sukses menutup musim di posisi empat besar, Tavares mengaku masih memiliki catatan kritis. Ia secara terbuka menyatakan rasa frustrasinya atas lima kekalahan yang dialami tim sepanjang musim. Evaluasi ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memastikan Transfer Persebaya Surabaya benar-benar tepat sasaran demi memburu gelar juara pada musim depan.
Kabar mengenai Transfer Persebaya Surabaya paling mencolok saat ini adalah rumor kepindahan kiper asli Surabaya, Andhika Ramadani. Kiper berusia 27 tahun tersebut santer dikaitkan dengan Persik Kediri. Situasi kontrak Andhika yang akan berakhir pada 30 Juni 2026 menjadi pemicu utama spekulasi tersebut. Jika tidak segera diperpanjang, ia berpotensi meninggalkan Green Force dengan status bebas transfer, sebuah skenario yang tentu ingin dihindari oleh manajemen.
Baca Juga: Polytron Fox Range Jadi Sorotan, Motor Listrik Lokal Ini Diklaim Punya Jarak Tempuh Bikin Penasaran
Kinerja Solid di Penghujung Musim
Evaluasi yang dilakukan Bernardo Tavares tidak terlepas dari performa tim di laga-laga terakhir. Persebaya memang menutup musim dengan impresif, termasuk kemenangan telak 5-0 atas Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo. Kemenangan tersebut menjadi simbol kebangkitan Green Force yang mencatat enam kali clean sheet beruntun, sebuah pencapaian langka di kompetisi seketat Super League.
Tavares menegaskan bahwa performa defensif tersebut adalah hasil kerja kolektif. "Saya tahu tidak mudah melewati enam pertandingan tanpa kebobolan. Ini bukan hanya tentang penjaga gawang atau lini pertahanan semata, tetapi hasil kerja keras seluruh tim," ujar pelatih asal Portugal tersebut. Namun, terlepas dari solidnya pertahanan, kebutuhan untuk melakukan penyegaran skuad tetap menjadi prioritas utama sang pelatih.
Mengintip Pengganti Andhika Ramadani
Di tengah rumor hengkangnya Andhika Ramadani, nama kiper PSM Makassar sekaligus penggawa timnas Indonesia, Reza Arya Pratama, muncul ke permukaan sebagai kandidat pengganti. Penampilan stabil Reza dalam beberapa musim terakhir membuatnya menjadi opsi yang sangat menarik. Jika transfer ini terealisasi, persaingan di posisi kiper utama bersama Ernando Ari diprediksi akan semakin sengit.
Baca Juga: Jelang Persiapan POPDA, Hibah untuk Cabor Belum Jelas Dampak Polemik Musorkot Ketua KONI Kota Blitar
Andhika Ramadani sendiri bukanlah pemain sembarangan bagi publik Surabaya. Sebagai produk asli akademi internal, dedikasinya telah teruji sejak promosi ke tim senior pada 2020. Catatan statistiknya musim ini cukup impresif, tampil dalam 11 pertandingan dengan tujuh clean sheet. Secara keseluruhan, sejak membela tim senior, ia telah mengoleksi 23 clean sheet. Kehilangan sosok seperti Andhika tentu akan menjadi keputusan emosional bagi pendukung Green Force.
Namun, dalam dunia sepak bola profesional, perombakan adalah keniscayaan. Persebaya membutuhkan kedalaman skuad yang mumpuni untuk menghadapi tekanan jadwal yang padat. Kehadiran kiper sekaliber Reza Arya Pratama dinilai mampu memberikan warna baru dan stabilitas lebih bagi lini belakang. Reza, yang kini berada di usia emas seorang penjaga gawang, dinilai memiliki pengalaman yang cukup untuk menghadapi tekanan besar di bawah mistar Persebaya.
Menunggu Kepastian Bursa Transfer
Saat ini, manajemen Persebaya Surabaya tampaknya masih menutup rapat skenario transfer mereka. Bursa transfer Liga Indonesia baru saja mulai memanas, dan tim pelatih tengah menimbang setiap langkah dengan hati-hati. Fokus utama Bernardo Tavares adalah memastikan setiap pemain yang datang memiliki mentalitas juara dan visi bermain yang sesuai dengan filosofinya.
Para suporter kini hanya bisa menanti keputusan resmi terkait masa depan Andhika Ramadani. Apakah ia akan tetap bertahan di klub masa kecilnya atau mencari tantangan baru di Persik Kediri? Satu hal yang pasti, manajemen Persebaya tidak akan tinggal diam. Skenario untuk tetap kompetitif musim depan sudah disiapkan, dan pergerakan di bursa transfer akan menjadi penentu seberapa kuat kekuatan Bajul Ijo untuk kembali bersaing di jalur perebutan gelar juara tahun depan.
Editor : Vicky Permana Saputra