JAKARTA - Bursa transfer Liga 1 2026 semakin memanas menjelang dimulainya musim baru. Sejumlah klub besar bergerak cepat memburu pemain lokal maupun asing demi memperkuat skuad mereka. Persebaya Surabaya menjadi salah satu tim yang paling agresif dengan mengumumkan sejumlah rekrutan anyar.
Selain aktivitas transfer pemain, sejumlah regulasi baru Liga 1 musim depan juga mulai terungkap. PT Liga Indonesia Baru (LIB) disebut akan menerapkan beberapa aturan baru terkait pemain asing, akademi klub, hingga bonus bagi tim yang berani memainkan pemain muda.
Bursa transfer Liga 1 2026 pun menjadi sorotan utama para pecinta sepak bola nasional. Persija Jakarta, Persib Bandung, hingga Persebaya Surabaya sama-sama menunjukkan ambisi besar untuk bersaing di papan atas pada musim mendatang.
Persebaya Paling Agresif di Bursa Transfer
Persebaya Surabaya menjadi klub pertama yang mengumumkan sejumlah pemain baru. Tidak tanggung-tanggung, Bajul Ijo langsung mendatangkan lima pemain lokal.
Mereka adalah Reza Arya, Sahrul Lasinari, Ricky Pratama yang sebelumnya membela PSM Makassar, Dicky Kurniawan dari Persijap Jepara, serta Yusuf Meilana dari Persik Kediri.
Klub asal Kota Pahlawan itu juga sukses mengamankan tanda tangan Ramadhan Sananta dari DPMM Brunei. Penyerang timnas Indonesia tersebut dikabarkan mendapat kontrak jangka panjang hingga 2029.
Tak berhenti di situ, Persebaya juga dikabarkan tengah memburu bek timnas Indonesia, Justin Hubner, yang saat ini bermain di Fortuna Sittard. Jika transfer tersebut terwujud, kekuatan Persebaya diprediksi semakin meningkat dalam perburuan gelar juara.
Gerak cepat manajemen Persebaya membuat para pendukung Bajul Ijo antusias menyambut musim baru.
Persija Dekati Kevin Ray Mendoza
Persija Jakarta juga mulai bergerak di bursa transfer Liga 1 2026. Tim berjuluk Macan Kemayoran dikabarkan semakin dekat dengan kiper tim nasional Filipina, Kevin Ray Mendoza.
Nama Kevin Ray Mendoza sebenarnya sudah sempat dikaitkan dengan Persija pada paruh musim lalu. Namun saat itu, penjaga gawang berusia 30 tahun tersebut masih terikat kontrak bersama Chonburi FC.
Kini kontraknya bersama klub Thailand tersebut telah berakhir sehingga peluang Persija untuk mendatangkannya semakin terbuka.
Kehadiran mantan kiper Persib Bandung tersebut diharapkan dapat memperkuat sektor penjaga gawang Macan Kemayoran pada musim depan.
Persib Bandung Mulai Menyusun Kekuatan
Persib Bandung juga tak tinggal diam. Maung Bandung disebut telah mengamankan sejumlah pemain lokal untuk menghadapi padatnya jadwal kompetisi musim depan.
Salah satu nama yang dipastikan menjadi bagian skuad adalah Ikhwan Ali Tanamal. Pemain yang sebelumnya dipinjamkan ke Persis Solo tersebut diproyeksikan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Febri Hariyadi akibat cedera panjang.
Selain itu, beberapa pemain seperti Azizky, Ferdiansyah, Dedi Duhanusa, dan Henhen Herdiana berpeluang kembali memperkuat Persib.
Dengan kemungkinan tampil di empat hingga lima ajang berbeda, Persib memang membutuhkan kedalaman skuad yang lebih mumpuni.
Regulasi Baru Liga 1 Mulai Terungkap
Selain isu transfer, sejumlah regulasi Liga 1 musim depan mulai bocor ke publik.
Salah satu aturan yang mencuri perhatian adalah penghapusan kewajiban memainkan pemain U-23 selama minimal 45 menit. Klub kini tidak lagi diwajibkan menurunkan pemain muda.
Meski demikian, PT LIB disebut akan memberikan insentif kepada klub yang memainkan minimal lima pemain muda dalam satu pertandingan.
Regulasi pemain asing juga mengalami perubahan. Setiap klub tetap dapat mendaftarkan 11 pemain asing, tetapi hanya sembilan pemain yang bisa dibawa dalam satu pertandingan dan maksimal tujuh pemain asing yang dimainkan secara bersamaan di lapangan.
Selain itu, klub diwajibkan memiliki akademi. Tim yang tidak memenuhi syarat tersebut berpotensi mendapat pengurangan poin.
Sanksi pengurangan poin juga disebut dapat dijatuhkan kepada klub yang tidak memiliki markas tetap maupun yang suporternya berulang kali membuat kericuhan.
FIFA ASEAN Cup Masih Belum Jelas
Di sisi lain, wacana penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup masih belum menemui kepastian. Turnamen yang digagas sebagai alternatif Piala AFF itu disebut bakal menghadirkan poin FIFA dan mengundang beberapa negara dari kawasan Asia lainnya.
Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai peserta resmi. Bahkan China dikabarkan memilih mundur, sementara Pakistan juga disebut tidak akan ambil bagian.
Karena itu, perhatian publik sepak bola Indonesia kini lebih banyak tertuju pada bursa transfer Liga 1 2026 yang terus menghadirkan kejutan dan persaingan menarik antar-klub besar.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari