BLITAR KAWENTAR - Persebaya Surabaya menjadi salah satu klub yang paling aktif diperbincangkan menjelang bergulirnya Liga 1 musim 2026/2027. Pergerakan agresif manajemen di bursa transfer memunculkan berbagai spekulasi mengenai arah pembangunan skuad Bajul Ijo.
Di satu sisi, Persebaya terlihat sangat serius memburu gelar juara dengan mendatangkan pemain berkualitas. Namun di sisi lain, manajemen tetap mempertahankan identitas klub yang dikenal sebagai penghasil talenta muda potensial.
Strategi tersebut memunculkan pertanyaan menarik. Apakah langkah transfer Persebaya murni untuk mengejar trofi juara atau merupakan bagian dari strategi bisnis jangka panjang?
Persebaya Cari Keseimbangan Antara Bisnis dan Prestasi
Persebaya dinilai sedang menjalankan strategi yang cukup unik. Klub tidak hanya fokus mendatangkan pemain bintang, tetapi juga terus memberi ruang bagi pemain muda untuk berkembang.
Talenta-talenta hasil pembinaan internal tetap menjadi aset penting yang bisa meningkatkan nilai ekonomi klub di masa depan. Sementara itu, kehadiran pemain berpengalaman dan pemain asing berkualitas diharapkan mampu mendongkrak performa tim di papan atas Liga 1.
Kombinasi tersebut dianggap sebagai upaya menciptakan keseimbangan antara ambisi juara dan kesehatan finansial klub.
Taisei Marukawa Dinilai Cocok Gantikan Bruno Moreira
Kepergian Bruno Moreira meninggalkan pekerjaan rumah besar bagi Persebaya. Kapten sekaligus motor serangan Bajul Ijo itu menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam beberapa musim terakhir.
Karena itu, muncul satu nama yang dianggap paling ideal untuk mengisi kekosongan tersebut, yakni Taisei Marukawa.
Pemain asal Jepang itu bukan sosok asing bagi publik Surabaya. Saat membela Persebaya, Marukawa pernah tampil impresif hingga meraih penghargaan pemain terbaik Liga 1.
Keunggulan terbesar Marukawa adalah kemampuannya beradaptasi dengan gaya permainan Persebaya yang cepat dan agresif. Selain itu, ia juga memiliki hubungan emosional yang kuat dengan Bonek.
Dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki, Marukawa dinilai dapat menjadi solusi instan untuk menghidupkan kreativitas lini serang Bajul Ijo.
Marcelino Ferdinan Disebut Lebih Penting dari Ze Valente
Perdebatan menarik juga muncul terkait sosok yang dianggap bisa menjadi kunci kesuksesan Persebaya musim depan.
Sebagian pihak menilai kreativitas Ze Valente masih sangat dibutuhkan. Namun ada pula yang meyakini bahwa Marcelino Ferdinan merupakan pemain yang lebih penting untuk membawa Persebaya meraih gelar juara.
Marcelino dianggap memiliki karakter permainan yang lebih agresif, cepat, dan efektif dalam membongkar pertahanan lawan. Pengalamannya bersama Timnas Indonesia juga dinilai membuat mental bertandingnya semakin matang.
Selain kualitas teknis, faktor kedekatan emosional dengan kultur sepak bola Surabaya menjadi nilai tambah yang membuat Marcelino dianggap cocok menjadi simbol kebangkitan Bajul Ijo.
Gali Freitas dan Ramadan Sananta Jadi Perjudian Besar
Rumor kedatangan Gali Freitas dan Ramadan Sananta turut memanaskan bursa transfer Persebaya.
Gali Freitas dinilai memiliki kecepatan dan kemampuan individu yang mampu meningkatkan daya gedor tim dari sektor sayap. Namun kehadirannya berpotensi memengaruhi komposisi pemain asing yang sudah ada dalam skuad.
Sementara itu, Ramadan Sananta dianggap sebagai striker berkualitas yang memiliki naluri gol tinggi. Meski demikian, gaya bermainnya yang bergantung pada suplai bola membuat Persebaya harus memastikan lini tengah mampu memberikan dukungan maksimal.
Jika tidak dikelola dengan tepat, perekrutan pemain mahal justru berisiko menjadi beban bagi tim.
Duo Sayuri dan Striker Baru Masuk Radar
Selain beberapa nama tersebut, Persebaya juga dikaitkan dengan duo kembar Yakob Sayuri dan Yance Sayuri.
Kecepatan serta fleksibilitas bermain keduanya dianggap mampu membuat serangan Bajul Ijo semakin berbahaya. Kehadiran mereka juga diyakini bisa memberikan variasi taktik bagi pelatih Bernardo Tavares.
Di sisi lain, manajemen juga terus berburu striker baru setelah melakukan evaluasi terhadap produktivitas lini depan musim lalu.
Sejumlah nama penyerang lokal maupun asing disebut masuk radar transfer. Langkah tersebut menjadi bukti keseriusan Persebaya untuk membangun skuad yang mampu bersaing dalam perebutan gelar juara musim depan.
Kini seluruh perhatian Bonek tertuju pada langkah berikutnya yang akan diambil manajemen. Jika strategi transfer ini berjalan sesuai rencana, Persebaya berpeluang menjadi salah satu kandidat terkuat juara Liga 1 musim 2026/2027.
Editor : Fadhilah Salsa Bella