BLITAR - Marc Marquez puji Ducati menjelang bergulirnya persaingan MotoGP 2026. Pembalap asal Spanyol tersebut menilai Ducati masih memiliki keunggulan yang membuatnya berada selangkah di depan para pesaing, meski sejumlah pabrikan mulai menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa musim terakhir.
Pernyataan Marquez menjadi perhatian karena muncul saat kompetisi MotoGP semakin kompetitif. Yamaha, Honda, KTM, dan Aprilia terus berupaya memperkecil jarak, namun Ducati dinilai tetap mampu mempertahankan standar performa yang tinggi.
Menurut Marquez, keunggulan terbesar Ducati bukan hanya soal kecepatan motor, melainkan kemampuan tim menjaga performa di level tertinggi secara konsisten sepanjang musim.
Ducati Dinilai Tetap Menjadi Acuan di MotoGP
Marc Marquez mengungkapkan bahwa Ducati masih menjadi patokan bagi banyak tim di MotoGP. Sejak beberapa musim terakhir, pabrikan asal Italia tersebut berhasil membangun fondasi teknis yang kuat sehingga mampu tampil kompetitif di hampir semua seri balapan.
Keberhasilan itu terlihat dari konsistensi para pembalap Ducati yang rutin bersaing di posisi terdepan. Tidak hanya mengandalkan satu pembalap, Ducati mampu menempatkan beberapa ridernya dalam perebutan podium di berbagai sirkuit.
Marquez menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa keunggulan Ducati berasal dari kualitas motor secara keseluruhan, bukan semata-mata faktor individu pembalap. Dengan kata lain, motor yang kompetitif memberikan peluang lebih besar bagi setiap rider untuk tampil maksimal.
Keberhasilan mempertahankan performa di berbagai karakter lintasan juga menjadi salah satu alasan Ducati masih dianggap sebagai tim yang harus dikalahkan musim ini.
Marc Marquez Soroti Stabilitas Performa Motor
Dalam komentarnya, Marc Marquez memberikan perhatian khusus pada stabilitas performa motor Ducati. Menurutnya, kemampuan motor menjaga kecepatan dan keseimbangan selama balapan menjadi faktor yang sangat menentukan.
MotoGP modern tidak lagi hanya mengandalkan tenaga mesin. Pengelolaan ban, efisiensi aerodinamika, serta kemampuan motor beradaptasi terhadap kondisi lintasan menjadi aspek yang sama pentingnya.
Marquez menjelaskan bahwa Ducati berhasil menggabungkan berbagai elemen tersebut ke dalam satu paket yang efektif. Hasilnya, pembalap dapat lebih percaya diri saat memasuki tikungan, melakukan pengereman keras, maupun berakselerasi keluar tikungan.
Keunggulan inilah yang menurut Marquez sering kali menjadi pembeda dalam duel ketat antar pembalap. Ketika selisih waktu sangat tipis, kestabilan motor dapat menentukan hasil akhir balapan.
Persaingan MotoGP 2026 Diprediksi Semakin Sengit
Meski memberikan pujian kepada Ducati, Marc Marquez menegaskan bahwa persaingan MotoGP 2026 tidak akan berjalan mudah. Ia melihat sejumlah pabrikan mulai menunjukkan peningkatan performa yang cukup menjanjikan.
Honda dan Yamaha terus berusaha kembali ke papan atas setelah mengalami masa sulit dalam beberapa musim terakhir. Sementara itu, KTM dan Aprilia semakin konsisten memberikan tekanan kepada tim-tim besar.
Situasi tersebut membuat setiap balapan diperkirakan berlangsung lebih ketat dibanding musim-musim sebelumnya. Selisih performa antar motor semakin kecil sehingga faktor strategi dan kemampuan pembalap akan memainkan peran penting.
Meski demikian, Ducati tetap dianggap memiliki modal kuat untuk mempertahankan dominasinya. Pengalaman dalam mengembangkan motor, dukungan sumber daya yang besar, serta kualitas para pembalap menjadi kombinasi yang sulit disaingi.
Pujian dari Marc Marquez menjadi sinyal bahwa Ducati masih berada dalam posisi yang menguntungkan. Jika mampu mempertahankan konsistensi dan terus melakukan inovasi, tim asal Italia tersebut berpeluang besar kembali menjadi salah satu kandidat utama peraih gelar juara dunia MotoGP 2026.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina