JAKARTA - Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan pecinta voli Asia setelah tampil impresif bersama Hyundai Hillstate dalam laga pemanasan pramusim melawan Daegu City. Aksi smash keras Megawati Hangestri bahkan memicu insiden yang membuat pertandingan sempat terhenti dan menjadi perbincangan hangat para penonton.
Megawati Hangestri tampil sebagai salah satu pemain terbaik saat Hyundai Hillstate membuka rangkaian pramusim dengan kemenangan meyakinkan atas Daegu City. Penampilan sang opposite hitter asal Indonesia menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi andalan utama tim menjelang bergulirnya musim baru Liga Voli Korea.
Nama Megawati Hangestri semakin ramai dibicarakan setelah sebuah smash kerasnya pada set kedua mengenai wajah kapten Daegu City, Yang Eunjang. Benturan tersebut membuat pemain senior itu terjatuh dan harus mendapatkan penanganan medis sebelum pertandingan kembali dilanjutkan.
Hyundai Hillstate Tampil Dominan Sejak Awal
Laga pemanasan yang semula diprediksi berlangsung biasa ternyata menghadirkan duel menarik. Hyundai Hillstate menurunkan sebagian besar pemain inti demi menguji kesiapan tim menghadapi musim kompetisi mendatang.
Duet Kim Dain dan Megawati Hangestri kembali menjadi senjata utama. Setter tim nasional Korea Selatan itu beberapa kali memberikan umpan akurat yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh Megawati.
Sejak set pertama, Hyundai tampil dominan melalui pola serangan cepat dan koordinasi permainan yang semakin matang. Blok pertahanan mereka juga mampu membatasi pergerakan para pemain Daegu City.
Di sisi lain, Yang Eunjang sebagai kapten Daegu City tampil penuh percaya diri memimpin rekan-rekannya. Pengalaman dan jiwa kepemimpinannya membuat tim tamu tetap mampu memberikan perlawanan.
Detik-detik Smash Megawati Mengenai Wajah Yang Eunjang
Momen yang paling banyak menyita perhatian terjadi pada set kedua ketika pertandingan memasuki fase krusial.
Serangan Hyundai diawali dari penerimaan bola yang baik di lini belakang. Bola kemudian diarahkan kepada Kim Dain yang langsung mengirimkan umpan cepat ke arah Megawati Hangestri di depan net.
Tanpa membuang waktu, pemain asal Jember tersebut melompat tinggi dan melepaskan spike keras yang meluncur dengan kecepatan tinggi menuju area pertahanan Daegu City.
Yang Eunjang yang berada di jalur bola berusaha melakukan penyelamatan. Namun reaksinya terlambat sehingga bola mengenai bagian wajahnya.
Benturan keras membuat kapten Daegu City kehilangan keseimbangan dan langsung terjatuh ke lantai. Rekan-rekan setimnya segera menghampiri, sementara tim medis masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan.
Dari tayangan ulang yang beredar di arena, pemain senior tersebut terlihat mengalami pendarahan di bagian mulut sehingga harus mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut di luar lapangan.
Akibat insiden itu, pertandingan sempat terhenti beberapa menit sebelum akhirnya kembali dilanjutkan.
Julukan Megatron Kembali Menggema
Meski insiden tersebut terjadi tanpa unsur kesengajaan, kekuatan serangan Megawati Hangestri membuat banyak penonton terpukau.
Suporter Hyundai Hillstate yang memadati arena langsung meneriakkan julukan "Megatron" yang selama ini melekat pada pemain Indonesia tersebut. Bahkan teriakan "Megatron is Back" menggema dari berbagai sudut tribun.
Menariknya, apresiasi tidak hanya datang dari pendukung Hyundai. Sejumlah suporter Daegu City juga memberikan tepuk tangan atas kualitas permainan yang ditunjukkan Megawati.
Mereka mengakui bahwa pemain berusia 26 tahun tersebut memiliki kombinasi kekuatan fisik, teknik menyerang, serta efektivitas yang sangat menghibur untuk disaksikan.
Kim Dain dan Megawati Jadi Senjata Utama Hyundai
Selain insiden yang melibatkan Yang Eunjang, laga ini juga menunjukkan perkembangan positif Hyundai Hillstate secara keseluruhan.
Pelatih Hyundai sengaja menurunkan komposisi terbaik guna membangun chemistry antarpemain. Hasilnya, koordinasi antara Kim Dain dan Megawati terlihat semakin solid.
Umpan-umpan presisi dari Kim Dain berkali-kali berhasil dikonversi menjadi poin melalui spike keras para penyerang Hyundai.
Keseriusan Hyundai dalam menjalani pertandingan pramusim juga mendapat pujian dari para penggemar. Meski hanya menghadapi tim yang secara kualitas berada di bawah mereka, para pemain tetap tampil dengan intensitas tinggi tanpa meremehkan lawan.
Kemenangan atas Daegu City menjadi modal penting bagi Hyundai Hillstate sebelum menghadapi ujian yang lebih berat melawan juara bertahan GS Caltex dalam beberapa hari ke depan.
Bagi Megawati Hangestri, laga pembuka pramusim ini menjadi bukti bahwa dirinya masih merupakan salah satu penyerang paling berbahaya di Liga Voli Korea. Dengan kondisi fisik yang prima dan chemistry yang semakin baik bersama Kim Dain, Megawati diyakini bakal kembali menjadi tumpuan Hyundai dalam perburuan gelar musim ini.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari