BLITAR KAWENTAR - Persebaya Surabaya mulai menyusun kekuatan untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Sejumlah keputusan penting telah diambil manajemen dan tim pelatih, mulai dari mempertahankan pemain muda potensial, memperpanjang kontrak pemain inti, hingga melepas salah satu ikon klub dalam beberapa musim terakhir.
Kabar terbaru datang dari wonderkid Persebaya, Ahmad Mujtaba Ilham Akbar, yang dipastikan tetap menjadi bagian skuad Bajul Ijo musim depan. Selain itu, Malik Risaldi resmi menandatangani kontrak baru, sementara Bruno Moreira memilih melanjutkan kariernya di luar Indonesia.
Ketiga kabar tersebut menjadi bagian dari langkah besar Persebaya dalam membangun tim yang lebih kompetitif di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares.
Ahmad Mujtaba Ilham Akbar Dipertahankan
Persebaya memastikan Ahmad Mujtaba Ilham Akbar tetap bertahan untuk musim 2026/2027 setelah menunjukkan perkembangan yang menjanjikan sepanjang musim lalu.
Pemain berusia 19 tahun itu mencuri perhatian saat menjalani debut bersama tim senior dalam laga melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo pada Mei lalu. Meski hanya bermain beberapa menit, Ilham mampu menunjukkan keberanian dan kualitasnya dengan sejumlah tekel bersih yang mendapat apresiasi dari tim pelatih.
Sebelum promosi ke tim utama, Ilham tampil impresif bersama Persebaya U-20. Ia mencatatkan 17 penampilan dan menyumbang dua gol dari posisi bek kanan.
Ilham mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan menembus skuad senior. Namun, ia menegaskan bahwa targetnya bukan sekadar mendapatkan menit bermain, melainkan merebut tempat reguler di tim utama.
Pemain muda tersebut juga mengungkapkan banyak belajar dari Bernardo Tavares, terutama soal disiplin, mentalitas, dan profesionalisme sebagai pesepak bola.
Malik Risaldi Resmi Perpanjang Kontrak
Kabar baik lainnya datang dari Malik Risaldi. Penyerang Timnas Indonesia itu resmi memperpanjang masa baktinya bersama Persebaya Surabaya melalui kontrak jangka panjang.
Keputusan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Persebaya ingin mempertahankan kerangka utama tim untuk menghadapi musim mendatang.
Malik mengaku memilih bertahan karena melihat keseriusan manajemen dalam membangun tim yang kompetitif dan memiliki target tinggi di kompetisi nasional.
Selain faktor klub, dukungan luar biasa dari Bonek dan Bonita juga menjadi alasan penting yang membuatnya mantap melanjutkan karier di Kota Pahlawan.
"Saya ingin membawa Persebaya meraih prestasi yang lebih tinggi dan memberikan kebanggaan kepada seluruh pendukung," ungkap Malik.
Malik Risaldi Ternyata Pemain Favorit Bernardo Tavares
Di balik perpanjangan kontrak tersebut, terungkap fakta menarik mengenai hubungan Malik Risaldi dengan Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu ternyata sudah lama mengagumi kualitas Malik sejak masih menangani PSM Makassar. Bahkan, nama Malik disebut menjadi salah satu pemain yang paling diinginkan Bernardo untuk berada dalam skuadnya.
Saat Bernardo Tavares bergabung dengan Persebaya pada pertengahan musim lalu, Malik sudah masuk dalam rencana jangka panjang sang pelatih.
Meski performanya dalam dua musim terakhir dinilai belum mencapai puncak, Bernardo tetap percaya penyerang berusia 28 tahun itu memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi salah satu pemain penting Bajul Ijo.
Bruno Moreira Tinggalkan Jejak Mendalam
Sementara itu, kabar emosional datang dari Bruno Moreira. Kapten sekaligus salah satu ikon Persebaya tersebut dipastikan meninggalkan klub setelah memutuskan melanjutkan karier di luar Indonesia.
Kepergian Bruno menjadi kehilangan besar bagi Persebaya. Selama empat musim dalam dua periode berbeda, pemain asal Brasil itu tidak hanya menjadi andalan di lapangan, tetapi juga sosok pemimpin yang dihormati oleh rekan-rekannya.
Pada musim terakhirnya bersama Persebaya, Bruno tampil dalam 28 pertandingan dengan torehan 12 gol dan tujuh assist. Statistik tersebut menunjukkan betapa besarnya kontribusi yang ia berikan untuk tim.
Bernardo Tavares menyebut Bruno sebagai pemain yang memiliki pengaruh besar baik di dalam maupun luar lapangan. Menurutnya, Persebaya telah berusaha mempertahankan sang pemain, namun keputusan untuk melanjutkan karier di tempat lain tetap harus dihormati.
Kini, meski tak lagi berseragam hijau, nama Bruno Moreira dipastikan akan tetap dikenang sebagai salah satu pemain asing terbaik dan kapten paling berpengaruh dalam sejarah modern Persebaya Surabaya.
Dengan mempertahankan talenta muda seperti Ahmad Mujtaba Ilham Akbar, mengamankan masa depan Malik Risaldi, dan mengucapkan perpisahan kepada Bruno Moreira, Persebaya menunjukkan keseriusannya membangun fondasi kuat untuk menghadapi musim 2026/2027.
Editor : Fadhilah Salsa Bella