BLITAR KAWENTAR- Setiap orang pastinya mendambakan kesuksesan dan ingin dikenal luas oleh banyak orang. Kesempatan itu sejatinya terbuka lebar bagi siapa saja, asalkan ada kemauan untuk bekerja keras, konsisten, serta memiliki bakat yang terus diasah. Ketika keberhasilan itu berhasil digenggam, bukan tidak mungkin seseorang akan bertransformasi menjadi sosok yang mampu menginspirasi banyak orang. Pola hidup penuh perjuangan inilah yang tercermin nyata dalam kisah inspiratif Megawati Hangestri, atlet voli berhijab asal Indonesia yang kini tengah menjadi perbincangan hangat di jagat olahraga internasional.
Perempuan bernama lengkap Megawati Hangestri Pertiwi ini lahir pada 20 September 1999 di Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Memiliki postur tubuh yang sangat ideal setinggi 185 centimeter dengan berat badan 65 kilogram, bakat besar Megawati di dunia voli sebenarnya sudah mulai terendus sejak ia duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Langkah awalnya di dunia voli tidak didapatkan secara instan, melainkan melalui kerja keras dan latihan yang sangat giat sejak dini.
Kisah inspiratif Megawati Hangestri di lapangan voli dimulai sejak ia duduk di kelas 5 SD dengan rutin menempa fisik di GOR PKPSO Jember di bawah bimbingan pelatih lokal. Menginjak kelas 1 SMP, ia sukses meraih Juara 3 Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) tingkat remaja Jawa Timur di Jombang. Setahun berselang, prestasinya meningkat dengan menyabet Juara 2 di tingkat Junior Provinsi Jawa Timur. Bakat masifnya tersebut kemudian diendus oleh tim pemandu bakat Bank Jatim Surabaya, sebuah klub yang memiliki program pembinaan khusus bagi anak-anak berprestasi dari seluruh Indonesia.
Melejit ke Timnas hingga Menembus Liga Internasional
Bergabung bersama skuad utama Bank Jatim di ajang Livoli Divisi Utama tahun 2015 menjadi awal mula karier profesional Megawati di kancah nasional. Seiring performanya yang kian konsisten dan menunjukkan kemajuan signifikan, Megawati mendapatkan panggilan emas untuk memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia di ajang SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Sejak saat itu, namanya langsung meroket sebagai salah satu opposite hitter terbaik yang dimiliki tanah air.
Karier domestiknya pun semakin mentereng dengan membela sejumlah klub papan atas Proliga, mulai dari Jakarta Pertamina Energi (2018–2019) hingga Jakarta BNI 46 (2019). Sebelum akhirnya membuat heboh dengan menembus ketatnya persaingan di Korea Selatan, kisah inspiratif Megawati Hangestri telah diwarnai dengan segudang pengalaman bermain di luar negeri. Ia pernah mencicipi Liga Voli Thailand bersama Supreme Chonburi E-Tech pada musim 2020/2021, serta membela klub Hapo Thanh Hoa di Liga Voli Vietnam setelah tampil apik di SEA Games Hanoi 2021.
Sekembalinya ke tanah air, Megawati sukses membawa Jakarta Pertamina Fastron menjadi runner-up Proliga 2023. Tak lama berselang, ia memutuskan untuk mengikuti seleksi kuota Asia yang diselenggarakan oleh Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO). Berkat ketahanan fisik, stamina prima, serta power serangan yang luar biasa, pelatih JungKwanJang Red Sparks, Ko Hee-jin, tanpa ragu langsung merekrut pevoli asal Jember ini untuk mengarungi kerasnya kompetisi V-League.
Penuh Prestasi dan Menjadi Inspirasi Generasi Muda
Kerasnya kompetisi di Korea Selatan yang menuntut fisik prima berhasil ditaklukkan oleh Megawati dengan sangat baik. Sejak laga debutnya, ia langsung tampil konsisten dan berhasil menyabet gelar MVP (Pemain Terbaik) pada putaran pertama Liga Korea. Megawati bahkan menjadi satu-satunya pemain dari draf kuota Asia yang sukses merangsek ke papan atas daftar pencetak poin terbanyak sekaligus menjadi motor serangan utama bagi kubu Red Sparks.
Sepanjang karier profesionalnya di level klub maupun Timnas, Megawati telah mengoleksi belasan penghargaan bergengsi. Di level klub, ia pernah dinobatkan sebagai Best Server ASEAN Grand Prix 2019, MVP Livoli Divisi Utama 2021, Top Scorer Asian Olympic Qualifier 2021, Best Opposite ASEAN Grand Prix 2022, hingga Best Server Proliga 2022. Sementara di level Timnas, ia sukses mempersembahkan medali perak SEA Games 2017 serta medali perunggu pada edisi 2019 dan 2021.
Perjalanan karier Megawati dari lapangan daerah di Jember hingga mampu mengguncang panggung V-League Korea Selatan benar-benar menjadi sebuah kisah inspiratif Megawati Hangestri yang sangat berharga bagi putra-putri bangsa. Perjuangannya membuktikan bahwa dengan tekad yang kuat, hijab dan asal-usul daerah bukanlah halangan untuk bisa berprestasi di tingkat dunia. Semoga di masa depan, akan lahir lebih banyak "Megawati baru" yang mampu mendongkrak prestasi voli Indonesia ke level internasional.